Bagi Ghana, di laga ini, mereka tidak lagi hanya bermain bagi diri mereka sendiri. Tim Bintang Hitam ini juga mempertaruhkan harga diri Afrika dalam laga tersebut. Kemenangan Ghana bisa berarti kebanggaan seluruh Afrika, karena sebagai tuan rumah, benua Afrika mampu menempatkan satu wakilnya di babak semifinal.
Demi menggapai ambisinya ini, Ghana memiliki sebuah modal yang amat berharga. Determinasi penggawa mereka dalam setiap pertandingan. Terbukti, dengan modal ini, Jerman hanya bisa menceploskan sebuah gol ke gawang mereka. Bahkan, di laga terakhir mereka sukses menunjukkan karakter ini kala menghadapi Amerika Serikat, di Babak 16 Besar.
Selain determinasi, skuad asuhan Milovan Rajevac ini mempunyai kekuatan yang merata dan seimbang mulai lini depan hingga penjaga gawang.
Di lini depan, Ghana memiliki sosok Asamoah Gyan. Walau sebelumnya banyak dicerca karena dianggap hanya mampu mencetak gol dari titik penalti, Gyan terus maju. Alhasil, cacian tersebut berubah jadi sanjunga, kala Gyan mencetak gol kemenangan Ghana di laga melawan Amerika.
Sementara, benteng pertahanan Ghana juga kokoh ditopang trio John Mensah, Jonathan Mensah, dan John Pantsil. Berkat penampilan solid mereka, gawang Richard Kingson sejauh ini baru tiga kali kebobolan.
Namun, sayangnya, lawan Ghana kali ini juga bukan tim sembarangan. Walau terakhir kalinya Uruguay mampu menembus semifinal 40 tahun yang lalu, mereka memiliki sejarah kuat di Piala Dunia. Bahkan, La Celeste, sempat dua kali mencicipi manisnya gelar juara pada 1930 dan 1950.
Di gelaran Piala Dunia kali ini, anak asuh Oscar Tabarez tersebut memiliki konfidensi kuat bakal menembus babak semifinal. Keyakinan itu berdasar pada performa mereka yang mengagumkan, terutama lini depannya.
Duet Diego Forlan dan Luis Suarez telah mencetak masing-masing dua dan tiga gol bagi Uruguay. Nampaknya tidak berlebihan bahwa duet ini merupakan duet paling berbahaya di Piala Dunia kali ini.
Selain duo Forlan dan Suarez, Uruguay juga masih memiliki senjata rahasia bernama Edinson Cavani. Walau sejauh ini masih belum mencetak gol bagi Uruguay, kreativitas, kegisitan dan naluri mencetak gol pemain yang merumput di Palermo ini tidak bisa diremehkan.
Selain lini depan yang menakutkan, Uruguay juga memiliki benteng pertahanan yang sangat tangguh. Dikomandani oleh sang kapten, Diego Lugano, Uruguay baru kebobolan satu gol selama Piala Dunia ini.
Di laga melawan Ghana, Tabarez nampaknya akan mengubah sedikit susunan timnya. Mauricio Victorino akan menempati posisi Diego Godin, yang mengalami cedera pinggang kala melawan Korea Selatan. Sementara, Alvaro Fernandez bakal menggantikan peran Alvaro Perreira di lapangan tengah.
Di kubu Ghana, pelatih Rajevac nampaknya bisa sedikit bernafas lega. Duet Kevin-Prince Boateng dan Gyan Asamoah dipastikan fit dan bisa diturunkan dalam laga melawan La Celeste ini. Sementara, di lini belakang, Isaac Vorsah bakal dimainkan di posisi Jonathan Mensah. Sementara, Sulley Muntari akan menggantikan Andre Ayew, yang terkena larangan bermain.
Kemungkinan Starting Line-up:

Uruguay: Muslera; M. Pereira, Lugano, Victorino, Fucile; Perez, Arevalo, Fernandez; Forlan; Suarez, Cavani
Ghana: Kingson; Pantsil, Mensah, Vorsah, Sarpei; Inkoom, Annan, D. Boateng, Muntari; Asamoah; Ayew (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Pakhtakor vs Al Nassr: Tanpa Cristiano Ronaldo, Joao Felix Pimpin Pesta Gol
Asia 3 November 2026, 00:05
-
Barcelona Buka Peluang Jual Jules Kounde, Chelsea Mulai Pelajari Situasinya
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:50
-
Hansi Flick Buka Suara soal Situasi Alejandro Balde di Barcelona
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:36
-
Real Madrid Putuskan Tidak Belanja pada Januari Meski Lini Tengah Butuh Tambahan
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:10
-
Kondisi MU Belum Membaik, Eddie Howe Segera Diangkat Jadi Manajer MU?
Liga Inggris 2 November 2026, 21:06
-
Hansi Flick Tegaskan Barcelona Tak Akan Remehkan Aston Villa di Liga Champions
Liga Champions 2 November 2026, 20:54
-
Kabar Terbaru JJ Gabriel: Jadinya Gabung Real Madrid?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:42
-
Thibaut Courtois Ukir Rekor Istimewa di Real Madrid: Kebanggaan Luar Biasa
Liga Spanyol 2 November 2026, 20:30
-
Jelang Lawatan ke Old Trafford, AS Roma Tebar Psywar ke Manchester United
Liga Champions 2 November 2026, 20:22
-
Tinggalkan MU, Bruno Fernandes Menuju ke Arab Saudi?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:10
-
Luciano Spalletti Berharap Kemenangan atas Napoli Pulihkan Kepercayaan Diri Juventus
Liga Italia 2 November 2026, 19:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR