
Bola.net - Korea Utara berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 1-0 dalam pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia zona Asia Grup C, Selasa.
Juara Asia, Jepang, yang mengoleksi sepuluh poin dari lima pertandingan, kalah untuk pertama kalinya di pertandingan ke-17 di bawah asuhan pelatih Alberto Zaccheroni.
Kekalahan ini tidak memberi dampak apapun pada perjalanan Jepang untuk menembus putaran keempat, sebab mereka sudah memastikan diri lolos ke babak tersebut.
Gol dari sundulan Pak Nam-Chol di menit ke-50 mengantarkan Korea Utara menjadi pemenang. Ketika peluit panjang tanda pertandingan usai berbunyi, penonton yang memenuhi Stadion Kim Il-Sung pun bersuka ria merayakan kemenangan tersebut, kendati peluang Korea Utara menembus putaran keempat sudah kandas.
Di bawah tatapan potret raksasa dari 'Presiden Abadi' Korea Utara, Kim, lagu kebangsaan Jepang mendapat ejekan dari publik tuan rumah sebelum pertandingan ini dimulai.
Pertandingan antara kedua negara ini akan selalu mendapat sorotan, karena latar belakang sejarah dan politik selama Perang Dunia kedua, ambisi nuklir Korea Utara, dan penculikan warga negara Jepang.
Suporter Jepang pun sudah diminta menahan diri untuk bepergian ke negara komunis tersebut, setelah Korea Utara dikenai sanksi akibat meluncurkan rudal pada 2006.
Sebelumnya, pemain-pemain Jepang juga menerima sambutan dingin saat mendarat di Bandara Pyongyang pada Senin. Mereka tertahan di petugas bea cukai selama empat jam, sementara petugas keamanan memeriksa koper-koper mereka dengan sangat seksama.
Meskipun hasil pertandingan ini tidak berdampak apa-apa bagi perjalanan kedua tim di kualifikasi Piala Dunia, namun tensi laga ini tetap tinggi setelah gol yang dibukukan Pak. Jong Il-Gwan diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua di menit ke-77, akibat melakukan tekel keras terhadap Atsuto Uchida.
Kemenangan ini membuat Korea Utara mampu membalas dendam, setelah pada pertemuan pertama takluk 0-1 dari Jepang. Uzbekistan akan bergabung dengan Jepang di putaran akhir kualifikasi zona Asia. (afp/end)
Juara Asia, Jepang, yang mengoleksi sepuluh poin dari lima pertandingan, kalah untuk pertama kalinya di pertandingan ke-17 di bawah asuhan pelatih Alberto Zaccheroni.
Kekalahan ini tidak memberi dampak apapun pada perjalanan Jepang untuk menembus putaran keempat, sebab mereka sudah memastikan diri lolos ke babak tersebut.
Gol dari sundulan Pak Nam-Chol di menit ke-50 mengantarkan Korea Utara menjadi pemenang. Ketika peluit panjang tanda pertandingan usai berbunyi, penonton yang memenuhi Stadion Kim Il-Sung pun bersuka ria merayakan kemenangan tersebut, kendati peluang Korea Utara menembus putaran keempat sudah kandas.
Di bawah tatapan potret raksasa dari 'Presiden Abadi' Korea Utara, Kim, lagu kebangsaan Jepang mendapat ejekan dari publik tuan rumah sebelum pertandingan ini dimulai.
Pertandingan antara kedua negara ini akan selalu mendapat sorotan, karena latar belakang sejarah dan politik selama Perang Dunia kedua, ambisi nuklir Korea Utara, dan penculikan warga negara Jepang.
Suporter Jepang pun sudah diminta menahan diri untuk bepergian ke negara komunis tersebut, setelah Korea Utara dikenai sanksi akibat meluncurkan rudal pada 2006.
Sebelumnya, pemain-pemain Jepang juga menerima sambutan dingin saat mendarat di Bandara Pyongyang pada Senin. Mereka tertahan di petugas bea cukai selama empat jam, sementara petugas keamanan memeriksa koper-koper mereka dengan sangat seksama.
Meskipun hasil pertandingan ini tidak berdampak apa-apa bagi perjalanan kedua tim di kualifikasi Piala Dunia, namun tensi laga ini tetap tinggi setelah gol yang dibukukan Pak. Jong Il-Gwan diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua di menit ke-77, akibat melakukan tekel keras terhadap Atsuto Uchida.
Kemenangan ini membuat Korea Utara mampu membalas dendam, setelah pada pertemuan pertama takluk 0-1 dari Jepang. Uzbekistan akan bergabung dengan Jepang di putaran akhir kualifikasi zona Asia. (afp/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Pemain Pengubah Nasib di Semifinal Liga Champions: Harry Kane Nomor 1
Liga Champions 28 April 2026, 16:46
-
Ketajaman Atletico Madrid vs Solidnya Pertahanan Arsenal
Liga Champions 28 April 2026, 16:30
-
Bruno Fernandes Bersinar di Bawah Polesan Michael Carrick
Liga Inggris 28 April 2026, 16:07
-
Krisis Lini Belakang, Real Madrid Bidik Bek Top Eropa
Liga Spanyol 28 April 2026, 16:01
-
Bukan Mbappe atau Vinicius, Ini Penyebab Utama Krisis Real Madrid
Liga Spanyol 28 April 2026, 15:51
-
Martin Zubimendi Dikritik, Martin Zubimendi Dibela
Liga Inggris 28 April 2026, 15:22
-
Tempat Menonton Arema FC vs Persebaya - Live Streaming BRI Super League
Bola Indonesia 28 April 2026, 15:08
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46




















KOMENTAR