Bola.net - Manajer Chelsea, Jose Mourinho, melontarkan kritikan untuk taktik yang diterapkan Roy Hodgson saat Inggris jumpa Uruguay di Piala Dunia 2014 lalu.
Skuat Inggris terdepak lebih cepat dari Brasil musim panas lalu setelah kalah dua kali di dua laga pembuka. Mereka kalah 2-1 saat melawan Italia dan juga Uruguay.
Mourinho sendiri melontarkan kritiknya untuk Hodgson karena Manajer itu dianggapnya tak melakukan pergantian taktik yang sginifikan lawan Uruguay. Bahkan, pergantian itu dianggapnya sia-sia saja.
"Mereka dalam posisi tertinggal, dan jika kalah, mereka terlempar dari turnamen itu. Jadi mereka harus bisa mencetak gol. Mereka membuat dua pergantian pemain saat ketinggalan 1-0. Tapi ketika Hodgson membuat pergantian pemain itu - Raheem Sterling keluar, Ross Barkley Masuk, kemudian Adam Lallana masuk untuk menggantikan Danny Welbeck - saya tak bisa melihat adanya pergantian taktik. Pergantian itu justru model taktik yang sama, sistem yang sama," cetus Manajer asal Portugal ini seperti dikutip Goal.
"Jadi, mungkin mengganti Leighton Baines dan memainkan Gary Cahill sebagai sweeper, Glen Johnson dan Phil Jagielka menjaga areanya masing-masing, ditambah satu pemain ekstra di lini tengah atau depan. Maka pergantian itu akan membuat Uruguay harus beradaptasi," tandasnya.
Inggris sendiri akhirnya terbenam di dasar klasemen grup D dengan hanya mengoleksi satu poin saja. Satu poin itu didapatkan di laga kontra Kosta Rika. [initial]
(gl/dim)
Skuat Inggris terdepak lebih cepat dari Brasil musim panas lalu setelah kalah dua kali di dua laga pembuka. Mereka kalah 2-1 saat melawan Italia dan juga Uruguay.
Mourinho sendiri melontarkan kritiknya untuk Hodgson karena Manajer itu dianggapnya tak melakukan pergantian taktik yang sginifikan lawan Uruguay. Bahkan, pergantian itu dianggapnya sia-sia saja.
"Mereka dalam posisi tertinggal, dan jika kalah, mereka terlempar dari turnamen itu. Jadi mereka harus bisa mencetak gol. Mereka membuat dua pergantian pemain saat ketinggalan 1-0. Tapi ketika Hodgson membuat pergantian pemain itu - Raheem Sterling keluar, Ross Barkley Masuk, kemudian Adam Lallana masuk untuk menggantikan Danny Welbeck - saya tak bisa melihat adanya pergantian taktik. Pergantian itu justru model taktik yang sama, sistem yang sama," cetus Manajer asal Portugal ini seperti dikutip Goal.
"Jadi, mungkin mengganti Leighton Baines dan memainkan Gary Cahill sebagai sweeper, Glen Johnson dan Phil Jagielka menjaga areanya masing-masing, ditambah satu pemain ekstra di lini tengah atau depan. Maka pergantian itu akan membuat Uruguay harus beradaptasi," tandasnya.
Inggris sendiri akhirnya terbenam di dasar klasemen grup D dengan hanya mengoleksi satu poin saja. Satu poin itu didapatkan di laga kontra Kosta Rika. [initial]
Baca Juga:
- Upaya Damai Wasit dan Mourinho Temui Jalan Buntu
- De Bruyne: Chelsea Terasa Bagaikan Dunia Lain
- Mourinho Ungkap Rahasia Sukses Transfer Chelsea
- Mourinho Ibaratkan Melatih Seperti Pesan Baju
- Mourinho Keluhkan Absennya Matic di Final Capital One Cup
- Mourinho: PSG Lebih Bagus Dari Chelsea
- Noel Gallagher Sebut Mourinho Lakukan Propaganda
- Damprat Tekel Horor Barnes Tanda Mourinho Munafik?
- 100 Laga, Ancelotti Lewati Mourinho dan Guardiola
- Mourinho: Pekerjaan Wenger Impian Semua Manajer
- Lebih Brutal Dari Costa, Mourinho Tuntut Barnes Dihukum 6 Laga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Hadapi Spurs, Courtois Pelajari Cara Redam Kane
Liga Inggris 26 Februari 2015, 20:40
-
Mourinho Kritik Taktik Hodgson di Piala Dunia 2014
Piala Dunia 26 Februari 2015, 17:01
-
Allen Yakin Kane Akan Kembali Bersinar Lawan Chelsea
Liga Inggris 26 Februari 2015, 16:43
-
Upaya Damai Wasit dan Mourinho Temui Jalan Buntu
Liga Champions 26 Februari 2015, 15:15
-
Hazard Mengaku Terkenang Wejangan Bomber Legendaris Belanda
Liga Inggris 26 Februari 2015, 14:32
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR