Ngotot, Thomas Tuchel Sebut Inggris Tidak Salah Bermain Bertahan Lawan Argentina

Ngotot, Thomas Tuchel Sebut Inggris Tidak Salah Bermain Bertahan Lawan Argentina
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

Bola.net - Thomas Tuchel kembali buka suara terkait keputusannya bermain pragmatis di laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina kemarin. Ia menyebut bahwa dia sudah mengambil keputusan yang tepat di saat itu.

Timnas Inggris berhadapan dengan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 kemarin. Di 60 menit pertama, Inggris tampil ciamik dan berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol Anthony Gordon.

Namun anehnya, Timnas Inggris justru bermain bertahan usai Gordon mencetak gol. Alhasil Argentina memanfaatkan situasi tersebut dan membalikkan kedudukan menjadi 1-2 di akhir laga.

Setelah memiliki waktu untuk melakukan evaluasi, Tuchel mengaku pandangannya tidak berubah bahwa ia sudah mengambil keputusan yang tepat saat ini. "Perasaan saya masih merasa sama, bahwa kami terlalu pasif. Jika Anda bertanya apakah saya menyesali keputusan saya, maka jawabannya tidak," ujar Tuchel seperti yang dikutip BBC Sports.

Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Ambil Keputusan Berdasarkan Insting

Pemain Inggris Jude Bellingham (10) dan rekan-rekan setimnya bereaksi setelah laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Pemain Inggris Jude Bellingham (10) dan rekan-rekan setimnya bereaksi setelah laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Tuchel menjelaskan bahwa ia melihat momentum pertandingan mulai berubah. Karena itu, ia mencoba melakukan sejumlah perubahan untuk membantu timnya kembali mengendalikan permainan.

"Saya merasa momentum pertandingan berubah. Saya mencoba membantu tim. Saya mengambil beberapa keputusan dengan mempercayai insting, intuisi, pengalaman, dan daya saing saya. Saya mengambil keputusan tersebut untuk membantu tim dan mendapatkan hasil," sambung Tuchel.

"Kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Jadi, tentu saja saya bertanggung jawab atas keputusan-keputusan tersebut. Saya akan menyesal jika saya tidak membantu tim. Saya akan menyesal jika kami tidak bereaksi."

2 dari 3 halaman

Tak Ingin Saling Menyalahkan

Thomas Tuchel di laga Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026). (c) AP Photo/Tony Gutierrez

Thomas Tuchel di laga Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026). (c) AP Photo/Tony Gutierrez

Tuchel juga menolak terlibat dalam perdebatan mengenai siapa yang harus disalahkan atas kegagalan Inggris mencapai final Piala Dunia 2026. Menurutnya, sebagai pelatih kepala, ia siap menjadi sosok yang bertanggung jawab atas hasil tersebut.

"Saya tidak ingin terlibat dalam permainan seperti ini, yaitu mencari siapa yang harus disalahkan. Tidak masalah. Inilah konsekuensi dari pekerjaan yang Anda pilih. Namun, saya tidak ingin terlibat dalam hal itu," sambung Tuchel.

"Bagi saya, tidak ada yang perlu disalahkan. Jika Anda membutuhkan seseorang untuk disalahkan, saya yang bertanggung jawab. Saya adalah pelatih kepala," pungkas Tuchel.

3 dari 3 halaman

Laga Terakhir

Pelatih Inggris Thomas Tuchel (kiri) berbicara dengan pemain Inggris Jude Bellingham dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Pelatih Inggris Thomas Tuchel (kiri) berbicara dengan pemain Inggris Jude Bellingham dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Tuchel saat ini fokus mempersiapkan timnya untuk pertandingan terakhir Piala Dunia 2026.

Mereka akan berhadapan dengan Timnas Prancis di perebutan juara 3 Piala Dunia 2026 yang digulirkan di Miami Stadium, Minggu (19/7) dini hari nanti.

Sumber: BBC Sports


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL