
Bola.net - Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew akhirnya menyabet gelar Pelatih Terbaik Dunia 2014 dalam gelaran FIFA Ballon d'Or. Kesuksesan membawa Die Mannschaft merebut trofi Piala Dunia diyakini menjadi alasan ia menerima suara lebih banyak.
Dari rilisan FIFA, Loew meraih 36.23 persen suara, Carlo Ancelotti dengan 22.06 persen dan Diego Simeone di peringkat ketiga mendapat 19.02 persen suara.
Setelah menerima trofi Pelatih Terbaik, Loew pun menyampaikan terima kasih tidak hanya pada para asistennya, tetapi juga kepada pelatih-pelatih Jerman. Baginya pelatih-pelatih Jerman telah berhasil menghasilkan banyak pemain muda dengan kualitas papan atas.
"Kami memiliki kondisi yang luar biasa untuk menghasilkan apa yang telah kami hasilkan. Ini adalah konsekuensi dari kerja keras selama bertahun-tahun. Saya ingin berterima kasih pada anda, semua pelatih-pelatih Jerman yang melatih pemain-pemain muda dengan baik setiap hari.
"Apa arti seorang pelatih tanpa tim yang fantastis? Untuk mereka yang tidak ada di sini, ucapan terima kasih saya pada anda adalah untuk selama-lamanya, anda semua sungguh sangat luar biasa. Sebuah hadiah bagi saya untuk bisa bekerja dengan anda semua." tutur Loew dikutip fifa.com. [initial]
(fifa/dct)
Dari rilisan FIFA, Loew meraih 36.23 persen suara, Carlo Ancelotti dengan 22.06 persen dan Diego Simeone di peringkat ketiga mendapat 19.02 persen suara.
Setelah menerima trofi Pelatih Terbaik, Loew pun menyampaikan terima kasih tidak hanya pada para asistennya, tetapi juga kepada pelatih-pelatih Jerman. Baginya pelatih-pelatih Jerman telah berhasil menghasilkan banyak pemain muda dengan kualitas papan atas.
"Kami memiliki kondisi yang luar biasa untuk menghasilkan apa yang telah kami hasilkan. Ini adalah konsekuensi dari kerja keras selama bertahun-tahun. Saya ingin berterima kasih pada anda, semua pelatih-pelatih Jerman yang melatih pemain-pemain muda dengan baik setiap hari.
"Apa arti seorang pelatih tanpa tim yang fantastis? Untuk mereka yang tidak ada di sini, ucapan terima kasih saya pada anda adalah untuk selama-lamanya, anda semua sungguh sangat luar biasa. Sebuah hadiah bagi saya untuk bisa bekerja dengan anda semua." tutur Loew dikutip fifa.com. [initial]
Gala Ballon d'Or 2014
- Pelatih Terbaik Dunia 2014: Joachim Loew
- Ballon d'Or 2014 Milik Cristiano Ronaldo
- James Rodriguez Sabet Puskas Award 2014
- Sukarelawan FIFA Raih Fair Play Award
- Kejutan Kecil di FIFA/FIFPro World XI 2014
- Messi dan Neuer Sepakat Ronaldo Hebat Tahun 2014
- Rooney: Ballon d'Or 2014, Saya Dukung Ronaldo
- Pendapat Finalis Ballon d'Or Soal Piala Dunia
- France Football Siapkan Tiga Cover Ballon d'Or
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mereka Yang Jagoannya Keok di Ballon d'Or
Liga Spanyol 13 Januari 2015, 13:15
-
Pelatih Terbaik Dunia 2014, Loew: Terima Kasih Pada Semua Pelatih Jerman
Piala Dunia 13 Januari 2015, 02:29
-
Loew: Saya Kecewa Jika Neuer Tak Menang Ballon d'Or
Liga Champions 12 Januari 2015, 14:45
-
Toni Kroos Terbaik Jerman 2014
Liga Spanyol 9 Januari 2015, 22:33
-
Ranking FIFA: Jerman Tetap Perkasa di Awal 2015
Piala Dunia 8 Januari 2015, 21:02
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR