Bola.net - Bintang timnas Senegal, Sadio Mane mengawali karier Piala Dunianya dengan kurang optimal. Mewakili benua Afrika di Grup H, Senegal tak mampu berbicara banyak di Fase Grup Piala Dunia 2018.
Mane yang memimpin Senegal sebagai kapten, gagal membawa mereka melangkah lebih jauh. Padahal Senegal cukup diperhitungkan untuk memberikan perlawanan di Grup H.
Mane yang saat itu bersinar bersama Liverpool digadang-gadang akan menjadi senjata mematikan Senegal di Fase Grup H. nyatanya harapan tak sesuai dengan hasil yang didapatkan, Senegal harus tersingkir dari Grup H setelah hanya mampu lolos di posisi tiga klasemen akhir.
Senegal total meraih empat poin hasil dari satu kali menang dan satu kali imbang. Mane yang diprediksi menjadi lumbung gol nyatanya tak berkontribusi banyak bagi timnas Senegal di Piala Dunia 2018.
Mane Hanya Cetak 1 Gol
Piala Dunia 2018 menjadi debut Mane di ajang empat tahunan tersebut. Pengalamannya di klub top Eropa bisa menjadi modal untuk Senegal berbicara banyak di Piala Dunia 2018.
Namun sayangnya Mane tak mampu mengemban harapan besar itu. Mane hanya mencetak satu gol saja bagi Senegal dari tiga laga.
Mane yang sedang kurang optimal juga berimbas pada torehan gol Senegal yang minim. Senegal hanya mampu mencetak empat gol dari tiga laga yang dijalani.
Gugur Secara Menyakitkan
Tersingkirnya Senegal di Fase Grup H menuai banyak pertanyaan. Pasalnya, jumlah poin dan agresivitas gol mereka sama dengan Jepang.
Namun nyatanya Senegal lolos dikarenakan satu hal yakni kartu kuning. Di Fase Grup H Piala Dunia 2018 jumlah kartu kuning Senegal tercatat lebih banyak dibandingkan Jepang.
Saat itu Senegal mengoleksi enam kartu kuning sementara Jepang hanya memperoleh empat. Alhasil Mane dkk harus gugur secara menyakitkan oleh koleksi kartu kuning mereka.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- Kebut Pemulihan, Paul Pogba Bisa Main di Piala Dunia 2022?
- Piala Dunia 2018: Gol Roket Luka Modric Mempermalukan Timnas Argentina
- Spanyol Perlakukan Pertandingan UEFA Nations League 2022 seperti Babak Gugur Piala Dunia 2022
- Dipasang Louis van Gaal Sebagai Bek Tengah, Tyrell Malacia Tidak Setuju dan Sempat Debat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool dan MU Dapat Angin Segar Dalam Perburuan Asensio
Liga Inggris 27 September 2022, 21:34
-
Kiprah Sadio Mane di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 27 September 2022, 19:21
-
Naby Keita Masuk Radar Borussia Dortmund, Tunggu Sampai Harga Gratis
Liga Eropa Lain 27 September 2022, 11:21
-
Liverpool Siapkan Kontrak Baru untuk Naby Keita, Perlu Nggak Sih?
Liga Inggris 27 September 2022, 07:30
-
Wah, Sadio Mane Tinggalkan Liverpool karena Kurang Diperhatikan Jurgen Klopp?
Liga Inggris 27 September 2022, 06:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR