Bola.net - - Franck Ribery mengaku masih trauma dengan sikap warga , yang sempat menjadikannya kambing hitam atas kegagalan tim nasional.
Ribery merasa bahwa ia menjadi satu-satunya sosok yang menanggung beban tanggung jawab, usai Prancis bermain begitu buruk dan tersingkir dini di Piala Dunia 2010.
Kala itu tim Ayam Jantan juga menunjukkan tingkah memalukan usai para pemain mereka dengan menunjukkan sikap memberontak pada pelatih kepala Raymond Domenech.
Dan hingga kini, Ribery masih menyimpan dendam pada media, yang dianggapnya punya peran besar atas perlakuan yang ia dapatkan.
Franck Ribery
"2010 silam, mereka butuh seseorang untuk disalahkan," jelasnya di Goal International. "Semua orang di Prancis percaya saya adalah masalahnya - bahkan orang tua saya juga."
"Saya tidak bisa melupakan sikap beberapa media Prancis. Itu adalah bekas luka yang terus bertahan dalam diri saya, terlalu menyakitkan."
Kontrak Ribery di Bayern Munchen akan habis di akhir musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gara-gara Aubameyang, Klub Tiongkok Ini Siap Ambil Langkah Hukum
Liga Eropa Lain 9 Januari 2018, 17:06
-
Thorgan Hazard Tak Kaget Kembali Dilirik Chelsea
Liga Inggris 9 Januari 2018, 15:40
-
Goretzka Didesak Segera Ambil Keputusan di Schalke
Liga Eropa Lain 9 Januari 2018, 12:40
-
Ribery Masih Kesal Dijadikan Kambing Hitam di Prancis
Piala Dunia 9 Januari 2018, 08:20
-
Bintang Bayern Tanggapi Positif Minat Klub pada Goretzka
Liga Eropa Lain 9 Januari 2018, 07:40
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR