Jelang Piala Dunia 2026: Bintang Irak Ditahan Hampir 7 Jam di Bandara AS, Diinterogasi Imigrasi

Jelang Piala Dunia 2026: Bintang Irak Ditahan Hampir 7 Jam di Bandara AS, Diinterogasi Imigrasi
Trofi Piala Dunia ditampilkan saat upacara pembukaan International Broadcast Center di Dallas, 1 Juni 2026 (c) AP Photo/Tony Gutierrez

Bola.net - Persiapan Timnas Irak menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat diwarnai insiden saat rombongan tim tiba di negara tersebut. Salah satu pemain kunci mereka harus menjalani pemeriksaan tambahan oleh otoritas imigrasi setempat.

Insiden itu terjadi ketika skuad Irak mendarat di Chicago sebelum memulai rangkaian agenda mereka menjelang turnamen. Proses pemeriksaan yang berlangsung berjam-jam sempat menjadi perhatian karena melibatkan salah satu pemain utama tim.

Di saat yang sama, seorang anggota staf pendukung tim juga menghadapi masalah berbeda. Tidak semua rombongan Irak akhirnya mendapatkan izin untuk memasuki wilayah Amerika Serikat.

1 dari 3 halaman

Aymen Hussein Jalani Pemeriksaan Tambahan

Selebrasi Aymen Hussein setelah mencetak gol kedua Irak di laga melawan Bolivia, 1 April 2026 yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Fernando Llano

Selebrasi Aymen Hussein setelah mencetak gol kedua Irak di laga melawan Bolivia, 1 April 2026 yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Fernando Llano

Menurut laporan Reuters, penyerang Irak Aymen Hussein ditahan untuk dimintai keterangan oleh petugas imigrasi Amerika Serikat saat tiba pada Jumat.

Pemain yang juga menjabat sebagai wakil kapten tim itu disebut berada di Bandara O'Hare, Chicago, selama hampir tujuh jam.

Reuters, mengutip sumber yang bekerja untuk Komite Olimpiade Irak dan memiliki hubungan dekat dengan tim nasional sepak bola negara tersebut, melaporkan bahwa Hussein diperiksa oleh petugas Amerika Serikat. Ponselnya juga diperiksa sebelum akhirnya ia diizinkan masuk ke negara tersebut.

Pemeriksaan itu terjadi ketika Hussein tiba bersama rekan-rekan setim serta staf tim nasional Irak. Setelah proses tambahan selesai, ia diperbolehkan melanjutkan perjalanan bersama rombongan.

2 dari 3 halaman

Fotografer Tim Ditolak Masuk Amerika Serikat

Di tengah pemeriksaan terhadap Hussein, fotografer tim Irak justru tidak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat. Otoritas setempat memutuskan menolak kedatangannya setelah proses pemeriksaan.

Juru bicara Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (CBP) menjelaskan bahwa dua orang dari rombongan Irak menjalani pemeriksaan tambahan saat tiba di Bandara Internasional O'Hare dari Dubai.

“Pada 5 Juni, tim nasional Irak tiba di Bandara Internasional Chicago O'Hare dari Bandara Internasional Dubai.”

“Selama proses pemeriksaan, dua pengunjung menjalani inspeksi tambahan, yang merupakan bagian rutin dari proses pemeriksaan CBP ketika petugas perlu memverifikasi informasi atau menentukan kelayakan masuk.”

“Setelah pemeriksaan, satu pengunjung diizinkan masuk ke Amerika Serikat. Pengunjung kedua, seorang fotografer dan bukan pemain tim, dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk masuk dan ditolak karena adanya kekhawatiran dalam proses pemeriksaan latar belakang.”

3 dari 3 halaman

CBP Tegaskan Semua Anggota Tim Tetap Diperiksa

CBP menegaskan bahwa seluruh pengunjung yang masuk ke Amerika Serikat tetap harus melalui proses pemeriksaan, termasuk atlet, pelatih, maupun staf tim.

“Semua pengunjung yang ingin masuk ke Amerika Serikat, termasuk atlet, pelatih, dan staf, tunduk pada pemeriksaan dan verifikasi CBP."

"Penentuan kelayakan masuk dilakukan berdasarkan masing-masing kasus dengan menggunakan informasi penegakan hukum, keamanan nasional, dan imigrasi yang tersedia saat pemeriksaan.”

“Petugas CBP memiliki kewenangan untuk mengajukan pertanyaan kepada pelancong, melakukan pemeriksaan, dan menentukan kelayakan masuk sesuai dengan hukum Amerika Serikat.”

Irak dijadwalkan menghadapi Venezuela dalam laga pemanasan di Bridgeview, Illinois, pada Rabu. Setelah itu mereka akan memulai perjalanan di Piala Dunia dengan menghadapi Norwegia pada 16 Juni di Foxborough, Massachusetts.

Irak berada di Grup I bersama Prancis dan Senegal. Hingga laporan ini dibuat, Federasi Sepak Bola Irak dan FIFA belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL