
Bola.net - Tidak ada pelatih yang pernah memenangkan Piala Dunia dua kali di era pasca-Perang Dunia II. Tetapi, pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk memasuki sebuah rekor.
Timnas Prancis akan bertemu dengan Argentina dalam laga final Piala Dunia 2022, di Lusail Stadium, Minggu (18/12/2022) malam WIB. Dalam sesi konferensi pers jelang laga, Deschamps justru memilih membahas persiapan timnya daripada menjawab sebuah torehan rekor pribadi.
Memang, jika sang pelatih sanggup meraih trofi Piala Dunia di hari Minggu besok, dirinya akan mencatatkan rekor. Pelatih berusia 54 tahun akan tercatat sebagai orang pertama yang sanggup memenangi Piala Dunia dua kali sebagai pelatih dan sekali sebagai pemain.
"Saya bukan yang terpenting di sini, tetapi tim yang lebih penting. Saya tidak terlalu memikirkan diri saya sendiri. Tentu saja, saya bangga dan kita semua tahu sekarang ada peluang untuk mempertahankan gelar kita di final," kata Deschamps.
Membangun Generasi Baru
Setelah menjadi kapten di 'generasi emas' Prancis yang memenangkan Piala Dunia 1998 dan Euro 2000, Deschamps kini telah melahirkan generasi emas lainnya selama dekade terakhir.
Hal ini diakui oleh eks pemain timnas Prancis, Patrice Evra yang menganggap Prancis beruntung memiliki pelatih sekaliber Deschamps. Dirinya mengakui, sang pelatih memiliki kemampuan membangun generasi berkualitas yang baru.
"Kami menyebutnya pesona keberuntungan, tetapi kualitas terbaik dari Deschamps adalah kemampuannya membangun skuat," kata Evra.
Anggap Tim adalah Bintang, Bukan Pemain
Sejak ditunjuk sebagai nakhoda anyar Les Blues di tahun 2012, Deschamps perlahan memberikan dampak yang berarti bagi negaranya. Dia berhasil membawa Prancis melaju ke final Euro 2016 dan puncaknya meraih gelar Piala Dunia di tahun 2018.
Menurut Evra, Deschamps adalah sosok yang tepat yang mampu menangani timnas Prancis. Visi serta misi yang ia terapkan sejauh ini tengah membuahkan hasil dengan mengedepankan kepentingan tim.
“Terkadang dia tidak akan memilih pemain terbaik karena motivasinya adalah 'tim adalah bintangnya'. Dia adalah seseorang yang dapat membangun skuad untuk memenangkan turnamen."
Pelatih Terbaik Prancis
Evra menilai, Deschamps adalah sosok pelatih yang mengedepankan kepentingan tim daripada mengejar torehan pribadi. Baginya, Deschamps adalah pelatih terbaik timnas Prancis yang pernah dimiliki.
"Dia hanya seorang manajer yang luar biasa dan dia sangat rendah hati. Bagi saya dia adalah manajer Prancis terhebat sejauh ini!" tegas Evra.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Reuters
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Gelandang Timnas Prancis Sebut Kemampuan Pemain Satu Ini Lebih Spektakuler Ketimbang Lionel Messi
- Pelatih Timnas Maroko Anggap Kroasia Tim Terbaik di Piala Dunia 2022
- Lionel Messi Tetap Pemain Terhebat Meskipun Tak Menang Piala Dunia 2022
- Seandainya Prancis Juara, Hugo Lloris Bisa Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia
- Dua Final Piala Dunia Terakhir Berada di Genggaman Atletico Madrid
- Penggawa Pesakitan Prancis Mau Diajak Emmanuel Macron Nonton Langsung Final Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis: Membandingkan Statistik Messi vs Mbappe
Piala Dunia 17 Desember 2022, 23:48
-
Sergio Aguero: Lionel Messi Memang Tak Secepat Dahulu, tetapi Tetap Tanpa Cela
Piala Dunia 17 Desember 2022, 22:59
-
Emiliano Martinez: Lionel Messi yang Ini Lebih Hebat daripada saat Juara Copa America
Piala Dunia 17 Desember 2022, 21:32
-
Lloris Tak Ingin Prancis Lakukan Kesalahan Fatal Saat Hadapi Messi dan Argentina
Piala Dunia 17 Desember 2022, 20:13
-
2 Pemain Penting di Timnas Prancis: Tchouameni sang Jangkar, Griezmann sang Kreator
Piala Dunia 17 Desember 2022, 19:16
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR