Sejatinya, sejak laga dimulai, Jerman, yang lebih diunggulkan, langsung mengurung pertahanan Serbia. Namun, berkat ketangguhan barisan pertahanan Serbia, juga tumpulnya penyerang Jerman, seluruh peluang mereka menjadi sia-sia. Gawang Vladimir Stojkovic tetap aman dari kebobolan.
Frustasi dengan banyaknya peluang yang terbuang, pemain Jerman mulai memperagakan permainan keras. Alhasil, hujan kartu terjadi di laga tersebut. Miroslav Klose menjadi pemain pertama yang mendapat kartu di laga tersebut pada menit ke-12.
25 menit kemudian, akibat pelanggarannya pada kapten tim Serbia, Dejan Stankovic, Klose harus mendapat kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan permainan. Dari sinilah petaka bagi Jerman bermula.
Semenit kemudian, sebuah umpan silang dari Milos Krasic sukses disundul oleh Nikola Zigic. Namun, bukannya, ke arah gawang, Zigic justru memberi umpan matang pada Milan Jovanovic yang tak terkawal. Dengan sebuah tendangan semi akrobatis, penyerang berusia 29 tahun ini menaklukkan Manuel Neuer. Gol, 1-0 untuk keunggulan Serbia.
Walau sudah tertinggal satu gol dan kehilangan seorang penggawanya, Jerman tak mau menyerah. Mereka terus berusaha membombardir gawang Stojkovic. Usaha Panzer ini nyaris berhasil. Beberapa saat sebelum pertandingan babak pertama usai, Sami Khedira melepaskan sebuah tendangan keras, yang sayangnya hanya membentur mistar gawang Serbia.
Babak kedua, Jerman langsung melakukan serangan ke arah pertahanan Serbia. Alhasil, Vladimir Stojkovic, yang merumput di Wigan ini, harus jatuh bangun dalam menahan serangan para penggawa Panzer.
Selain hujan serangan, hujan kartu juga tetap terjadi di babak kedua. Wasit Alberto Undiano asal Spanyol masih tetap royal mengobral kartunya. Pertandingan babak kedua baru berlangsung 12 menit, dia sudah mengeluarkan delapan kartu kuning dari kantungnya. Kali ini, pemain yang 'beruntung' adalah Neven Subotic.
Tiga menit kemudian kartu kuning kembali muncul dari kantung Undino. Kali ini, kartu dijatuhkan atas handsball yang dilakukan Nemanja Vidic di kotak penalti. Selain kartu kuning, Serbia juga harus diganjar tendangan penalti. Sayang, Jerman gagal memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyamakan kedudukan. Tendangan Lukas Podolski masih mampu diselamatkan Stojkovic.
Seperempat jam sebelum pertandingan usai, pelatih Jerman, Joachim Loew membuat sebuah perganntian ganda. Mesut Ozil dan Thomas Mueller ditarik dan digantikan oleh Marko Marin dan Cacau. Namun, alih-alih menambah daya dobrak, dua pemain ini juga tidak bisa menjebol tembok pertahanan Serbia. Alhasil, hingga pertandingan usai, Serbia tetap unggul 1-0 dan memupus ambisi Jerman untuk memastikan diri lolos ke babak 16 Besar. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Liga Champions vs Premier League: Benarkah Permainan di UCL Sekarang Lebih Seru?!
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:45
-
Gelandang Timnas Brasil Ini Bakal Gantikan Casemiro di MU?
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:41
-
Jadwal dan Tempat Menonton Drawing Liga Champions Play-Off 2025/2026 Hari Ini
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:37
-
NEKA Resmi Hadir, Strategi AHI Perluas Ritel Kebutuhan Keluarga ke Sub-Urban
Lain Lain 30 Januari 2026, 16:35
-
Pemimpin Sekaligus Panutan, Ini 7 Bos Tim MotoGP yang Ternyata Juga Pernah Jadi Pembalap
Otomotif 30 Januari 2026, 16:33
-
Stok Bek Menipis, Arne Slot Desak Liverpool Segera Angkut Bek Incaran Chelsea Ini
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:21
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:14
-
Prediksi Wolves vs Bournemouth 31 Januari 2026
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:00
-
Kapten Chelsea Ikut Bantah Rumor Cole Palmer Cabut ke MU
Liga Inggris 30 Januari 2026, 15:49
-
MU Ingin Angkut Rafael Leao, AC Milan: Monggo!
Liga Inggris 30 Januari 2026, 15:30
-
Prediksi Brighton vs Everton 31 Januari 2026
Liga Inggris 30 Januari 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30





















KOMENTAR