
Bola.net - Banyak para penggemar Chelsea yang dibuat bertanya-tanya mengenai nasib rekrutan anyar mereka dari Borussia Dortmund, Jamie Gittens. Ia terlihat ikut terbang bersama skuad ke Amerika Serikat, namun tidak bisa bermain dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub.
Meskipun sudah berada di MetLife Stadium bersama rekan-rekan barunya untuk laga penting melawan Fluminense, nama Gittens sama sekali tidak ada dalam daftar susunan pemain. Baik sebagai starter maupun di bangku cadangan yang disiapkan oleh manajer Enzo Maresca.
Ternyata, ada dua aturan penting dari FIFA yang menjadi penghalang utama bagi Gittens untuk bisa melakoni debutnya bersama The Blues. Aturan tersebut berkaitan dengan batas waktu pendaftaran pemain dan juga status sang pemain di turnamen ini.
Situasi ini tentu membuat para penggemar harus lebih bersabar untuk bisa menyaksikan aksi Gittens dalam balutan seragam biru kebesaran Chelsea. Mari kita bedah lebih dalam mengenai dua aturan yang menjadi penyebab tertundanya debut sang winger.
Terlambat Didaftarkan oleh Chelsea
Alasan pertama dan yang paling utama mengapa Jamie Gittens tidak bisa bermain untuk Chelsea di sisa turnamen ini adalah karena masalah waktu pendaftaran. Chelsea secara resmi mengonfirmasi transfernya setelah batas waktu yang telah ditetapkan oleh FIFA.
Pihak FIFA telah menetapkan tanggal 3 Juli 2025 sebagai hari terakhir bagi semua klub untuk bisa mendaftarkan pemain-pemain baru mereka agar bisa tampil di turnamen. Sementara itu, transfer Gittens dari Borussia Dortmund baru diresmikan oleh Chelsea pada tanggal 5 Juli 2025.
Akibat dari keterlambatan pendaftaran selama dua hari tersebut, nama Gittens secara otomatis tidak bisa dimasukkan ke dalam skuad resmi Chelsea untuk Piala Dunia Antarklub. Hal ini berbeda dengan nasib rekrutan baru lainnya seperti Joao Pedro, yang berhasil didaftarkan tepat pada waktunya.
Terganjal Aturan 'Cup-Tied'
Selain masalah keterlambatan pendaftaran, ternyata masih ada satu aturan lain yang juga menghalangi debut dari Jamie Gittens bersama Chelsea. Aturan ini dalam sepak bola dikenal dengan sebutan 'cup-tied', yang melarang seorang pemain untuk membela dua klub berbeda dalam satu edisi turnamen yang sama.
Sebelum menuntaskan kepindahannya ke Chelsea, Gittens ternyata sudah sempat bermain untuk klub lamanya, Borussia Dortmund, pada fase awal turnamen ini. Hal inilah yang membuatnya secara otomatis tidak memenuhi syarat untuk bisa bermain lagi dengan seragam klub lain di kompetisi yang sama.
Dengan adanya dua aturan yang melarangnya tampil ini, para penggemar Chelsea harus menunda keinginan mereka untuk melihat aksi Gittens. Debutnya kemungkinan baru akan terjadi pada laga persahabatan pramusim melawan Bayer Leverkusen yang akan digelar pada 8 Agustus mendatang di Stamford Bridge.
Chelsea Tetap Perkasa Tanpa Gittens
Meskipun harus tampil tanpa kehadiran salah satu rekrutan anyarnya, Jamie Gittens, Chelsea tetap mampu menunjukkan keperkasaan mereka di babak semifinal. The Blues berhasil memastikan satu tempat di partai puncak setelah menaklukkan perlawanan sengit dari Fluminense dengan skor 2-0.
Dalam laga tersebut, rekrutan baru lainnya yang berhasil didaftarkan tepat waktu, Joao Pedro, justru tampil sebagai pahlawan kemenangan. Penyerang yang didatangkan dari Brighton itu berhasil mencetak gol pembuka yang sangat penting bagi Chelsea.
Kemenangan ini membawa Chelsea selangkah lebih dekat dengan trofi juara dunia antarklub. Di partai final nanti, mereka akan berhadapan dengan pemenang dari laga semifinal lainnya yang mempertemukan dua raksasa Eropa, Real Madrid dan PSG.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joao Pedro Bawa Chelsea Kalahkan Fluminense, Thiago Silva Beri Pujian
Piala Dunia 9 Juli 2025, 23:07
-
Christopher Nkunku Jadi Incaran Inter Milan untuk Perkuat Lini Serang
Liga Italia 9 Juli 2025, 11:46
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR