
Bola.net - Swedia akan menjamu Portugal dalam lanjutan leg kedua playoff Piala Dunia 2014 di Friends Arena, Solna, Selasa malam waktu setempat (19/11). Laga ini akan menjadi momen paling menentukan bagi kapten sekaligus striker utama tim tuan rumah, Zlatan Ibrahimovic.
Pasalnya hasil akhir laga ini mempertaruhkan kesempatan terakhir Ibra untuk berlaga di putaran final Piala Dunia. Dengan usianya yang telah menapak 32 tahun, peluang Ibra untuk tetap menjadi andalan tim nasional di Piala Dunia 2018 mendatang tentu cukup kecil.
Oleh karena itulah, 90 menit di Solna akan menjadi momen 'now or never' bagi striker PSG tersebut untuk merasakan pengalaman terakhirnya di turnamen paling bergengsi di dunia tersebut. Untuk bisa melakukannya, Swedia butuh taktik berbeda dibanding yang mereka peragakan di Lisbon akhir pekan lalu. Saat itu Swedia terkurung sepanjang laga dengan hanya menguasai 32% penguasaan bola.
Pelatih Erik Hamren juga kemungkinan akan menurunkan skema yang lebih eksplosif dengan tiga striker sekaligus demi mengejar gol. Dukungan publik tuan rumah tentu juga akan menjadi suntikan moral yang berharga untuk memastikan partisipasi mereka yang ke 13 di putaran final Piala Dunia.
Namun tentu Swedia tak boleh lalai dalam menjaga area pertahanan. Meskipun tampil disiplin sepanjang laga di leg pertama, kelengahan dalam mengantisipasi crossing harus dibayar mahal dengan gol sundulan Cristiano Ronaldo di penghujung laga. Jonas Olsson dan kawan-kawan harus bisa tampil konsisten sepanjang laga jika ingin meraih hasil positif dalam laga ini.
Di sisi lain, pelatih Paulo Bento menghadapi problem klasik penyesuaian akhir yang dimiliki oleh Portugal. Tak adanya striker mumpuni dalam skuat membuat tanggungan tugas Cristiano Ronaldo sebagai pendulang gol utama semakin berat.
Dalam laga leg pertama, Portugal hanya mampu mencetak satu gol di menit akhir laga walaupun mendominasi sepanjang pertandingan. Efisiensi peluang yang rendah akan menjadi bumerang bagi mereka di laga tandang mengingat tuan rumah akan tampil ofensif dan berusaha menguasai pertandingan sejak awal.
Joao Moutinho sebagai pemain dengan sentuhan bola terbanyak di leg pertama akan menjadi motor lini tengah Portugal untuk mengimbangi barisan gelandang tim tamu, sementara Pepe diharapkan bisa mengulang performa apiknya dengan kembali mematikan pergerakan Ibrahimovic. [initial]
(bola/mri)
Pasalnya hasil akhir laga ini mempertaruhkan kesempatan terakhir Ibra untuk berlaga di putaran final Piala Dunia. Dengan usianya yang telah menapak 32 tahun, peluang Ibra untuk tetap menjadi andalan tim nasional di Piala Dunia 2018 mendatang tentu cukup kecil.
Oleh karena itulah, 90 menit di Solna akan menjadi momen 'now or never' bagi striker PSG tersebut untuk merasakan pengalaman terakhirnya di turnamen paling bergengsi di dunia tersebut. Untuk bisa melakukannya, Swedia butuh taktik berbeda dibanding yang mereka peragakan di Lisbon akhir pekan lalu. Saat itu Swedia terkurung sepanjang laga dengan hanya menguasai 32% penguasaan bola.
Pelatih Erik Hamren juga kemungkinan akan menurunkan skema yang lebih eksplosif dengan tiga striker sekaligus demi mengejar gol. Dukungan publik tuan rumah tentu juga akan menjadi suntikan moral yang berharga untuk memastikan partisipasi mereka yang ke 13 di putaran final Piala Dunia.
Namun tentu Swedia tak boleh lalai dalam menjaga area pertahanan. Meskipun tampil disiplin sepanjang laga di leg pertama, kelengahan dalam mengantisipasi crossing harus dibayar mahal dengan gol sundulan Cristiano Ronaldo di penghujung laga. Jonas Olsson dan kawan-kawan harus bisa tampil konsisten sepanjang laga jika ingin meraih hasil positif dalam laga ini.
Di sisi lain, pelatih Paulo Bento menghadapi problem klasik penyesuaian akhir yang dimiliki oleh Portugal. Tak adanya striker mumpuni dalam skuat membuat tanggungan tugas Cristiano Ronaldo sebagai pendulang gol utama semakin berat.
Dalam laga leg pertama, Portugal hanya mampu mencetak satu gol di menit akhir laga walaupun mendominasi sepanjang pertandingan. Efisiensi peluang yang rendah akan menjadi bumerang bagi mereka di laga tandang mengingat tuan rumah akan tampil ofensif dan berusaha menguasai pertandingan sejak awal.
Joao Moutinho sebagai pemain dengan sentuhan bola terbanyak di leg pertama akan menjadi motor lini tengah Portugal untuk mengimbangi barisan gelandang tim tamu, sementara Pepe diharapkan bisa mengulang performa apiknya dengan kembali mematikan pergerakan Ibrahimovic. [initial]
Baca Preview Pertandingan Lainnya
1 dari 7 halaman
Perkiraan Susunan Pemain

Pelatih: Hamren
Portugal: Patricio; Pereira, Alves, Pepe, Coentrao; Veloso, Moutinho; Nani, Meireles, Ronaldo; Postiga
Pelatih: Bento
2 dari 7 halaman
Data & Fakta

- Cristiano Ronaldo (28 tahun) menjadi pemegang caps terbanyak di kubu Portugal dengan 108 penampilan, sementara Anders Svensson (37 tahun) menjadi pemain dengan caps terbanyak dengan 146 penampilan.
- Selain Svensson, Swedia memiliki centurian lain dalam skuat yaitu Andreas Isaksson (110 caps), dan Kim Kallstrom (106 caps). Sementara di kubu Portugal tak ada pemain selain Ronaldo yang telah mencapai 100 caps.
- William Carvalho dan Bruma akan menjalani debutnya jika diturunkan dalam laga ini. Di kubu Swedia, tak ada pemain non caps yang dipanggil.
- 16 dari 24 pemain yang dipanggil oleh Portugal bermain di luar negeri, sementara hanya empat dari 25 pemain Swedia yang bermain di kompetisi lokal.
- Zlatan Ibrahimovic adalah topskor Swedia dalam skuat dengan torehan 45 gol, sementara Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak di kubu Portugal dengan 44 gol.
3 dari 7 halaman
Head to Head

- 16/11/13 Portugal 1 - 0 Swedia
- 29/03/09 Portugal 0 - 0 Swedia
- 12/10/08 Swedia 0 - 0 Portugal
- 29/04/04 Portugal 2 - 2 Swedia
- 17/10/02 Swedia 2 - 3 Portugal
4 dari 7 halaman
Lima Laga Terakhir Portugal

- 07/09/13 Irlandia Utara 2 - 4 Portugal
- 11/09/13 Brazil 3 - 1 Portugal
- 12/10/13 Portugal 1 - 1 Israel
- 16/10/13 Portugal 3 - 0 Luksemburg
- 16/11/13 Portugal 1 - 0 Swedia
5 dari 7 halaman
Lima Laga Terakhir Swedia

- 07/09/13 Irlandia 1 - 2 Swedia
- 10/09/13 Kazakhstan 0 - 1 Swedia
- 12/10/13 Swedia 2 - 1 Austria
- 16/10/13 Swedia 3 - 5 Jerman
- 16/11/13 Portugal 1 - 0 Swedia
6 dari 7 halaman
Komparasi Skuat

- Rata-rata umur skuat: 27 tahun
- Pemain termuda: Bruma (19 tahun)
- Pemain tertua: Ricardo Costa (32 tahun)
- Pemain di bawah 21 tahun: 2
Swedia
- Rata-rata umur skuat: 28,5 tahun
- Pemain termuda: Alexander Kacaniklic (22 tahun)
- Pemain tertua: Anders Svensson (37 tahun)
- Pemain di bawah 21 tahun: 0
7 dari 7 halaman
Prediksi

Bolanet memprediksi laga ini akan berakhir imbang, bagaimana menurut Bolaneters?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Preview: Swedia vs Portugal, Asa Terakhir Zlatan
Piala Dunia 18 November 2013, 17:46
-
Preview: Indonesia vs Irak, Hindari Juru Kunci
Tim Nasional 18 November 2013, 16:10
-
Preview: Prancis vs Ukraina, Berat Untuk Les Bleus
Piala Dunia 18 November 2013, 15:50
-
Preview: Belanda vs Kolombia, Duel Tim Tangguh
Piala Dunia 18 November 2013, 15:30
-
Preview: Argentina vs Bosnia-Herzegovina, No Messi
Piala Dunia 18 November 2013, 15:20
LATEST UPDATE
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Italia 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:36
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR