Empat gol Panzer dicetak Miroslav Klose, Lukas Podolski, dan ditambah dua gol Thomas Muller. Sementara, gol semata wayang Inggris dicetak oleh Matthew Upson.
Dalam laga tersebut, Inggris yang bernafsu ingin menang mengambil inisiatif untuk melakukan penyerangan. Sayang, usaha The Three Lions ini kerap kandas sebelum mencapai kotak penalti Jerman.
Sementara itu, Jerman, yang mengandalkan serangan balik kilat, sukses membuat lini belakang Inggris kocar-kacir. Tercatat beberapa kali, trio Klose, Podolski, dan Muller memporak-porandakan benteng pertahanan Inggris yang dikomandani John Terry.
Pada menit ke-20, petaka menghampiri Inggris. Sebuah umpan panjang dari kiper Jerman, Manuel Neuer melambung melewati Terry. Klose yang mengejar bola itu mampu lolos dari hadangan Upson. Tanpa banyak kesulitan dia melepas tendangan kaki kanannya untuk menaklukkan kiper Inggris, David James.
Di menit ke-37, James kembali harus memungut bola dari gawangnya. Berawal dari sebuah umpan Klose, Mueller mampu melakukan tusukan ke dalam kotak penalti Inggris dan melepas assist pada Podolski yang langsung membobol gawang James.
Beberapa saat kemudian, Inggris nyaris membalas Jerman. Namun, sebuah gerak reflek yang sangat mengagumkan dari Neuer mampu menepis bola hasil tendangan Frank Lampard yang menyambut umpan silang James Milner.
Namun, menit ke-37, gawang Neuer akhirnya bobol. Upson membayar kesalahannya dengan mencetak gol melalui sundulan, memanfaatkan umpan Steven Gerrard.
Beberapa saat sebelum turun minum, Inggris mampu menyamakan kedudukan. Sebuah tendangan keras Lampard yang memantul mistar gawang memantul di dalam gawang Neuer dan keluar. Wasit Jorge Larrionda memutuskan bahwa gol itu tidak sah. Padahal, dalam tayangan ulang, terlihat dengan jelas bahwa bola telah melewati garis sebelum kembali memantul keluar.

Gol Frank Lampard yang tidak disahkan wasit (c)AFP
Di menit ke-52, Lampard kembali membuat Inggris nyaris menyamakan kedudukan. Namun, kali ini tendangan kerasnya hanya membentur mistar gawang Neuer.
Jerman, yang sedikit menurunkan tempo permainan justru mampu menambah pundi-pundi gol mereka di menit ke-67. Bastian Schweinsteiger sukses melakukan serangan balik yang cepat dan menusuk dari sayap kiri. Kemudian, gelandang Bayern Munich ini mengirim umpan pada Muller, yang tanpa kesulitan membobol gawang James.
Tiga menit kemudian, melalui skenario yang nyaris sama, Muller kembali membobol gawang James. Kali ini, dia memanfaatkan umpan Mesut Ozil, yang sukses memenangkan adu sprint melawan Gareth Barry.
Kedudukan 4-1 ini tetap bertahan hingga pertandingan usai. Alhasil, Inggris harus menangis dan mengepak koper mereka lalu pulang kampung. Sementara itu, Jerman yang lolos ke Babak Perempat Final bakal menghadapi pemenang laga Argentina versus Meksiko, dini hari nanti. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Inter Milan vs Torino: Dua Assist Dimarco Belum Cukup
Liga Italia 27 April 2026, 03:24
-
Sedang Berlangsung, Live Streaming Milan vs Juventus
Liga Italia 27 April 2026, 01:45
-
Man of the Match Torino vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 27 April 2026, 01:08
-
Hasil Torino vs Inter: Sempat Unggul Dua Gol, Nerazzurri Dipaksa Imbang 2-2
Liga Italia 27 April 2026, 01:05
-
Jadwal Final FA Cup 2026: Chelsea vs Man City, Duel Sarat Tekanan di Wembley
Liga Inggris 27 April 2026, 00:38
-
Live Streaming Milan vs Juventus
Liga Italia 27 April 2026, 00:00
-
Jadwal Final Piala FA 2025/2026: Man City vs Chelsea
Liga Inggris 26 April 2026, 23:19
-
Hasil Chelsea vs Leeds: The Blues ke Final, Tantang Man City!
Liga Inggris 26 April 2026, 23:04
-
Tempat Menonton Milan vs Juventus: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 26 April 2026, 22:00
-
Diamnya Inter Milan yang Kini Terseret Skandal Wasit Serie A Gianluca Rocchi
Liga Italia 26 April 2026, 21:52
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46





















KOMENTAR