Seluruh penduduk Kroasia merayakannya. Semua pemain bangga dan siap memberikan yang terbaik, kecuali mungkin satu pemain saja. Ya, Nikola Kalinic.
Kalinic sebenarnya termasuk dalam 23 nama pemain Kroasia yang diboyong ke Piala Dunia ini. Jika tak melakukan kesalahan bodoh, seharusnya saat ini dia bersama rekan setimnya mempersiapkan diri menghadapi Prancis.
Nahasnya, Kalinic harus membayar mahal kesalahannya. Dia hanya bisa jadi penonton, dan mungkin satu-satunya pendukung Kroasia yang sedih. (off/dre)
Egois

Ego Kalinic yang mahabesar sungguh tak dapat dimengerti. Kembali ke fase grup beberapa pekan lalu, Kroasia memainkan laga pertama mereka menghadapi Nigeria. Saat itu pelatih Zlatko Dalic meminta Kalinic masuk di babak kedua, tapi dia menolak.
Kalinic beralasan punggungnya bermasalah, padahal staf medis Kroasia mengaku tak mendetetsi apa pun. Seusai laga tersebut, beberapa hari kemudian Kalinic langsung dipulangkan. Dalic tak terima, berkata tak butuh pemain yang tak bisa bertanding.
Setelah diselisik lebih dalam, terungkap bahwa Kalinic hanya tak mau masuk sebagai pemain cadangan. Dia hanya ingin bermain sejak menit awal. Kalinic memang egois.
Bahkan Dalic mengatakan Kalinic sudah pernah melakukan perbuatan yang sama di laga uji coba kontra Brasil sebelum Piala Dunia dimulai. Saat itu Kalinic bahkan sempat melakukan pemanasan di tepi lapangan, tetapi dia tak mau bermain.
Penyesalan

Hanya ada satu cara menggambarkan perasaan Kalinic saat ini: penyesalan. Pertama, dia punya kesempatan menjadi salah satu dari 23 pemain yang mewakili negaranya. Kalinic justru berulah.
Kedua, negaranya berhasil mencapai final dai 32 negara lain yang berjuang mencapai titik tersebut, dan bermain di final Piala Dunia dengan lambang negara di dada tentu membuat pemain diliputi perasaan bangga yang membuncah-buncah.
Meskipun tak bermain, meskipun hanya duduk di bangku cadangan, setiap elemen penting dan memiliki perannya masing-masing. Bahkan pemain inti tak akan bisa tampil maksimal jika tak ada pemain cadangan yang mendukung dan menantikan kesalahan mereka.
Usianya sudah 30 tahun, dan dia mungkin baru saja melewatkan satu-satunya kesempatan mencapai final Piala Dunia, satu-satunya kesempatan seumur hidup.
Sekarang, Kalinic akan terus menyesal. [initial]
Simak Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dalic Begitu Lega Sterling DItarik Keluar Saat Lawan Kroasia
Piala Dunia 13 Juli 2018, 20:16
-
Usai Messi dan Kane, Kroasia Optimis Bisa Matikan Ujung Tombak Prancis
Piala Dunia 13 Juli 2018, 19:21
-
Griezmann: Meraih Ballon d'Or? Saya Tak Peduli
Piala Dunia 13 Juli 2018, 17:07
-
Final Piala Dunia 2018, Satu Langkah Terakhir Kroasia
Piala Dunia 13 Juli 2018, 16:00
-
Riko Simanjuntak Punya Firasat Prancis Akan Jadi Juara Piala Dunia 2018
Piala Dunia 13 Juli 2018, 15:45
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR