
Bola.net - Kylian Mbappe mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menonton ulang final Piala Dunia 2022 antara Prancis dan Argentina. Meski mencetak hat-trick bersejarah, kapten Timnas Prancis itu masih menyimpan luka dari kekalahan yang dialami Les Bleus.
Laga final di Qatar tersebut berakhir dramatis dengan skor 3-3 sebelum Argentina menang 4-2 melalui adu penalti. Kekalahan itu masih membekas bagi Mbappe meskipun ia tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Pada usia 23 tahun, Mbappe menjadi pemain termuda yang tampil dalam dua final Piala Dunia. Ia juga menjadi satu-satunya pemain yang mencetak tiga gol di final tetapi tetap berakhir di kubu yang kalah.
Penampilan gemilang tersebut mengantarkan Mbappe meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2022. Namun, pencapaian individu itu belum mampu menghapus kekecewaannya karena gagal membawa Prancis mempertahankan gelar juara dunia.
Mbappe Sebut Final Piala Dunia 2022 Sebagai yang Terbaik

Menjelang Piala Dunia 2026, Mbappe kembali mengenang laga final yang mempertemukan Prancis dan Argentina. Ia menganggap pertandingan tersebut sebagai salah satu laga paling bersejarah yang pernah dimainkan.
Menurut penyerang Real Madrid itu, pertandingan di Doha menghadirkan hampir semua unsur yang membuat sepak bola begitu menarik. Alur pertandingan yang penuh drama membuat laga tersebut dikenang banyak penggemar di seluruh dunia.
"Final terbaik sepanjang masa? Saya rasa tidak ada yang bisa menandinginya dari sisi hiburan, pertarungan, dan alur pertandingan yang memiliki begitu banyak perubahan situasi," ujar Mbappe kepada Sorare.
"Pertandingan itu berakhir melalui adu penalti, cara yang paling kejam untuk menentukan pemenang bagi siapa pun," lanjut Mbappe.
Tak Pernah Menonton Ulang karena Takut Membuka Luka Lama

Mbappe mengakui final tersebut memiliki makna sejarah yang sangat besar. Laga itu menjadi kesempatan Lionel Messi meraih gelar Piala Dunia pertamanya sekaligus peluang Prancis mempertahankan trofi yang mereka raih pada 2018.
Karena itulah, ia merasa pertandingan tersebut akan selalu dikenang apa pun hasil akhirnya. Namun hingga kini, Mbappe memilih tidak kembali menyaksikan tayangan ulang laga tersebut.
"Itu adalah Piala Dunia pertama Lionel Messi atau gelar juara beruntun untuk Prancis, sehingga pertandingan itu bersejarah apa pun hasilnya," kata Mbappe.
"Apakah saya pernah menonton pertandingan itu lagi sejak saat itu? Tidak pernah! Saya pikir jika saya melakukannya, itu mungkin akan membangkitkan beberapa setan lama," tegas Mbappe.
Penampilan Bersejarah yang Tetap Berakhir dengan Kekecewaan

Meski gagal mengangkat trofi, Mbappe mencatat sejumlah rekor luar biasa pada laga tersebut. Ia mencetak dua gol dalam rentang 95 detik untuk membawa Prancis bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Gol penyama kedudukan yang dicetaknya pada menit ke-81 juga tercatat sebagai tendangan paling keras sepanjang turnamen. Bola meluncur dengan kecepatan mencapai 123,34 kilometer per jam.
Mbappe kemudian mencetak penalti keduanya pada babak perpanjangan waktu. Gol itu membuatnya menyamai rekor Geoff Hurst yang tercipta pada final Piala Dunia 1966.
Dengan total lima gol di partai final Piala Dunia sepanjang kariernya, Mbappe kini menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah final turnamen tersebut. Namun, semua rekor itu tetap dibayangi oleh kegagalan Prancis mempertahankan gelar juara dunia.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
























KOMENTAR