Bola.net - - Mantan pelatih fisik timnas , Carlos Dibos memberikan sebuah penilaian yang negatif terkait dengan kiprah Lionel Messi bersama timnas. Menurutnya, Messi bukan tipikal pemain yang bisa jadi pemimpin bagi tim.
Kepemimpinan Messi di Argentina memang terus mendapatkan sorotan. Ia sempat pensiun usai gagal di final Coppa Amerika. Performanya dan kepemimpinan Messi sempat membaik setelah memutuskan untuk mencabut keputusan untuk pensiun.
Namun, belakangan Messi kembali mendapatkan sorotan. Ia bertingkah buruk pada wasit saat laga melawan Chile. Hasilnya, bintang klub Barcelona ini dihukum larangan bermain selama empat laga. Hukuman ini tentu sangat merugikan bagi Argentina.
"Seorang pemimpin harus sadar bahwa ia mewakili sejumlah besar warga Argentina dan bahwa semua ingin hasil terbaik. Diego Maradona melakukan itu, bagi saya, Messi tidak melakukannya," kritik Dibos.
"Saya merasa bukan hal yang salah jika ada pemain yang berdiskusi dengan pelatih tentang siapa pemain yang akan dipilih bermain dengannya. Tapi pemain harus punya kepribadian, keberanian, nyali untuk bisa memanggul tim di pundaknya, itulah sosok Maradona," sambungnya.
Dibos tidak hanya membandingkan Messi dengan Maradona. Dibos juga membandingkan La Pulga dengan koleganya di Barcelona, Neymar. Menurutnya, pada saat ini Neymar lebih pantas disebut sebagai pemain terbaik.
"Saya tidak bermaksud menyebut Messi buruk. Bagi saya, ia berada dalam jajaran tiga pemain terbaik, tapi dia bukan yang terbaik. Untuk saat ini, Neymar lebih baik," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mascherano Berang Dituding Atur Skuat Argentina
Piala Dunia 31 Maret 2017, 22:47
-
Eks Pelatih Argentina: Messi Tak Bisa Jadi Pemimpin!
Piala Dunia 31 Maret 2017, 21:57
-
Thuram: Dalam 10 Menit, Saya Tahu Messi Akan Jadi Hebat
Liga Spanyol 31 Maret 2017, 15:10
-
'Dybala Ada di Level Messi, Higuain dan Aguero'
Liga Italia 31 Maret 2017, 09:25
-
Presiden AFA: Hukuman untuk Messi Tak Adil
Piala Dunia 31 Maret 2017, 08:50
LATEST UPDATE
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR