Michael Olise, Motor Penggerak Permainan Prancis dengan Sentuhan Magisnya

Michael Olise, Motor Penggerak Permainan Prancis dengan Sentuhan Magisnya
Pemain Prancis Michael Olise (11) melakukan tendangan salto di dekat pemain Swedia Gabriel Gudmundsson (5) dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Bola.net - Michael Olise berjalan tenang di tengah gemuruh stadion New Jersey. Namun, setiap kali bola berada di kakinya, suasana pertandingan berubah dalam sekejap.

Michael Olise tidak mencetak gol saat Prancis mengalahkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, hampir semua momen terbaik Les Bleus lahir dari kreativitas pemain berusia 24 tahun tersebut.

Ia bergerak dari tengah ke sisi lapangan tanpa pola yang mudah ditebak lawan. Dalam ruang sempit sekalipun, Michael Olise selalu menemukan cara untuk membuka peluang.

Penonton beberapa kali dibuat terpukau oleh aksinya sepanjang pertandingan. Salah satu yang paling membekas adalah tendangan salto spektakuler yang hanya terhenti di tiang gawang.

Laga itu menjadi gambaran sempurna tentang peran baru Michael Olise di tim nasional Prancis. Ia bukan sekadar gelandang serang, melainkan pusat gravitasi permainan Les Bleus.

1 dari 3 halaman

Ketika Segala Serangan Berawal dari Kakinya

Pemain Prancis Bradley Barcola (tengah) merayakan gol bersama Jules Kounde (5) dan Ousmane Dembele dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Frank Franklin II

Pemain Prancis Bradley Barcola (tengah) merayakan gol bersama Jules Kounde (5) dan Ousmane Dembele dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Frank Franklin II

Prancis memiliki deretan penyerang elite yang mampu mengubah pertandingan dalam satu sentuhan. Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Bradley Barcola, dan Desire Doue adalah nama-nama yang ditakuti banyak lawan.

Namun, ada satu benang merah yang menghubungkan seluruh kekuatan tersebut. Benang itu bernama Michael Olise.

Assist untuk gol kedua Prancis lahir dari aksi cerdiknya melewati lawan sebelum mengirim umpan kepada Barcola. Beberapa saat kemudian, ia kembali menunjukkan kualitasnya melalui umpan terukur yang membelah pertahanan Swedia dan berujung gol Mbappe.

Pergerakannya terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Ia membuat permainan sulit menjadi tampak mudah.

Hingga empat pertandingan pertama Piala Dunia 2026, Michael Olise telah mengoleksi lima assist. Catatan itu memperlihatkan betapa besarnya pengaruh sang gelandang serang terhadap produktivitas Prancis.

2 dari 3 halaman

Perjalanan Panjang Menuju Panggung Dunia

Pemandangan umum saat upacara pra-pertandingan sebelum laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Pemandangan umum saat upacara pra-pertandingan sebelum laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Lima tahun lalu, Michael Olise masih bermain bersama Reading di kompetisi kasta kedua Inggris. Saat itu, hanya sedikit yang membayangkan dirinya akan menjadi tokoh penting dalam perburuan gelar juara dunia.

Kariernya mulai menanjak setelah bergabung dengan Crystal Palace. Bakatnya berkembang pesat hingga menarik perhatian Bayern Munchen yang merekrutnya pada 2024.

Di Bundesliga, Michael Olise menjelma menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Eropa. Penampilannya sepanjang musim 2025-26 bahkan mengantarkannya meraih penghargaan pemain terbaik liga.

Menariknya, jalan menuju tim nasional Prancis juga tidak berlangsung instan. Ia baru menjalani debut bersama Les Bleus setelah Euro 2024 dan terus berkembang sejak saat itu.

3 dari 3 halaman

Jantung Baru Harapan Prancis

Pemain Prancis Kylian Mbappe (10) merayakan gol bersama Michael Olise (11) dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Pamela Smith

Pemain Prancis Kylian Mbappe (10) merayakan gol bersama Michael Olise (11) dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Pamela Smith

Michael Olise lahir di London dari ibu berdarah Prancis-Aljazair dan ayah asal Nigeria. Ia memiliki beberapa pilihan untuk karier internasionalnya, tetapi hatinya sejak awal tertuju kepada Prancis.

Kini, keputusan tersebut terasa semakin tepat bagi kedua belah pihak. Prancis mendapatkan sosok kreatif yang mampu menghidupkan lini serang, sementara Olise menemukan panggung ideal untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.

Pendukung Prancis, Hugo Reich, menggambarkan pengaruh sang gelandang dengan kalimat sederhana. "Kehadiran Michael Olise dalam tim seperti jantung baru Prancis. Dia bermain sebagai nomor 10 dan tampil luar biasa."

Di tengah deretan bintang yang menghiasi skuad Les Bleus, Michael Olise mungkin bukan pemain yang paling banyak berbicara. Akan tetapi, sentuhan-sentuhan magisnya terus berbicara di atas lapangan dan membawa Prancis semakin dekat menuju impian mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Sumber: NBC Sports


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL