
Bola.net - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, melontarkan candaan saat ditanya mengenai cara menghentikan Lamine Yamal menjelang final Piala Dunia 2026 kontra Spanyol. Ia menyebut cara paling efektif untuk menghentikan sang winger adalah mengunci sang pemain di kamarnya.
Dini hari nanti, Timnas Argentina akan memainkan pertandingan terpenting mereka. La Albiceleste akan menantang Timnas Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Timnas Spanyol sendiri diprediksi menjadi lawan yang tangguh bagi Argentina. Pasalnya La Furia Roja saat ini dipenuhi oleh pemain-pemain kelas dunia.
Di antara 25 pemain tersebut, nama Lamine Yamal disebut-sebut bakal jadi ancaman utama bagi Argentina di laga ini. Winger Barcelona itu tampil impresif sepanjang Piala Dunia dan diyakini bakal merepotkan para bek Argentina di final nanti.
Simak komentar lengkap Scaloni terkait Yamal di bawah ini.
Dikunci di Kamar

Dalam konferensi persnya sebelum pertandingan final Piala Dunia 2026 ini, Scaloni mengakui bakat besar yang dimiliki Yamal. Ia juga tahu bahwa Argentina harus bisa menghentikan sang winger jika mereka ingin memenangkan partai puncak ini.
Scaloni mengaku berharap bisa mengunci winger muda Barcelona tersebut di kamarnya agar tidak tampil dalam pertandingan final.
"Bagaimana cara menghentikan Yamal? Saya berharap kami bisa mengunci Lamine di kamarnya!" ujar Scaloni sambil tertawa.
Talenta Istimewa

Meski demikian, Scaloni memberikan pujian setinggi langit kepada Yamal. Ia menilai pemain berusia 19 tahun tersebut merupakan talenta luar biasa dan salah satu aset berharga bagi sepak bola dunia.
Menurut Scaloni, performa Yamal selama ini menunjukkan bahwa sang pemain akan memberikan banyak kebahagiaan bagi Timnas Spanyol di masa depan.
"Dia adalah pemain yang luar biasa, harta karun bagi sepak bola. Dia masih sangat muda dan masih memiliki begitu banyak hal untuk diberikan kepada sepak bola."
"Dia bermain dengan sangat luar biasa. Dia akan memberikan banyak kebahagiaan kepada Spanyol. Mari berharap itu tidak terjadi pada hari Minggu ini," pungkas Scaloni.
Sumber: Fabrizio Romano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 19 Juli 2026, 23:59
-
Kawal Messi dengan Ketat itu Sia-sia, Spanyol!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 13:00
-
Cara Argentina Hentikan Lamine Yamal: Kunci Saja Dia di Kamar!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 12:30
-
Ketenangan Spanyol akan Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Spanyol, Argentina, dan Jalan Menuju Keabadian
Piala Dunia 19 Juli 2026, 19:12
-
Spanyol vs Argentina, Tidak Ada Satu Jalan Baku Menuju Puncak
Piala Dunia 19 Juli 2026, 18:19
-
Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026 usai Tumbangkan Ganda Nomor 1 Dunia
Bulu Tangkis 19 Juli 2026, 17:28
-
Rogers Gagal, Arsenal Coba Tikung Liverpool untuk Pemain PSG Ini?
Liga Inggris 19 Juli 2026, 16:00
-
Debut Andrey Santos Puaskan Michael Carrick
Liga Inggris 19 Juli 2026, 15:00
-
MU Kalah dari Wrexham, Ini Kata Michael Carrick
Liga Inggris 19 Juli 2026, 14:00
-
Kawal Messi dengan Ketat itu Sia-sia, Spanyol!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 13:00
-
Cara Argentina Hentikan Lamine Yamal: Kunci Saja Dia di Kamar!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 12:30
-
Ketenangan Spanyol akan Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juli 2026, 12:00
-
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol Inggris di Piala Dunia
Piala Dunia 19 Juli 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR