
Bola.net - Mantan penyerang Italia, Antonio Di Natale, melontarkan pujian setinggi langit bagi talenta muda Inter Milan, Francesco Pio Esposito. Penyerang tajam tersebut disebut memiliki karakteristik permainan yang sangat mirip dengan legenda Belanda, Marco van Basten.
Pujian ini muncul di tengah persiapan krusial Timnas Italia menghadapi babak playoff Piala Dunia 2026. Kehadiran Pio Esposito dianggap sebagai angin segar bagi masa depan lini serang tim Azzurri.
Di Natale merasa sangat yakin dengan potensi besar yang dimiliki oleh pemuda asal Naples tersebut. Sang mentor memprediksi Pio akan menjadi pilar utama tim nasional hingga lima belas tahun mendatang.
Keberhasilan menembus skuad utama Inter Milan pada musim perdana di Serie A merupakan pencapaian luar biasa. Hal ini membuktikan kualitas teknis dan mentalitas sang pemain sudah berada di level tertinggi.
Dukungan penuh pun mengalir bagi sang pemain menjelang laga hidup-mati melawan Irlandia Utara di Bergamo. Di Natale melihat sosok yang rendah hati di balik ketajaman insting gol yang sangat mematikan.
Perpaduan Bakat Besar dan Mentalitas Juara

Antonio Di Natale mengenang momen pertemuan pertamanya dengan Pio Esposito saat masih membela klub Spezia. Ia sudah bisa melihat aura kebintangan yang terpancar dari striker muda yang kini berseragam Inter.
Baginya, Pio bukan sekadar penyerang yang jago mencari posisi untuk mencetak gol di lapangan. Kedewasaan sikap dan kerendahan hati menjadi modal utama sang pemain untuk mencapai puncak karier.
"Pio sangat bagus, dan saya senang dengan musim yang ia jalani saat ini. Tidak mudah untuk segera menunjukkan kualitasnya di musim pertama di Serie A, menjadi starter di Inter, dan mendapatkan panggilan timnas Italia," kenang Di Natale kepada Gazzetta.
Pio Esposito saat ini tercatat telah mengoleksi tiga gol dalam lima penampilan bersama tim nasional. Catatan impresif ini membuatnya menjadi bagian penting dari rencana besar pelatih Gennaro Gattuso menuju Amerika Utara.
"Saya yakin ia akan mencetak lebih banyak gol dan akan menjadi masa depan Azzurri untuk 15 tahun ke depan," tegas Di Natale memberikan prediksinya.
Lebih Dari Sekadar Luca Toni Baru
Banyak pihak awalnya menyamakan gaya main Pio dengan striker legendaris pemenang Piala Dunia 2006, Luca Toni. Namun, Di Natale memiliki pandangan berbeda setelah melihat pergerakan tanpa bola yang dilakukan oleh sang pemain.
Ia menilai mobilitas Pio jauh lebih dinamis dan elegan saat berada di area pertahanan lawan. Kemiripan dengan Marco van Basten dianggap lebih tepat untuk menggambarkan gaya bermain modern yang ia tunjukkan.
"Ia sedikit berbeda dari Luca dalam pergerakan yang ia lakukan, dan saya mengatakannya dengan rasa hormat yang besar. Dia sedikit mengingatkan saya pada Van Basten," ungkap pencetak 11 gol bagi Italia itu.
Di Natale berharap Pio bisa melampaui pencapaian para pemain asal Naples yang pernah membela tim nasional. Hubungan emosional yang kuat dengan tim nasional membuatnya sangat bersemangat melihat kemunculan talenta berbakat ini.
"Saya bertemu dengannya di Spezia musim lalu, dan dia bukan hanya striker yang sangat bagus, tapi juga pria yang serius dan rendah hati. Bahkan saat itu, Anda sudah bisa memprediksi dia ditakdirkan bermain untuk klub top," tambahnya.
Keyakinan Menuju Panggung Piala Dunia
Italia dijadwalkan akan menjamu Irlandia Utara dalam laga semifinal play-off Piala Dunia pada 26 Maret. Di Natale sangat optimis bahwa Skuad Azzurri akan mampu melewati hadangan tersebut dengan hasil memuaskan.
Meskipun lawan tampil tanpa beban, identitas besar Italia sebagai raksasa sepak bola dunia harus tetap ditunjukkan. Kehadiran Gattuso di kursi pelatih dianggap sebagai keputusan yang paling tepat saat ini.
"Gattuso dan saya bermain bersama di tim nasional, dan saya menghormatinya sebagai pria dan sebagai pelatih. Dia adalah orang yang tepat untuk membawa kita ke Piala Dunia. Ini adalah kompetisi yang tidak boleh dilewatkan Italia," pungkas Di Natale.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Serius Incar Alessandro Bastoni, Deco Aktif Lakukan Pendekatan
Liga Italia 25 Maret 2026, 13:50
-
Inter Milan Ikut Buru Casemiro, Siap Bersaing dengan Klub MLS dan Arab Saudi
Liga Italia 25 Maret 2026, 12:38
-
Juventus Incar Diogo Costa, Tak Lagi Percaya Michele Di Gregorio?
Liga Italia 25 Maret 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR