Brasil memberondong gawang Charles Itandje melalui Fred, Fernandinho dan brace dari Neymar. Sementara itu Kamerun hanya bisa membalas melalui sontekan Joel Matip.
Laga langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak wasit meniupkan peluit tanda dimulainya laga. Dan seperti yang bisa diduga, Brasil langsung mengambil inisiatif untuk menyerang.
Hasilnya langsung terlihat di menit ke-3. Serangan Selecao dari sisi sayap kiri pertahanan Kamerun membuat Luiz Gustavo bisa merangsek maju hingga ke kotak penalti dan menyambut umpan dari Hulk. Namun, bola masih bisa dihalau barisan belakang The Indomitable Lions.
Satu hal positif dari Kamerun di laga ini adalah mereka ternyata tampil lebih baik ketimbang saat dibantai Kroasia di matchday 2 lalu. Kamerun bermain lebih berani dan lebih solid, terutama di lini tengahnya.
Akan tetapi, serangan Brasil tak bisa mereka bendung di menit ke-17. Luiz Gustavo berhasil mencuri bola di tengah lapangan dan menyisir sisi sayap kanan Kamerun. Ia langsung memberikan umpan crossing mendatang yang langsung disambut Neymar dengan sepakan kaki kanannya. Brasil pun unggul 1-0.
Kamerun langsung bereaksi terhadap gol tersebut. Mereka mulai bisa menekan pertahanan Samba sedikit demi sedikit. Hasilnya, di menit ke-26 mereka bisa menyamakan kedudukan. Aksi Allan Nyom di sisi kanan pertahanan Brasil tak bisa dibendung oleh Dani Alves. Dengan mudah Nyom memberikan umpan pada Joel Matip yang berdiri bebas tepat di depan gawang Selecao. Skor menjadi 1-1.
Hasil imbang tak berlangsung lama, di menit ke-34 skor kembali berubah. Kali ini Brasil kembali sukses membobol gawang Itandje. Pelakunya siapa lagi jika bukan Neymar. Mendapat umpan dari Marcelo, pemain berusia 21 tahun tersebut kemudian melepas sepakan keras dari luar kotak penalti yang mengecoh Itandje. Skor menjadi 2-1.
Kedua tim saling jual beli serangan usai gol tersebut. Akan tetapi, tak ada lagi gol yang tercipta hingga jeda babak pertama.
Babak kedua dimulai dengan serangan seporadis yang dilancarkan Brasil. Baru berjalan tiga menit, Selecao sudah mengancam melalui sepakan keras Fred dari luar kotak penalti. Itandje pun dipaksa melakukan penyelamatan gemilang.
Setelah berkali-kali menerima tekanan, gawang Kamerun akhirnya kembali jebol di menit ke-49. Kali ini Fred akhirnya bisa mengoyak gawang Itandje berkat assist dari David Luiz. 3-1 Brasil menjauh.
Setelah terjadinya gol tersebut, tempo laga berjalan sedikit melambat. Alhasil, laga pun berjalan minim peluang.
Brasil akhirnya menegaskan keunggulan mereka atas Kamerun pada menit ke-84. Fernandinho sukses membobol gawang Itandje setelah mendapat umpan apik dari Oscar. Skor berubah menjadi 4-1 bagi skuat Samba.
Gol Fernandinho itu pun menjadi penutup laga tersebut. Skor 4-1 bagi keunggulan Brasil tetap bertahan hingga wasit mengakhiri babak kedua.
Dengan hasil tersebut, Brasil kini memuncaki klasemen grup A dengan poin 7. Meksiko sejatinya memiliki poin yang sama, namun mereka harus duduk di peringkat kedua karena kalah selisih gol. Di babak 16 besar nanti, Samba akan bersua dengan Chile sementara El Tri bakal bersua dengan Belanda.
Susunan Pemain:
Brasil: Julio Cesar; Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, Marcelo; Luiz Gustavo, Paulinho (Fernandinho); Hulk (Ramires), Oscar, Neymar (Willian); Fred.
Kamerun: Itandje; Nyom, N'Koulou, Matip, Bedimo; M'Bia, N'Guemo, Enoh; Choupo-Moting (II Makoun), Aboubakar (Webo), Moukandjo (Salli). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Neymar Antarkan Brasil Gilas Kamerun
Piala Dunia 24 Juni 2014, 05:04
-
Review: Tekuk Kroasia, Meksiko Tantang Belanda
Piala Dunia 24 Juni 2014, 04:56
-
Review: Libas Chile, Belanda Puncaki Grup B
Piala Dunia 24 Juni 2014, 00:56
-
Review: Portugal Tahan Imbang Amerika 2-2
Piala Dunia 23 Juni 2014, 07:06
-
Review: Origi Pimpin Belgia Maju ke 16 Besar
Piala Dunia 23 Juni 2014, 01:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR