
Bola.net - Spanyol kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia. Keberhasilan La Roja melaju ke final Piala Dunia 2026 bukan lahir dari proses instan, melainkan hasil dari proyek pembinaan yang telah dirancang lebih dari satu dekade.
Di bawah arahan Luis de la Fuente, Spanyol tampil dengan identitas permainan yang matang dan kolektivitas yang sulit ditandingi. Keberhasilan menembus partai puncak memperlihatkan bahwa regenerasi pemain yang dilakukan federasi berjalan sesuai rencana.
Spanyol memastikan tiket ke final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada babak semifinal. Hasil itu sekaligus mengantarkan mereka selangkah lagi menuju gelar juara dunia setelah sebelumnya menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen.
Jika ditarik ke belakang, fondasi kesuksesan tersebut mulai dibangun sejak Kejuaraan Eropa U-19 tahun 2015. Turnamen itulah yang menjadi titik awal lahirnya generasi emas Spanyol yang kini mendominasi panggung sepak bola internasional.
Luis de la Fuente Memanen Hasil Proyek Regenerasi Selama Satu Dekade

Kesuksesan Spanyol di Piala Dunia 2026 tidak bisa dilepaskan dari peran Luis de la Fuente. Pelatih berusia 65 tahun itu merupakan sosok yang telah mengenal sebagian besar pemain inti La Roja sejak mereka masih membela tim kelompok umur.
Pada Euro U-19 2015, De la Fuente membawa Spanyol menjuarai turnamen setelah mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal dan menundukkan Rusia 2-0 pada partai final. Turnamen tersebut menjadi awal terbentuknya fondasi tim nasional Spanyol saat ini.
Tiga pemain yang menjadi bagian dari skuad juara tersebut masih menjadi tulang punggung La Roja di Piala Dunia 2026. Mereka adalah kiper Unai Simon, gelandang Mikel Merino, dan Rodri yang kini menjabat sebagai kapten tim.
Proses regenerasi itu berlanjut pada Euro U-21 2019 ketika De la Fuente kembali membawa Spanyol menjadi juara. Selain Simon, Merino, dan Rodri, skuad tersebut juga diperkuat Fabian Ruiz, Dani Olmo, serta Mikel Oyarzabal yang kini menjadi pemain penting dalam perjalanan Spanyol menuju final Piala Dunia 2026.
Kebersamaan Jadi DNA yang Membawa La Roja ke Final

Keberhasilan mempertahankan inti pemain selama bertahun-tahun membuat Spanyol memiliki chemistry yang sulit ditandingi negara lain. Para pemain memahami filosofi permainan De la Fuente karena telah bekerja bersama sejak level usia muda.
Kolektivitas itu terlihat jelas dalam perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026. Permainan mereka tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga koordinasi antarlini yang terbentuk dari pengalaman panjang bermain bersama.
"De La Fuente memulai perjalanan ini 10 tahun lalu bersama Oyarzabal, Dani Olmo, Rodri, dan Simon," kata pandit sepak bola Spanyol, Guillem Balague, pada BBC Sport.
"Mereka memenangkan Kejuaraan Eropa U-19 dan U-21, saling mengenal, membentuk sebuah keluarga, dan perasaan bahwa mereka lebih baik bersama daripada secara individu sudah tertanam dalam DNA mereka," kata Balague.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- Kolom Opini: Inggris vs Argentina, Terkadang Licik Diperlukan untuk Menang
- Perjalanan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Tinggal Selangkah Mengulang Sejarah Indah
- Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
- Rating Pemain Prancis saat Dikalahkan Spanyol dan Gagal ke Final: Tak Berdaya!
- Rating Pemain Spanyol saat Kalahkan Prancis: Dominan di Semua Lini
- Andai Finalnya Spanyol vs Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
Piala Dunia 15 Juli 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR