Ranieri Siap Turun Gunung dan Latih Timnas Italia: Kalau Negara Memanggil, Jawabannya Harus Ya!

Ranieri Siap Turun Gunung dan Latih Timnas Italia: Kalau Negara Memanggil, Jawabannya Harus Ya!
Claudio Ranieri ketika masih melatih AS Roma di laga melawan Inter Milan, 27 April 2025 silam. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Kabar mengejutkan datang untuk Timnas Italia setelah Claudio Ranieri membuka peluang membantu Gli Azzurri di masa depan. Mantan pelatih Leicester City itu mengaku siap menerima panggilan federasi demi membantu Italia bangkit dari periode sulit.

Italia sedang berada dalam tekanan setelah gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Dalam situasi tersebut, Ranieri dianggap sebagai figur berpengalaman yang mampu membawa stabilitas dan membangun kembali kepercayaan diri tim nasional.

Sebelumnya, pelatih berusia 74 tahun itu sempat menolak tawaran karena masih terikat pekerjaan di AS Roma. Kini, setelah tidak lagi memiliki kontrak dengan klub mana pun, Ranieri mengaku lebih terbuka untuk menerima tugas baru.

Ia menegaskan bahwa kepentingan negara berada di atas segalanya. Karena itu, peluang bergabung dengan Timnas Italia kini tidak lagi ia tutup.

1 dari 3 halaman

Alasan Ranieri Siap Terima Mandat Gli Azzurri

Claudio Ranieri menjelaskan bahwa situasinya saat ini sangat berbeda dibanding beberapa bulan lalu. Ia kini memiliki waktu penuh dan tidak lagi terikat tanggung jawab profesional lain.

Menurut Ranieri, kesempatan membantu Italia adalah kehormatan besar bagi siapa pun. Karena itu, ia tidak ingin menolak kemungkinan kembali bekerja untuk sepak bola negaranya.

"Dulu saya berkata tidak kepada Italia karena saya sudah memiliki pekerjaan di Roma dan tidak bisa melakukan dua pekerjaan sekaligus," ujar Ranieri kepada Sky Sport Italia.

"Pada titik waktu ini, saya bebas, jadi jika ada yang menelepon, mengapa tidak? Jangan pernah katakan tidak pernah," tegas pelatih yang membawa Leicester juara tersebut.

2 dari 3 halaman

Antara Kursi Pelatih atau Jabatan Direktur

Spekulasi mulai muncul mengenai posisi yang cocok bagi Ranieri jika bergabung dengan Timnas Italia. Namun, ia menegaskan tidak terlalu memikirkan jabatan spesifik yang akan diberikan.

Ranieri mengatakan fokus utamanya hanyalah membantu kebangkitan Gli Azzurri. Baik sebagai pelatih maupun direktur, ia siap berkontribusi sesuai kebutuhan federasi.

"Saya tidak tahu, ketika Anda dipanggil oleh negara Anda, Anda katakan ya dan selesai sudah," tutur Ranieri mengenai kesiapannya membantu Italia.

Pernyataan itu memperlihatkan keseriusan Ranieri untuk kembali terlibat di level tertinggi sepak bola Italia. Kini keputusan berada di tangan federasi untuk menentukan langkah berikutnya.

3 dari 3 halaman

Komentar Ranieri Soal Nasib Leicester City dan Enzo Maresca

Di luar isu Timnas Italia, Ranieri juga menyinggung kondisi Leicester City yang terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris. Ia mengaku sedih melihat klub yang pernah dibawanya juara Premier League mengalami penurunan drastis.

Ranieri dijadwalkan kembali ke Leicester dalam waktu dekat untuk menghadiri perayaan 10 tahun gelar bersejarah musim 2015/2016. Ia berharap klub tersebut bisa segera bangkit dan menemukan kembali identitas mereka.

"Sayang sekali mereka turun ke kasta ketiga. Saya akan segera pergi ke Leicester untuk perayaan 10 tahun gelar Premier League," ungkap Ranieri.

Ia juga memberikan dukungan kepada Enzo Maresca yang dianggap sebagai salah satu pelatih muda terbaik Italia saat ini. Ranieri berharap Maresca bisa terus berkembang dan bertahan di sepak bola Inggris.

"Maresca adalah salah satu pelatih muda paling menjanjikan yang kita miliki dan saya berharap dia akan tetap di Inggris," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL