
Bola.net - Pelatih timnas Portugal Fernando Santos memiliki modal penting jelang bergulirnya gelaran Piala Dunia 2022. Selain memiliki kualitas armada yang di atas rata-rata, ia sanggup memberikan dua gelar mayor kepada Portugal dalam enam tahun terakhir. Tentunya, tuah seorang Fernando Santos sangat dinanti kembali oleh Bernardo Silva.
Bisa dibilang, Fernando Santos merupakan satu-satunya pelatih yang sanggup memberikan prestasi bagi timnas Portugal. Pelatih berusia 68 tahun mampu meraih gelar Euro di tahun 2015/16 dan menjadi kampiun UEFA Nations League 2018/2019.
Pemain Manchester City, Bernardo Silva bahkan tidak ragu dengan sosok pelatih yang sudah memimpin Seleccao das Quinas dari tahun 2014 itu. Bernardo optimis, dalam gelaran Piala Dunia 2022 ini Fernando Santos akan sanggup memberikan raihan positif bagi timnas Portugal.
"Dia adalah pelatih yang telah menikmati banyak kesuksesan bersama tim kami. Dia satu-satunya [pelatih] yang memenangkan trofi untuk Portugal. Saya percaya orang Portugis sangat senang dengan pekerjaan yang dia lakukan." kata pemain berusia 28 tahun itu dilansir dari laman FIFA.
Tumbuhkan Rasa Optimistis
Bernardo Silva membeberkan, ia bersama rekan-rekannya akan menjadikan ajang Piala Dunia 2022 sebagai tempat pembuktian kepada penggemar.
Sebelumnya, timnas Portugal sempat kesulitan di ajang Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Bahkan Seleccao das Quinas harus menunggu hingga babak playoff untuk bisa pergi ke Qatar.
"Baru-baru ini kami telah melalui masa sulit tetapi kami bekerja keras untuk memperbaiki masalah.” tekadnya.
Adaptasi Tak Mudah
Ia juga memberikan pendapatnya bahwa menjadi pelatih tidak gampang. Menurut Bernardo, setiap pelatih harus bisa menyesuaikan gaya melatihnya dengan pemain yang dimilikinya.
“Setiap pelatih harus menyesuaikan gayanya dengan pemain yang dimilikinya. Tapi jelas pekerjaan yang dilakukan di level klub berbeda dengan tim nasional," kata Bernardo.
"Di klub Anda, Anda dapat bekerja dengan pemain Anda setiap hari sepanjang tahun. Untuk tim nasional, para pemain datang dari semua tempat, dengan tim mereka memainkan gaya yang berbeda, dan Anda semua harus berada pada kelompok yang sama, itu tidak mudah." tambahnya.
Bermimpi Menjadi Juara
Setelah kalah melawan Uruguay di babak 16 besar pada Piala Dunia 2018, Bernardo ingin menorehkan prestasi yang berbeda di Qatar dan memimpikan meraih gelar Piala Dunia 2022.
"Kita semua bermimpi menjadi juara dunia,” katanya.
"Tentu saja aku memikirkannya. Itu impian setiap anak. Memenangkan Piala Dunia, kompetisi terbesar dalam sepak bola, jelas merupakan mimpi yang kita semua miliki, tetapi kita akan menjalaninya satu per satu karena menurut saya itulah cara terbaik untuk memenangkan kejuaraan apa pun, baik untuk klub atau negara Anda." ungkap Bernardo.
Fokus Kepada Tujuan
Lantas, eks pemain AS Monaco itu meminta kepada para rekan-rekannya untuk fokus dalam menjalani pertandingan di Piala Dunia 2022 nanti. Bernardo mengaku hanya satu kunci untuk bisa berprestasi di Qatar yaitu dengan cara fokus ke satu pertandingan daripada melihat hasil tim lain.
"Tujuan kami adalah menjadi juara, tetapi kami harus menjalaninya perlahan, pertandingan demi pertandingan. Fokusnya adalah sesi latihan kami berikutnya, pertandingan, pemulihan, latihan lagi, pertandingan berikutnya dan seterusnya. Seperti itu, kita akan bisa sampai di sana [juara]." pungkasnya.
Sumber: FIFA
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Piala Dunia 2022: Pemain Muda Bakal Jadi Pembeda untuk Spanyol
- Jelang Berlaga di Piala Dunia, Bernardo Silva Bela Performa Cristiano Ronaldo
- 4 Pemain Kunci Tunisia di Piala Dunia 2022: Wonderkid MU Berpotensi Jegal Prancis
- Inaki dan Nico Williams: Kakak dan Adik yang Membela Negara Berbeda di Piala Dunia 2022
- Jadwal Lengkap Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fernando Santos Sanggup Antarkan Portugal Jadi Juara Piala Dunia 2022
Piala Dunia 14 November 2022, 20:53
-
Jelang Berlaga di Piala Dunia, Bernardo Silva Bela Performa Cristiano Ronaldo
Piala Dunia 14 November 2022, 19:33
-
Efek Curhat Cristiano Ronaldo, Banyak Fans MU yang Pindah Haluan Mendukung Lionel Messi?
Liga Inggris 14 November 2022, 08:53
-
Portugal Bermain untuk Ladeni Ronaldo? Wajar Dong!
Piala Dunia 14 November 2022, 07:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR