Legenda Man United ini Desak Tuchel Cadangkan Declan Rice di Laga Piala Dunia 2026 Antara Inggris vs DR Kongo

Legenda Man United ini Desak Tuchel Cadangkan Declan Rice di Laga Piala Dunia 2026 Antara Inggris vs DR Kongo
Selebrasi Declan Rice usai mencetak gol di laga Inggris vs Kosta Rika, Kamis (11/06/2026). (c) AP Photo/John Raoux

Bola.net - Timnas Inggris memang berhasil melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup L. Namun, perjalanan The Three Lions di fase grup ternyata belum sepenuhnya memuaskan banyak pihak.

Skuad asuhan Thomas Tuchel mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan. Inggris membuka turnamen dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia sebelum bermain imbang tanpa gol melawan Ghana.

Pada laga terakhir fase grup, Inggris menutup perjalanan dengan kemenangan 2-0 atas Panama. Meski meraih hasil positif, penampilan mereka dinilai belum menunjukkan kualitas calon juara dunia.

Kondisi itulah yang memunculkan berbagai kritik dari sejumlah mantan pemain. Salah satunya datang dari legenda Manchester United, Paul Scholes, yang bahkan meminta Tuchel membuat keputusan besar terhadap Declan Rice.

1 dari 3 halaman

Scholes Desak Tuchel Berani Simpan Declan Rice

Legenda Manchester United, Paul Scholes. (c) AP Photo/Dave Thompson

Legenda Manchester United, Paul Scholes. (c) AP Photo/Dave Thompson

Paul Scholes menilai Inggris harus bermain lebih menyerang jika ingin bersaing dengan tim-tim terbaik dunia pada fase gugur Piala Dunia 2026. Menurutnya, penggunaan dua gelandang bertahan justru membuat permainan The Three Lions kurang berkembang.

Declan Rice sendiri absen pada laga terakhir fase grup melawan Panama karena mengalami masalah pada betis. Meski diperkirakan siap kembali saat Inggris menghadapi DR Congo di babak 32 besar, Scholes justru berharap Tuchel tidak langsung mengembalikannya ke susunan pemain utama.

Legenda Manchester United tersebut menilai Elliot Anderson bisa memberikan dimensi berbeda di lini tengah. Anderson dianggap lebih berani mengalirkan bola ke depan sehingga mampu meningkatkan intensitas serangan Inggris.

Berbicara di podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes mengatakan: "Inggris tidak perlu memainkan dua gelandang bertahan di pertandingan berikutnya. Tanpa bermaksud meremehkan Kongo, tetapi dalam pertandingan seperti itu Anda memainkan sebanyak mungkin penyerang. Saya pikir itu harus menjadi duel langsung antara Declan Rice dan Elliot Anderson, dan saya pikir saya akan memilih Anderson," serunya, dikutip dari Goal.

"Saya rasa ia (Anderson) akan lebih banyak mengoper bola ke depan. Pikirkan tentang Rice di Arsenal… lihat, ia pemain hebat dan pemimpin hebat, saya mengerti semua itu, dan Anda lebih suka dia ada di tim Anda daripada tidak sama sekali. Tetapi Arsenal juga tidak bermain bagus musim lalu, bukan? Rice tidak bisa membuat (Martin) Odegaard terlibat dalam permainan, jadi mungkin itu sedikit menular ke Inggris. Saya rasa itu tidak akan terjadi dengan Anderson."

2 dari 3 halaman

Scholes Nilai Permainan Inggris Masih Jauh dari Level Juara

Pemain Inggris Declan Rice (tengah) bereaksi setelah hasil imbang dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Ghana di Foxborough, Mass., dekat Boston, Selasa, 23 Juni 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Pemain Inggris Declan Rice (tengah) bereaksi setelah hasil imbang dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Ghana di Foxborough, Mass., dekat Boston, Selasa, 23 Juni 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Meski Inggris lolos sebagai pemuncak grup, Scholes merasa performa tim belum cukup meyakinkan untuk mengangkat trofi Piala Dunia. Ia melihat permainan Inggris masih kalah dibandingkan kandidat kuat lainnya.

Menurut Scholes, kemenangan atas Panama pun belum memperlihatkan identitas permainan yang diharapkan. Ia menilai aliran bola dan kreativitas Inggris masih kurang lancar sepanjang fase grup.

Mantan gelandang Setan Merah itu juga menilai Inggris masih tertinggal dari Argentina dan Prancis. Kedua negara tersebut dianggap sudah memiliki kualitas permainan yang lebih matang untuk bersaing hingga akhir turnamen.

"Tidak bagus, kan? Dalam tiga pertandingan, saya rasa saya belum melihat tim yang akan memenangkan Piala Dunia. Permainan mereka belum bagus, tetapi lihat, mereka bisa menjadi lebih baik dan mereka memenangkan pertandingan, dan saya pikir mereka memiliki pemain-pemain yang mampu memenangkan pertandingan. Saya hanya tidak berpikir mereka berada di level Prancis atau Argentina," klaim Scholes.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL