
Bola.net - Mesir masih harus menunggu kemenangan pertamanya di Piala Dunia, 92 tahun setelah penampilan perdana mereka, sementara Belgia harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan saat kedua tim bermain imbang 1-1.
Tim Afrika itu tampil efektif sejak awal pertandingan dan mampu unggul lebih dulu melalui gol Emam Ashour pada babak pertama. Belgia yang mendominasi penguasaan bola kesulitan menemukan celah untuk membongkar pertahanan lawan.
Situasi berubah pada babak kedua ketika Romelu Lukaku masuk dari bangku cadangan. Kehadirannya langsung mengubah dinamika serangan Belgia dan membantu timnya menyamakan kedudukan.
Lukaku Tunjukkan Pengaruh Instan dari Bangku Cadangan

Mesir membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui tembakan rendah Emam Ashour dari luar kotak penalti. Gol itu disambut selebrasi penuh percaya diri sebelum sang pencetak gol terjatuh setelah bertabrakan dengan rekan setimnya.
Di sisi lain, Belgia mengalami kesulitan untuk bangkit. Kevin De Bruyne beberapa kali gagal memaksimalkan peluang, termasuk saat tembakannya membentur tiang gawang ketika timnya berusaha mengejar ketertinggalan.
Perubahan besar terjadi setelah pelatih Rudi Garcia memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-66. Hanya 23 detik setelah masuk lapangan, striker berusia 33 tahun itu langsung menyerbu umpan silang rendah Thomas Meunier dan memicu kepanikan di area pertahanan Mesir.
Tekanan yang diberikan Lukaku membuat Mohamed Hany justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan menghidupkan kembali harapan Belgia.
Belgia Masih Mencari Formula di Lini Serang

Sejak awal pertandingan, Belgia menempatkan Charles De Ketelaere sebagai penyerang tengah. Namun, pemain berusia 25 tahun itu lebih dikenal sebagai pemain yang menghubungkan permainan dibanding menjadi target man di depan.
Pendekatan tersebut membuat serangan Belgia terlihat cair ketika permainan berjalan lancar. Namun saat Mesir mampu bertahan dengan disiplin, Belgia kesulitan menemukan sosok yang bisa menjadi titik fokus di dalam kotak penalti.
De Ketelaere hanya empat kali menyentuh bola di area penalti Mesir sepanjang penampilannya. Kondisi itu membuat kreativitas Jeremy Doku, De Bruyne, dan pemain lain tidak mendapatkan penyelesaian yang maksimal di depan gawang.
Kehadiran Lukaku langsung memberikan dimensi berbeda. Dalam hitungan detik setelah masuk, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia itu menyerang area enam yard dan memaksa terjadinya gol bunuh diri yang menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Generasi Lama Belgia Masih Dibutuhkan
Lukaku memulai pertandingan dari bangku cadangan karena De Ketelaere dipercaya sebagai ujung tombak. Meski demikian, pengalaman sang striker veteran kembali terbukti penting ketika Belgia membutuhkan solusi cepat.
Cedera memang membatasi penampilan Lukaku musim lalu. Namun statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia menunjukkan bahwa naluri dan pengalamannya masih menjadi aset berharga bagi tim nasional.
Lukaku mungkin tidak lagi menjadi pilihan utama secara reguler. Ia bahkan gagal memanfaatkan peluang emas melalui sundulan pada akhir pertandingan, tetapi kontribusinya sebagai pemain pengganti menjadi faktor penting dalam hasil imbang ini.
Belgia masih memiliki fondasi kuat di lini tengah dan sejumlah opsi berkualitas di sektor sayap. Namun pertandingan melawan Mesir kembali memperlihatkan bahwa tim tersebut belum sepenuhnya menemukan generasi baru yang mampu menggantikan peran para pemain seniornya.
Jangan Lewatkan!
- Bola Final Piala Dunia 2026 Ternyata Buatan Indonesia, Dibekali Sensor Canggih untuk Bantu VAR
- Rapor Pemain Spanyol vs Tanjung Verde: Buntu, Tumpul, Mandul
- Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di HP dan Laptop, Bisa Lewat Link Streaming Resmi
- Cara Menonton Piala Dunia 2026 Gratis di Indonesia, Semua Pertandingan Tayang di TVRI
- Hasil Belgia vs Mesir: Setan Merah Menolak Kalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
-
Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 14:30
-
Link Streaming Borneo vs Bali United, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 14:00
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
-
Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 12:45
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR