Bola.net - Jabulani adalah bola resmi yang dipakai pada Piala Dunia 2010. Meski mendapat banyak penilaian negatif, tetapi fans sangat menyukainya.
Begitulah haasil dari pemungutan suara yang dihimpun Sportbible tentang bola terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Pada Piala Dunia 2010 yang pertama kali berlangsung di benua hitam ini, yaitu Afrika Selatan, ada beberapa kritikan yang menggema. Misalnya terompet para suporter bernama Vuvuzela yang sangat bising dan membuat pemain terganggu.
Lalu ada juga yang menuai kritikan yakni bola yang digunakan di Piala Dunia 2010, Jabulani. Bola ini menjadi perbincang saat tim-tim melakukan uji coba, bahkan hingga kompetisi usai digelar.
Kalahkan Fevernova
What's your favourite ever World Cup ball? 👀
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) June 24, 2022
The Adidas Fevernova from #KoreaJapan02 wasn't bad ✨ pic.twitter.com/MfyxNUQrXh
SPORTbible menggelar polling di Twitter untuk memilih bola terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Ada nama Jabulani, serta Fevernona untuk Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.
Selain itu, ada bola Tango Espana yang muncul pada Piala Dunia 1982 di Spanyol. Kemudian +Teamgeist, bola untuk Piala Dunia 2006 di Jerman.
Dari keempat nama itu, Jabulani menjadi terbanyak dipilih sebagai bola terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Jabulani bahkan mengalahkan Fevernova yang sangat ikonik desainnya.
Para Kiper Takut

Sebelum hingga sesudah Piala Dunia 2010, para penjaga gawang papan atas bergiliran memberi kritikan pedas ke Jabulani. Satu di antaranya terlontar dari kiper Spanyol yang memenangkan gelar Piala Dunia 2010, Iker Casillas.
"Agak menyedihkan bahwa dalam kompetisi sebesar Piala Dunia memiliki bola yang buruk. Bukan hanya kiper yang mengeluh, tapi juga pemain di posisi yang lain," kata legenda Real Madrid ini.
Tidak hanya Casillas, penjaga gawang legendaris Italia, Gianluigi Buffon juga memberikan kritikan. "Lintasan bolanya tidak dapat kita prediksi," ungkapnya.
Adidas Turut Dikritik
Who is the first player you think of when you see this ball? 🤩 🇿🇦 pic.twitter.com/lCujk2djE9
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) July 6, 2022
Sang produsen Jabulani yakni perusahaan olahraga Adidas juga menuai kritikan. Adidas merupakan perusahaan yang memproduksi bola untuk 14 edisi Piala Dunia terakhir.
Bahkan kritikan juga datang dari dalam perusahaan mereka sendiri. Perancang sepatu Adidas Predator, Craig Johnston yang melontarkan kritikan pedas.
"Siapa pun yang bertanggung jawab atas ini harus Adidas keluarkan. Ini (Jabulani) merupakan karena kejahatan terhadap sepak bola," ujarnya.
Striker Suka Jabulani

Berbeda dengan para penjaga gawang yang melontarkan kritikan, para striker malah menyukai Jabulani. Mereka mampu melepaskan tendangan yang tidak mudah untuk penjaga gawang prediksi.
Hal ini sempat terlontar dari mulut striker Uruguay, Diego Forlan. Mantan pemain Manchester United ini mengaku tidak masalah dengan Jabulani
Forlan juga sukses mencetak lima gol di Piala Dunia 2010. Dia jadi pencetak gol terbanyak bersama Thomas Muller dari Jerman, pemain sayap Belanda Wesley Sneijder dan striker Spanyol David Villa.
Sumber: Sportbible
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Yus Mei Sawitri
Published: 14/7/2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final Piala Dunia 1998 dan Sakit Misterius Ronaldo
Piala Dunia 16 Juli 2022, 18:50
-
Daftar Julukan 32 Negara Peserta Piala Dunia 2022 Beserta Artinya
Piala Dunia 16 Juli 2022, 13:41
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR