Dalam laga tersebut, Italia yang harus meraih kemenangan, bermain lebih terbuka ketimbang dua laga sebelumnya. Alhasil, skuad asuhan Marcello Lippi ini sukses membuat dua peluang emas di awal babak pertama. Sebuah tendangan jarak jauh Antonio di Natale hanya melambung tipis di atas mistar gawang Slovakia yang dikawal Jan Mucha. Beberapa saat kemudian, sebuah tendangan kaki kiri Vincenzo Iaquinta juga masih gagal menemui sasaran.
Slovakia nampaknya tak gentar dengan nama besar Italia. Terbukti, mereka juga meladeni permainan terbuka sang juara bertahan tersebut dengan permainan menyerang yang dikomando Marek Hamsik.
Di menit ke-25, gawang Italia harus kebobolan. Sebuah kecerobohan Daniele De Rossi membuat bola mampu dicuri oleh Juraj Kucka. Bola kemudian dioper pada Robert Vittek yang langsung melepaskan tembakan mendatar yang keras, tanpa bisa diselamatkan oleh Federico Marchetti.
Unggul satu gol, kepercayaan diri Slovakia meningkat. Bukan hanya mengandalkan serangan balik, anak asuh Vladimir Weiss ini mencoba mengambil alih inisiatif serangan. Alhasil, beberapa saat kemudian, Zdenek Srba mampu memaksa Marchetti untuk melakukan sebuah penyelamatan spektakuler melalui tendangan jarak jauhnya.
Di babak kedua, Italia mampu tampil lebih baik. Di menit ke-55, Azzurri nyaris membobol gawang Slovakia. Sayangnya, tendangan Di Natale, memanfaatkan umpan Christian Maggio masih gagal menemui sasaran.
Semenit kemudian, Lippi memasukkan Andrea Pirlo menggantikan Riccardo Montolivo. Masuknya Pirlo ini, membuat permainan sang juara bertahan makin rancak. Alhasil, beberapa saat kemudian, Di Natale kembali nyaris membobol gawang Jan Mucha.
Italia, nyaris saja menyamakan kedudukan. Sayangnya, tendangan Fabio Quagliarella, masih mampu dihalau Martin Skrtel, sebelum melewati garis gawang.
Asyik menyerang, justru Italia harus kembali kebobolan di menit ke-73. Kali ini, Vittek sukses memanfaatkan umpan silang Hamsik untuk kembali menaklukkan Marchetti.
Sembilan menit kemudian, Italia akhirnya mampu membalas. Sebuah tendangan keras Quagliarella masih mampu ditepis Mucha. Namun, bola liar justru mengarah ke Di Natale, yang melepaskan tendangan ke gawang Slovakia.
Slovakia, mampu menambah pundi gol mereka. Kali ini, Kamil Kopunek yang baru saja masuk lapangan mampu memperdayai Marchetti dan mencetak gol ketiga Slovakia. Sementara, di injury time, Italia mencetak gol hiburan melalui tendangan chip Quagliarella. Sayangnya, gol ini tidak mampu meloloskan sang juara bertahan. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Voli 15 Juli 2026, 13:29
-
Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
Piala Dunia 15 Juli 2026, 10:22
-
Rating Pemain Spanyol saat Kalahkan Prancis: Dominan di Semua Lini
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:46
-
Andai Finalnya Spanyol vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:18
-
Andai Finalnya Spanyol vs Inggris
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR