Bola.net - - Claudio Bravo berkeras bahwa tidak ada perbedaan terlalu besar antara dan , namun mengakui bahwa timnya bisa belajar banyak usai mereka menelan kekalahan 0-1 di final Piala Konfederasi.
Satu-satunya gol yang terjadi di Zenit Arena datang di menit ke-20 lewat usaha Lars Stindl, yang memanfaatkan kesalahan Marcelo Diaz di lini belakang.
Chile melepas 22 tembakan namun gagal mencetak satu pun gol, dan mereka sempat membuang peluang lewat Arturo Vidal dan Angelo Sagal, yang tak sanggup memanfaatkan bola rebound dari jarak dekat.
Bravo, pahlawan di babak adu penalti di semifinal melawan Portugal, percaya bahwa hasil akhir laga bisa berbeda jauh jika skor masih imbang selama 90 menit.
Claudio Bravo
"Tidak ada banyak perbedaan di antara kedua tim," tutur Bravo di BBC.
"Kami sedih karena gagal juara, namun kami bermain melawan tim kelas dunia dan harus belajar dari kesalahan kami."
Chile sudah dua kali beruntun memenangkan Copa America, mengalahkan Argentina via adu penalti di 2015 dan 2016.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kimmich Bangga Bungkam Semua Peragu
Piala Dunia 3 Juli 2017, 12:10
-
Loew: Lebih Berat dari Piala Dunia
Piala Dunia 3 Juli 2017, 12:00
-
Bravo Anggap Jerman Tak Terlalu Hebat
Piala Dunia 3 Juli 2017, 11:10 -
Pizzi Sanjung Semangat Juang Chile
Piala Dunia 3 Juli 2017, 10:07
-
Juara Piala Konfederasi, Loew Sanjung Chile
Piala Dunia 3 Juli 2017, 09:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR