Bermain di depan jutaan pendukungnya yang memadati stadion, Afrika Selatan bermain gugup menghadapi tekanan para pemain Meksiko yang memainkan pressure ketat dan tempo cepat. Beberapa kali penyerang muda El Tri, Carlos Vela dan Giovani dos Santos mampu mengeksploitasi pertahanan Bafana Bafana.
Dos Santos bahkan memiliki peluang emas di awal babak pertama ketika tendangannya menerima crossing Paul Aguillar masih bisa diblok kapten Afrika Selatan, Aaron Mokoena.
Meksiko terus menekan tim tuan rumah namun setiap peluang yang mereka peroleh belum bisa dimaksimalkan para pemain di lini depan. Peluang terbaik Meksiko didapat oleh Guillermo Franco yang menerima umpan lambung Vela di dalam kotak penalti namun tendangannya masih bisa dibendung kiper Itumeleng Khune.
Vela kemudian berhasil membobol gawang Khune di menit 37 menyusul kemelut usai tendangan sudut Meksiko, namun golnya dibatalkan wasit karena ia dianggap sudah berdiri offside.
Tuan rumah kemudian keluar dari tekanan di babak kedua. Mereka berhasil menghindari tekanan par pemain Meksiko dengan memainkan umpan daerah dan bola-bola lambung yang sulit diantisipasi para penggawa El Tri.
Hasilnya mereka segera unggul cepat di awal babak kedua tepatnya di menit 55. Melalui kerja sama yang apik di lini tengah, Siphiwe Tshabalala lepas dan menusuk ke kotak penalti sebelum melepas tendangan keras kaki kiri yang mengirim bola menembus sudut atas di tiang jauh gawang Oscar Perez.

Gol Afrika Selatan oleh Siphiwe Tshabalala (c)AFP
Gol tersebut rupanya membuat mental para pemain Meksiko runtuh dan mereka bermain tak lagi disiplin seperti babak pertama. Lini tengah mereka tak lagi dominan, bahkan para pemain mereka sering melakukan kesalahan passing.
Namun mereka masih melakukan serangan berbahaya ke jantung pertahanan Afrika Selatan terutama di menit 60 ketika tendangannya menerpa sudut atas mistar gawang Khune. Meksiko terus berupaya membongkar pertahanan tuan rumah, namun permainan disiplin Afrika Selatan mampu mementahkan peluang Meksiko dan umpan-umpan lambung serta serangan balik cepat yang mereka peragakan mampu merepotkan lini belakang lawan.
Teko Modise mempunyai peluang untuk menambah keunggulan tuan rumah di menit 70 ketika ia menerima bola umpan jauh dan mendahului dua pemain belakang Meksiko, namun terlambat untuk mengeksekusi bola sehingga bisa dihentikan Oscar Perez.
Kapten Rafael Marquez akhirnya menyelamatkan Meksiko dari kekalahan lewat golnya di menit 79 ketika ia berdiri tanpa kawalan di tiang jauh dan menerima umpan silang Andres Guardado sebelum menaklukkan Khune dengan tembakan akurat dari dalam kotak penalti.
Kedua kubu kemudian bermain penuh semangat untuk meraih kemenangan di sisa waktu pertandingan, namun Afrika Selatan yang mendapat peluang terbaik di menit akhir ketika Katlego Mphela berhasil menaklukkan Francisco Rodriguez di lini belakang Neksiko, namun tendangannya masih membentur tiang bawah gawang Oscar Perez.
Peluang tersebut sekaligus menutup jalannya pertandingan dan kedua kubu harus puas berbagi poin 1. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Fenerbahce vs Liverpool 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 12:15
-
I.League Cup: Pelatih Arema FC Waspadai 2 Pemain RANS Nusantara
Bola Indonesia 3 November 2026, 12:14
-
Arsenal Kepincut Bintang Muda Bournemouth Ini, Coba Dibajak di Januari 2027
Liga Inggris 3 November 2026, 11:25
-
Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Jean-Philippe Mateta ke MU
Liga Inggris 3 November 2026, 10:29
-
Alejandro Balde Dikritik, Hansi Flick Pasang Badan
Liga Champions 3 November 2026, 10:00
-
Jadwal Lengkap I.League Cup 2026/2027, 3-4 November 2026
Bola Indonesia 3 November 2026, 09:37
-
Kalahkan AS Roma, Peruntungan Manchester United Diyakini Bakal Berbalik
Liga Champions 3 November 2026, 09:00
-
Jamu AS Roma, Manchester United Usung Misi Kebangkitan!
Liga Champions 3 November 2026, 08:40
-
Jamu Inter Milan, Feyenoord Usung Misi Balas Dendam
Liga Champions 3 November 2026, 08:20
-
AS Roma Enggan Sepelekan Manchester United yang Lagi Babak Belur!
Liga Champions 3 November 2026, 07:40
-
Jamu Aston Villa, Barcelona akan Kembali Andalkan Raphinha
Liga Champions 3 November 2026, 07:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR