Seperti yang diketahui, Jerman harus pulang lebih awal setelah mengalami dua kekalahan di babak fase grup lalu. Yang lebih mengenaskan, skuat asuhan Joachim Loew itu datang dengan status sebagai juara bertahan.
Sejatinya, Jerman masih memiliki peluang untuk lolos jika mampu menang dengan skor berapapun dalam laga terakhir melawan wakil Asia, Korea Selatan. Sayangnya bukan kemenangan yang mereka raih, namun kekalahan 0-2. (skc/yom)
Dorongan untuk Menang

"Saya akan memberikan kebanggaan yang sepakbola Jerman telah rasakan dalam empat tahun terakhir. Kebanggaan ini akan diserahkan kepada sang pemenang," ujar Lahm seperti yang dikutip dari Sportskeeda.
"Ini akan menjadi momen yang menyedihkan bagi kami dan Jerman, sekaligus jadi dorongan untuk memenangkannya kembali," lanjutnya.
Akan Menjadi Lebih Kuat

"Membangun sebuah tim yang bisa menjuarai Eropa dan Dunia adalah sebuah proses yang sedang berjalan dan butuh sedikit keajaiban," tambahnya.
"Saya yakin mereka punya kekuatan untuk kembali lebih kuat, dan mengembangkan generasi baru yang bisa hidup dengan perkataan Gary Lineker yang terkenal, 'sepakbola adalah permainan yang sederhana. 22 orang mengejar bola selama 90 menit dan pada akhirnya, Jerman yang menang'," pungkasnya.
Babak final Piala Dunia kali ini akan mempertemukan Prancis dan tim kuda hitam, Kroasia. Laga tersebut akan berlangsung pada hari Minggu (15/7) mendatang di Luzhniki Stadium, Rusia.
Saksikan Juga Video Ini

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman Akan Kembali, dan Lebih Kuat
Piala Dunia 13 Juli 2018, 13:50
-
Demi Jerman, Loew Harus Ubah Gaya Kepemimpinannya
Piala Dunia 13 Juli 2018, 09:56
-
Benarkah Kesuksesan Inggris dan Kontestan Piala Dunia 2018 karena Seks?
Piala Dunia 11 Juli 2018, 11:59
-
Wenger: Ozil Bermain Seperti Pembunuh!
Piala Dunia 10 Juli 2018, 17:35
-
Ozil Jadi Kambing Hitam, Sang Ayah: Lebih Baik Mundur!
Piala Dunia 9 Juli 2018, 01:33
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR