Neymar yang menjadi man of the match pada pertandingan tersebut mencetak satu gol dan satu assist kepada Jo, yang menambah keunggulan atas El Tri. Kemenangan ini membuat Julio Cesar dkk lolos otomatis ke babak semifinal.
Suasana di depan Estadio Castelao diwarnai aksi protes dampak negatif penyelenggaraan Piala Konfederasi dan juga Piala Dunia bagi penduduk Brasil. Kabarnya 30 ribu pendemo berada di sekitar venue pertandingan Brasil kontra Meksiko. Meskipun begitu, aksi tersebut tak membuat jalannya pertandingan tertunda.
Sebelum laga dimulai, animo suporter yang memadati stadion membuat tensi laga semakin meningkat. Chants demi chants terus terdengar sebelum wasit Howard Webb meniup peluit jalannya babak pertama.
Seketika pertandingan dimulai, tim tuan rumah langsung menekan El Tri -julukan Meksiko- dengan permainan cepat serta umpan pendek yang akurat. Cukup atraktif.
Pada menit keempat, Marcelo hampir saja mengubah kedudukan, namun free-kick mendatarnya berhasil di antisipasi oleh Corona. Semenit setelahnya, gol Oscar harus dianulir wasit karena ia berada di posisi offside.
Serangan bertubi-tubi Tim Samba akhirnya membuahkan gol. Punggawa anyar Barcelona FC; Neymar kembali mencetak gol indah lewat tendangan voli di dalam kotak penalti Meksiko. 1-0, Brasil sementara memimpin. Itu adalah gol Neymar ke-13 dalam 15 laga bagi Selecao.
Meksiko bukannya tanpa perlawanan, beberapa kali mereka kerap menyulitkan Brasil setelah terciptanya gol Neymar. Hiram Nier dan Carlos Salcido menjadi pemain berbahaya bagi El Tri di lima belas menit pertama.
Hingga menit ke 35', skor masih tidak berubah. Kedua tim saling jual-beli serangan. Hanya saja Brasil tetap mendominasi laju pertandingan. Thiago Silva dan David Luiz sempat membuat laga berhenti, setelah keduanya mengalami cedera. Tetapi Silva dan Luiz tetap melanjutkan permainan.
Webb akhirnya meniup peluit berakhirnya babak pertama. Brasil yang terus menekan Meksiko belum sanggup menambah keunggulan mereka. Berbagai peluang tercipta dan terbuang. 1-0 kedudukan sementara.
Babak kedua berjalan, gol Thiago (Silva) dianulir hakim garis; Darren Cann. Berawal dari tendangan bebas Neymar, pemain bertahan PSG itu berada tepat di mana bola akan jatuh, sayang gol yang dicetaknya tidak sah dan diklaim offside.
Neymar menjadi pemain paling vital bagi skema permainan Brasil pada kali ini. Kontribusi umpan matang serta peluang di depan gawang kerap terlihat. Ia seakan ingin menjawab banyaknya kritikan yang tertuju padanya belakangan ini.
Pasukan Jose Manuel de la Torre tetap berusaha menyamakan kedudukan, dan tak ingin menelan kekalahan secara beruntun. Javier Hernandez sebenarnya hampir menyamakan kedudukan bagi Meksiko melalui skema serangan balik. Sayangnya, umpan silang mendatar Giovani dos Santos diantisipasi dengan baik oleh (David) Luiz.
Hingga menit ke 85', kedudukan tetap belum berubah. Kedua tim sama-sama kesulitan dalam urusan mencetak gol. Tempo pertandingan berjalan ketat dan cepat.
Namun, di penghujung pertandingan Neymar yang berhasil melewati dua pemain bertahan Meksiko dengan skil individu briliannya, memberikan bola kepada Jo yang bebas tanpa kawalan dan memaksa El Tri harus kebobolan untuk kedua kalinya. 2-0. Tak berselang lama Howard Webb meniup peluit berakhirnya pertandingan.
Dengan hasil ini, Tim Samba sudah dipastikan lolos ke babak semifinal Piala Konfederasi. Setelah meraih dua kemenangan beruntun.
Line-up Brasil: Julio Cesar (Gk); Dani Alves (Kartu kuning 76'), Thiago Silva (Kartu kuning 43'), Luiz, Marcelo; Gustavo, Paulinho; Hulk (Lucas Moura 78'), Oscar (Hernanes 62'), Neymar; Fred (Jo 82').
Line-up Meksiko: Corona (Gk); Rodriguez (Kartu kuning 90'), Salcido, Moreno, Torres (Barrera 70'), Mier; Flores (Herrera 58'), Torrado (Jimenez 88'), Guardado (Kartu kuning 21'), Giovani; Hernandez.
Statistik Brasil - Meksiko:
Shots: 6 - 5
Shots on goal: 3 - 1
Penguasaan bola: 45% - 55%
Pelanggaran: 6 - 4
Corner: 1 - 1
Offside: 2 - 4
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Selain di Lapangan, Neymar Juga Juara di Jejaring Sosial'
Bolatainment 20 Juni 2013, 17:20
-
Neymar Buka Suara Soal Protes Kejuaraan FIFA di Brasil
Piala Dunia 20 Juni 2013, 15:15
-
Neymar Diminta Barca Naikkan Berat Badan
Liga Spanyol 20 Juni 2013, 14:01
-
Neymar Akan Lawan Messi 2 Juli Mendatang
Bolatainment 20 Juni 2013, 13:23
-
Scolari Beber Kunci Brasil Kalahkan Meksiko
Piala Dunia 20 Juni 2013, 13:13
LATEST UPDATE
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
-
Satu Sentuhan Darren Fletcher, Kesalahan Fatal Amorim di MU Langsung Terbongkar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:16
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Genoa: Allegri Turunkan Kekuatan Terbaik?
Liga Italia 8 Januari 2026, 17:12
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Arsenal vs Liverpool: Saka Kembali Starter, Ini Prediksi Line-up The Gunners
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:57
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR