
Bola.net - Pau Cubarsi menjelma sebagai salah satu pemain paling menonjol di Piala Dunia 2026. Bek berusia 19 tahun itu tampil konsisten dan menjadi pilar utama lini belakang Timnas Spanyol.
Perjalanan Cubarsi menuju panggung terbesar sepak bola dunia juga terbilang luar biasa. Pemuda asal Estanyol, sebuah desa kecil di Girona yang bahkan tidak memiliki lapangan sepak bola, kini menjadi salah satu bintang turnamen.
Seluruh pertandingan fase grup dilalui Cubarsi tanpa tergantikan. Ia bahkan menjadi satu-satunya pemain berusia di bawah 20 tahun yang bermain penuh selama 270 menit.
Performa impresif tersebut membuat namanya masuk dalam susunan tim terbaik fase grup versi Opta. Cubarsi sejajar dengan nama-nama besar seperti Lionel Messi, Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland.
Statistik Luar Biasa Pau Cubarsi Di Piala Dunia 2026

Kontribusi Cubarsi terlihat jelas melalui deretan statistik yang mengesankan. Ia menjadi bek dengan distribusi bola terbaik sepanjang fase grup.
Dari 295 umpan yang dilepaskan, sebanyak 290 berhasil mencapai sasaran. Akurasi 98,3 persen itu menjadi yang terbaik di antara seluruh peserta turnamen.
Selain itu, sembilan dari 10 umpan jauhnya berhasil menemui rekan setim. Ia juga mencatatkan 16 kali merebut bola, sembilan sapuan, memenangkan tujuh duel, dan hanya sekali dilewati lawan.
Kontribusinya membuat Spanyol menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik. La Roja menutup fase grup tanpa kebobolan, menyamai catatan Meksiko sebagai dua tim yang selalu mencatat clean sheet dalam tiga pertandingan pertama.
Ketenangan Jadi Kekuatan Utama Cubarsi

Penampilan Cubarsi menuai banyak pujian dari berbagai kalangan. Juara Piala Dunia 2006 Marco Materazzi bahkan menilai perhatian publik seharusnya lebih banyak tertuju kepada sang bek muda dibanding pemain lain.
Komentator legendaris Peter Drury juga mengagumi cara bermain Cubarsi. Menurutnya, bek muda tersebut memiliki ketenangan dan kecerdasan membaca permainan layaknya pemain yang sudah bertahun-tahun tampil di level tertinggi.
Meski mendapat banyak pujian, Cubarsi tetap tampil rendah hati. Ia mengaku sifat tenangnya berasal dari pendidikan keluarga yang selalu mengajarkan kesederhanaan dan nilai-nilai baik.
"Saya memang seperti ini secara alami. Di lapangan saya memberikan segalanya, tetapi di luar lapangan saya lebih suka bersama keluarga dan tidak menjadi pusat perhatian," ujar Cubarsi.
Jalan Panjang Menuju Timnas Spanyol

Cubarsi menegaskan pencapaiannya saat ini tidak datang secara instan. Ia mengaku banyak belajar sejak menjalani debut bersama Barcelona hingga akhirnya tampil di Piala Dunia.
“Saya memahami bahwa segala sesuatu harus diperjuangkan, bahwa Anda harus bekerja keras dari hari ke hari. Dan jika sesuatu belum datang, akan selalu ada hal lain yang bisa membantu Anda dalam perjalanan," tuturnya.
“Ini adalah perjalanan yang sangat panjang, dengan berbagai peluang yang harus Anda ketahui cara memanfaatkannya.”
Perjalanannya sempat mengalami hambatan ketika gagal masuk skuad Spanyol untuk Euro 2024. Saat itu, pelatih Luis De La Fuente lebih memilih bek yang lebih berpengalaman.
Cubarsi kemudian tampil di Olimpiade bersama Eric Garcia dan sukses meraih medali emas. Pengalaman tersebut diakuinya sangat membantu perkembangan mental dan kematangannya sebagai pemain.
Sosok Pemimpin Baru Di Lini Belakang La Roja
Selain tampil solid di lapangan, Cubarsi mulai berkembang menjadi salah satu pemimpin di ruang ganti Spanyol. Ia mengaku terus berusaha mengambil tanggung jawab yang lebih besar di dalam tim.
Meski demikian, gaya kepemimpinannya berbeda dengan pemain lain. Cubarsi lebih memilih membangun kebersamaan bersama rekan-rekannya dibanding memberikan pidato yang menggebu-gebu.
Di lapangan, ia mendapat dukungan besar dari Aymeric Laporte yang jauh lebih berpengalaman. Bek senior tersebut kerap memberikan arahan dan membantu perkembangan permainan Cubarsi.
Cubarsi juga enggan mengambil seluruh pujian atas performa apik pertahanan Spanyol. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh tim, termasuk Laporte dan kiper Unai Simon yang tampil sama impresifnya.
“Mungkin secara statistik saya berada dalam posisi yang baik, tetapi Laporte yang bermain di samping saya tampil luar biasa dalam setiap pertandingan, dan Unai juga tampil sangat hebat di bawah mistar. Kami semua sangat senang,” jelasnya.
Sumber: Flashscore
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Austria: Yamal Siap Pimpin La Roja
Piala Dunia 2 Juli 2026, 15:47
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR