
Bola.net - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, memberikan pandangan mendalamnya jelang laga semifinal Piala Dunia Antarklub melawan wakil Brasil, Fluminense, Rabu (9/7/2025) dini hari WIB. Ia berbicara mengenai tanggung jawab besar yang diemban oleh para penyerang The Blues di setiap pertandingan.
Tiga penyerang utamanya, yaitu Liam Delap, Nicolas Jackson, dan rekrutan baru Joao Pedro, menjadi sorotan utama dalam konferensi pers tersebut. Menariknya, Maresca juga mengungkapkan sebuah filosofi yang cukup unik mengenai distribusi gol di dalam timnya.
Selain membahas lini depan yang akan sedikit timpang karena absennya Liam Delap, juru taktik asal Italia itu juga memberikan pujian setinggi langit untuk gelandang andalannya, Moises Caicedo. Ia menyebut Caicedo sebagai salah satu pemain terpenting di dalam skuad Chelsea saat ini.
Pernyataan-pernyataan menarik dari Enzo Maresca ini memberikan gambaran yang jelas mengenai visi dan cara pandangnya dalam membangun kekuatan Chelsea. Mari kita simak lebih dalam apa saja yang ia sampaikan dalam konferensi pers pralaga yang penting tersebut.
Tanggung Jawab Besar Para Penyerang Chelsea

Enzo Maresca menegaskan bahwa ketiga penyerang yang ia miliki saat ini memahami betul tekanan dan tanggung jawab besar saat mengenakan seragam kebesaran Chelsea. Absennya Liam Delap di laga melawan Fluminense akan membuka kesempatan bagi Joao Pedro atau Nicolas Jackson untuk unjuk gigi.
Menurut Maresca, menjadi seorang penyerang nomor 9 di Chelsea bukan hanya soal mencetak gol ke gawang lawan. Mereka juga harus mengerti sejarah besar klub dan ekspektasi tinggi yang selalu menyertainya di setiap laga.
"Yang pasti, saya pikir Joao, Liam, dan Nico, yang kami miliki saat ini, mereka tahu persis tentang menjadi seorang No.9 di Chelsea," kata Maresca seperti dikutip dari situs resmi klub.
"Tetapi mereka yang bermain sebagai nomor sembilan bersama kami, mereka tahu persis sejarah Chelsea," tegas sang manajer.
Filosofi Unik Soal Mencetak Gol
Dalam kesempatan yang sama, Maresca juga mengungkapkan sebuah filosofi yang cukup unik mengenai bagaimana cara timnya seharusnya mencetak gol. Ia mengaku tidak terlalu mendambakan untuk memiliki satu orang pemain yang bisa mencetak 40 gol dalam satu musim.
Ia justru lebih memilih untuk memiliki empat atau lima pemain berbeda yang masing-masing bisa menyumbang 10 hingga 12 gol dalam semusim. Baginya, distribusi gol yang merata ke banyak pemain menunjukkan kekuatan kolektif dari sebuah tim yang solid.
"Saya sudah berkali-kali mengatakan, dalam pikiran dan ide saya, saya lebih suka memiliki empat atau lima pemain yang mencetak 10 atau 12 gol daripada satu pemain yang mencetak 40 gol," jelasnya.
"Kami mengharapkan musim depan akan ada lebih banyak gol dari semua pemain menyerang kami," lanjut sang manajer asal Italia tersebut.
Sanjungan untuk Caicedo dan Fleksibilitas Pedro
Selain membahas lini depan, Enzo Maresca juga tidak lupa memberikan sanjungan khusus untuk gelandang andalannya, Moises Caicedo. Kembalinya Caicedo dari masa skorsing diyakini akan menjadi sebuah dorongan moral dan kekuatan yang sangat besar bagi tim.
Maresca juga menyoroti kelebihan yang dimiliki oleh rekrutan barunya dari Brighton, Joao Pedro. Ia melihat Pedro sebagai seorang pemain serba bisa yang dapat bermain di semua posisi di lini serang, berbeda dengan Nicolas Jackson yang ia anggap sebagai seorang striker murni.
"Moi telah menjadi salah satu pemain terbaik musim ini, dan dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami dan rekan setimnya. Kami cukup senang, tetapi kami lebih bahagia ketika Moi ada di dalam tim," pujinya.
"Joao Pedro bisa bermain di semua posisi menyerang untuk kami. Perbedaannya dengan Nico hanyalah saya melihat Nico hanya sebagai seorang No.9, sementara saya melihat Joao di posisi yang berbeda," pungkas Maresca.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR