Messi, Ronaldo, dan Generasi Emas yang Masih Bermain Piala Dunia 2026

Messi, Ronaldo, dan Generasi Emas yang Masih Bermain Piala Dunia 2026
Lionel Messi mengangkat replika trofi Piala Dunia saat upacara perayaan bersama penggemar setelah laga uji coba internasional melawan Panama di Buenos Aires, 23 Maret 2023 (c) AP Photo/Gustavo Garello

Bola.net - Lionel Messi tampaknya telah menutup karier internasionalnya dengan sempurna ketika membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Ia mengangkat trofi sebagai kapten, mencetak gol di final, dan meraih penghargaan pemain terbaik turnamen.

Di sisi lain, Cristiano Ronaldo meninggalkan Qatar dengan cerita yang jauh berbeda. Portugal tersingkir di perempat final, sementara sang megabintang harus menerima kenyataan dicadangkan pada fase gugur.

Namun, empat tahun kemudian, dua rival terbesar sepak bola modern itu kembali. Messi dan Ronaldo sama-sama bersiap tampil di Piala Dunia 2026, memperpanjang rivalitas yang telah berlangsung hampir dua dekade.

Bukan hanya mereka. Turnamen di Amerika Utara nanti juga berpotensi menjadi panggung terakhir bagi banyak pemain yang telah membentuk era sepak bola modern.

1 dari 5 halaman

Messi dan Ronaldo Menulis Sejarah Baru

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo saat tampil melawan Hungaria di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup F, 15 Oktober 2025 lalu. (c) AP Photo/Armando Franca

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo saat tampil melawan Hungaria di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup F, 15 Oktober 2025 lalu. (c) AP Photo/Armando Franca

Saat Piala Dunia 2026 dimulai, Messi akan berusia 39 tahun. Ronaldo bahkan sudah memasuki usia 41 tahun. Keduanya berpeluang menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.

Perjalanan mereka di level tertinggi memang sulit ditandingi. Messi dan Ronaldo telah menjadi peserta tetap Piala Dunia sejak edisi 2006, melewati berbagai generasi pemain dan perubahan zaman.

Messi bahkan sudah melampaui rekor penampilan Piala Dunia milik Lothar Matthaus. Jika tampil di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ia akan semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah turnamen.

Ronaldo juga terus menambah catatan luar biasanya. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia berbeda dan kini berpeluang memperpanjang rekor tersebut ke turnamen keenam.

2 dari 5 halaman

Luka Modric dan Generasi yang Menolak Menepi

Pemain Kroasia Luka Modric (kanan) berebut bola dengan pemain Belgia Youri Tielemans pada laga persahabatan internasional antara Kroasia vs Belgia di Rijeka, Kroasia, 2 Juni 2026 (c) AP Photo/Darko Bandic

Pemain Kroasia Luka Modric (kanan) berebut bola dengan pemain Belgia Youri Tielemans pada laga persahabatan internasional antara Kroasia vs Belgia di Rijeka, Kroasia, 2 Juni 2026 (c) AP Photo/Darko Bandic

Selain Messi dan Ronaldo, Luka Modric masih menjadi sosok penting bagi Kroasia. Peraih Ballon d'Or 2018 itu akan berusia 41 tahun pada September mendatang, tetapi tetap menjadi figur sentral tim nasionalnya.

Karier internasional Modric menunjukkan bagaimana pengalaman dapat menjadi aset berharga. Setelah usia 30 tahun, ia justru membawa Kroasia mencapai berbagai pencapaian besar di panggung internasional.

Di skuad yang sama, Ivan Perisic juga masih bertahan. Pencetak gol Kroasia di final Piala Dunia 2018 itu terus menjadi bagian penting tim nasional meski usianya tidak lagi muda.

Sementara itu, James Rodriguez juga mendapat kesempatan melanjutkan kisahnya di Piala Dunia. Nama James masih dikenang berkat penampilan gemilangnya pada edisi 2014 ketika ia memenangkan Sepatu Emas dan menjadi salah satu pemain paling menonjol di turnamen tersebut.

3 dari 5 halaman

Neymar, Casemiro, dan Misi Terakhir Bersama Brasil

Penyerang sayap Timnas Brasil, Neymar (c) AP Photo/Bruna Prado

Penyerang sayap Timnas Brasil, Neymar (c) AP Photo/Bruna Prado

Neymar pernah dianggap sebagai sosok yang akan membawa Brasil kembali ke puncak dunia pada Piala Dunia 2014. Meski berhasil memecahkan rekor gol Pele bersama Selecao, trofi Piala Dunia masih belum berhasil ia raih.

Kini Neymar mendapat kesempatan tampil di turnamen keempatnya. Namun situasinya berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Perannya tidak lagi sekuat saat menjadi pusat proyek masa depan Brasil.

Bagi Casemiro, Piala Dunia 2026 juga berpotensi menjadi penampilan terakhirnya di panggung terbesar sepak bola dunia. Gelandang bertahan tersebut tetap menjadi salah satu pemimpin utama di ruang ganti Brasil.

Kesempatan terakhir ini membuat generasi Brasil saat ini masih memiliki motivasi besar. Mereka ingin menutup karier internasional dengan pencapaian yang selama ini belum berhasil diraih.

4 dari 5 halaman

Negara-Negara Eropa Masih Mengandalkan Para Veteran

Tim-tim besar Eropa juga masih memberikan tempat bagi pemain berpengalaman. Di Prancis, N'Golo Kante menjadi sosok senior yang tetap dipercaya setelah membantu Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018.

Belgia memiliki situasi serupa. Generasi emas mereka memang sudah melewati masa puncak, tetapi sejumlah nama besar masih bertahan. Axel Witsel, Kevin De Bruyne, dan Romelu Lukaku tetap menjadi bagian penting skuad.

Inggris juga berpotensi membawa Jordan Henderson ke Piala Dunia keempatnya. Jika terwujud, gelandang berpengalaman itu akan mencatatkan prestasi langka dalam sejarah sepak bola Inggris.

Di Belanda, Virgil van Dijk masih menjadi pemimpin lini belakang. Sementara Mohamed Salah berpeluang mengejar kesempatan yang sempat hilang setelah Mesir gagal lolos ke Piala Dunia 2022.

Sadio Mane juga masih berpeluang tampil di panggung dunia. Bagi penyerang Senegal tersebut, turnamen kali ini bisa menjadi salam perpisahan dengan kompetisi internasional terbesar.

5 dari 5 halaman

Dari Neuer hingga Ochoa, Panggung Terakhir Para Legenda

Beberapa pemain bahkan menjalani perjalanan yang lebih luar biasa. Manuel Neuer memutuskan kembali memperkuat Jerman dan menjadi anggota terakhir skuad juara dunia 2014 yang masih aktif di level internasional.

Edin Dzeko juga menikmati kisah unik. Setelah Bosnia dan Herzegovina memastikan tiket ke Piala Dunia, striker berusia 40 tahun itu berpeluang kembali tampil di turnamen tersebut untuk pertama kalinya sejak 2014.

Argentina masih mengandalkan Nicolas Otamendi yang kini berusia 38 tahun. Bek tengah tersebut sebenarnya bisa saja mengakhiri karier internasionalnya setelah mengangkat trofi pada 2022, tetapi memilih melanjutkan perjalanan.

Meksiko pun tetap mempertahankan tradisi panjang para pemain senior. Raul Jimenez bersiap menuju Piala Dunia keempatnya, sementara Guillermo Ochoa berpeluang menyamai Messi dan Ronaldo dengan tampil dalam enam edisi turnamen.

Perbedaannya, perhatian dunia kemungkinan tetap tertuju pada dua nama terbesar. Setelah bertahun-tahun mendominasi sepak bola, Messi dan Ronaldo sekali lagi menjadi simbol dari generasi lama. Piala Dunia 2026 mungkin menjadi akhir perjalanan mereka, tetapi juga menjadi bukti betapa panjang dan luar biasanya karier yang telah mereka bangun.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL