
Bola.net - Persiapan Argentina menghadapi gelaran Piala Dunia 2014 begitu diragukan. Penampilan tim asuhan Alejandro Sabella tidak begitu konsisten yang membuat mereka diunggulkan atau berbicara banyak di turnamen tersebut.
Memulai fase penyisihan di Piala Dunia 2014, Argentina tergabung di grup F bersama Bosnia, Nigeria dan Iran. Tergabung di grup relatif lemah, La Albiceleste diprediksi lolos mudah. Terbukti Lionel Messi dan kolega menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan.
Kala itu, kapten sekaligus bintang timnas Argentina Lionel Messi menunjukkan performa gemilang dengan melesakkan empat gol. Uniknya, gol yang dicetak oleh La Pulga semua dicetak di fase grup.
Sayangnya, performa yang begitu gemilang ditunjukkan oleh Messi gagal membawa Argentina menjadi juara di ajang Piala Dunia 2014. La Albiceleste harus menerima kenyataan pahit usai takluk dari Jerman dengan skor tipis 0-1.
Mencetak Satu Gol Melawan Bosnia & Iran
Argentina memulai kampanye Piala Dunia 2014 di Brasil dengan kemenangan 2-1 dari Boznia-Herzegovina. Lionel Messi langsung tancap gas di pertandingan pertama tersebut.
Setelah unggul melalui gol bunuh diri dari Sead Kolasinac, eks Barcelona itu berhasil menyarangkan gol perdananya di Piala Dunia 2014 di menit ke-64. Messi mencetak gol kedua Argentina setelah solorun dari garis lingkaran dan kerja sama dengan Higuain.
Kemudian laga selanjutnya melawan Iran, magis La Pulga terus berlanjut. Golnya di masa injury time, tepatnya di menit ke-90+1 menjadi satu-satunya gol yang terjadi di pertandingan itu dan mengantarkan Argentina lolos ke babak 16 besar.
Dua Gol Melawan Nigeria
Keran gol Lionel Messi tak berhenti di dua matchday awal Piala Dunia 2014, di partai terakhir fase Grup F melawan Nigeria, La Pulga tampil beringas. Messi mencetak dua gol di laga tersebut dan mengantarkan Argentina melaju ke babak 16 besar.
La Albiceleste unggul lebih dulu lewat aksi Lionel Messi di menit ketiga. Gol berawal dari skema tembakan Angel Di Maria yang mengenai mistar gawang dan bola muntah menuju ke arah Messi sehingga ia dengan bebas menandang ke arah gawang yang sudah kosong.
Namun Nigeria mampu menyamakan kedudukan lewat Ahmed Musa. Saat pertandingan memasuki masa injury time, lagi-lagi Messi mencetak gol melalui tendangan bebas. Skor akhir di laga itu 3-2 untuk kemenangan Argentina.
Sakit Hati dengan Piala Dunia 2014
Lionel Messi sempat menonton pertandingan ulang final Piala Dunia 2014 antara Argentina melawan Jerman. Itu diakuinya sebagai kekalahan yang menyakitkan.
Messi dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2014, setelah mencetak empat gol untuk membantu Argentina mencapai final Piala Dunia pertama mereka sejak 1990. Dalam wawancara dengan FIFA, Messi tak bisa berkata-kata saat melihat tendangannya melebar dari tiang gawang Manuel Neuer.
“Saya tidak tahu, apa yang bisa saya katakan.. sayang sekali," katanya. Kemudian, dia melanjutkan begitu menyesal karena pada laga itu Argentina bermain lebih dominan dan mendapatkan banyak peluang.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2014: 4 Gol dan Performa Gemilang Lionel Messi di Fase Grup
Piala Dunia 15 September 2022, 20:51
-
5 Calon Pemenang Ballon dOr 2023, Dari Messi Hingga Haaland
Editorial 15 September 2022, 17:56
-
Kylian Mbappe Samai Rekor Milik Edinson Cavani di PSG
Liga Champions 15 September 2022, 15:29
-
Kualitas Trisula Messi, Neymar, dan Mbappe yang Bantu PSG Menang
Liga Champions 15 September 2022, 15:03
-
4 Pemain yang Tampil Bagus pada Matchday ke-2 Liga Champions 2022/2023
Liga Champions 15 September 2022, 10:31
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR