Bola.net - - Kapten timnas , Julian Draxler, memberikan pandangannya mengenai kesuksesan timnya menjuara Piala Konfederasi 2017. Jerman berhasil menjadi juara setelah mengalahkan di partai final dengan skor 1-0.
Piala Konfederasi kerap dianggap sebagai kompetisi pemanasan yang gengsinya sangat kecil. Pelatih Jerman, Joachim Loew, bahkan tidak memanggil banyak pemain penting mereka dalam turnamen ini dan lebih banyak memberikan tempat kepada para pemain muda. Banyak yang menyebut skuat Jerman di Piala Dunia kali ini adalah Tim B mereka.
Draxler mengatakan bahwa pertandingan final tadi sangat ketat karena kedua tim berusaha keras untuk meraih kemenangan. Ia merasa kemenangan kali ini terasa semakin istimewa karena diraih dengan banyak pemain muda.
"Sulit dipercaya. Ini adalah pertandingan yang ketat dan panas, terutama jika anda melihat bagaimana Piala Konfederasi kerap diejek sebelumnya. Kami bertarung dengan baik dan layak menang. Kami tak pernah bermain dengan line up seperti ini, karena itu kemenangan ini menjadi lebih baik. Setiap gelar juara itu spesial, tetapi skuat kami kali ini membuatnya luar biasa," terang Draxler kepada SID.
Secara pribadi, Draxler juga merasa sangat senang. Ia ditunjuk sebagai kapten sekaligus juga mendapatkan penghargaan Golden Ball alias dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen ini.
"Secara pribadi, turnamen ini sangat penting bagi saya karena saya diberikan peran baru sebagai kapten. Akhirnya sekarang kami bisa menikmati liburan, dan kami juga berhasil membawa pulang gelar juara ini."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kimmich Bangga Bungkam Semua Peragu
Piala Dunia 3 Juli 2017, 12:10
-
Loew: Lebih Berat dari Piala Dunia
Piala Dunia 3 Juli 2017, 12:00
-
Bravo Anggap Jerman Tak Terlalu Hebat
Piala Dunia 3 Juli 2017, 11:10 -
Pizzi Sanjung Semangat Juang Chile
Piala Dunia 3 Juli 2017, 10:07
-
Juara Piala Konfederasi, Loew Sanjung Chile
Piala Dunia 3 Juli 2017, 09:57
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR