
Bola.net - Italia dipastikan kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah kalah adu penalti dari Bosnia di babak playoff. Menyusul hasil tersebut, kapten Juventus, Manuel Locatelli, menyampaikan pesan emosional yang mencerminkan kekecewaan mendalam tim nasional.
Unggahan Locatelli di media sosial muncul setelah kekalahan di Zenica dan menggambarkan suasana duka yang menyelimuti skuad Azzurri. Sebelumnya, Leonardo Spinazzola dan Gianluigi Donnarumma juga telah menyampaikan perasaan serupa kepada publik.
Di sisi lain, harapan sempat muncul usai kemenangan atas Irlandia Utara pada laga sebelumnya. Namun demikian, kartu merah Alessandro Bastoni di babak pertama mengubah jalannya pertandingan dan merugikan tim asuhan Luciano Spalletti.
Akibatnya, laga berakhir imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu sebelum Italia akhirnya tersingkir melalui adu penalti.
Tanggung Jawab Moral Locatelli
View this post on Instagram
Locatelli menegaskan bahwa ia tidak mencari alasan atas kegagalan tersebut. Sebaliknya, ia mengakui bahwa tim telah mengecewakan harapan publik.
"Saya hancur, tanpa kekuatan, dengan air mata di mata saya," tulis Locatelli mengawali pesan emosionalnya kepada para pendukung.
Selain itu, ia mengungkapkan adanya tanggung jawab moral terhadap masyarakat Italia yang terus memberikan dukungan. Ia menilai seluruh elemen tim telah berjuang bersama demi satu tujuan.
"Kami merasakan tanggung jawab terhadap anak-anak, keluarga, kakek-nenek, dan semua orang Italia yang mendukung kami," akunya dengan penuh sesal.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh kemampuan telah dikeluarkan di lapangan. Namun demikian, hasil akhir tetap tidak sesuai harapan.
"Kami memberikan setiap tetes energi terakhir, tetapi kami tidak mampu memberikan Piala Dunia ini kepada kalian," imbuhnya.
Janji untuk Bangkit dari Keterpurukan

Locatelli mengakui bahwa kegagalan ini menjadi beban besar, terutama karena terjadi secara berulang. Ia menilai pengakuan atas kegagalan merupakan langkah awal untuk melakukan perbaikan.
"Kami gagal, itulah kenyataannya. Dan saya merasakan beban penuh dari hal itu," tegasnya dengan lugas.
Selanjutnya, ia mengajak seluruh pihak untuk tetap bersatu dan bangkit menghadapi situasi sulit ini. Menurutnya, semangat kolektif menjadi kunci untuk memperbaiki kondisi di masa depan.
"Ini sulit, sangat sulit, tapi mari kita bangkit bersama," serunya sebagai bentuk ajakan.
Sebagai penutup, Locatelli menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi maksimal bagi tim nasional. Ia memastikan dedikasinya terhadap Italia tidak akan berubah meskipun menghadapi kegagalan besar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Operasi Transfer Vlahovic di Luar Jangkauan AC Milan
Liga Italia 1 April 2026, 01:00
-
Juventus Sebaiknya Pertahankan Vlahovic daripada Kejar Lewandowski
Liga Italia 1 April 2026, 00:29
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR