
Bola.net - Alessandro Bastoni menegaskan Inter Milan harus bisa melaju dari fase grup Piala Dunia Antarklub FIFA sebagai target minimal. Pernyataan ini disampaikan bek tengah Italia itu setelah melewati musim yang ia sebut sangat melelahkan secara fisik dan mental.
Inter Milan baru saja meraih kemenangan pertama mereka sejak akhir Serie A dengan mengalahkan Urawa Red Diamonds 2-1. Kemenangan dramatis ini didapat berkat gol Lautaro Martinez dan Valentin Carboni di menit-menit akhir.
Bastoni sendiri mendapat istirahat dengan hanya menjadi pemain cadangan melawan Urawa. Namun, ia tetap memberikan kontribusi penting setelah masuk di babak kedua untuk membantu tim meraih kemenangan.
Dengan semangat baru di bawah pelatih baru, Bastoni dan rekan-rekan memiliki target jelas di turnamen bergengsi ini. Bagaimana kesiapan mereka menghadapi tantangan selanjutnya?
Target Minimal: Lolos dari Fase Grup
Bastoni menekankan bahwa Inter tidak datang ke Piala Dunia Antarklub hanya sebagai peserta. Setelah musim melelahkan tanpa gelar, tim asal Milano itu memiliki target minimal untuk melaju dari fase grup.
Inter sebelumnya hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Monterrey dan kekalahan 5-0 dari PSG di final Liga Champions. Kemenangan atas Urawa menjadi angin segar untuk memulai perjalanan di turnamen ini.
"Kami tidak ke sini untuk liburan. Target minimal adalah lolos dari fase grup," tegas Bastoni kepada Inter TV.
"Kami telah melalui momen-momen sulit, secara pribadi ini tidak mudah. Ada beberapa kemunduran antara final dan tim nasional, dan penting untuk pulih," tambahnya.
Refleksi Musim Melelahkan
Bastoni menggambarkan musim 2024/25 sebagai periode yang sangat melelahkan bagi dirinya dan tim. Inter yang sempat berpeluang meraih treble di April, akhirnya harus puas tanpa gelar sama sekali.
Meski begitu, pemain berusia 25 tahun itu tetap bangga dengan semangat tim yang tak pernah padam. Kemenangan atas Urawa menjadi bukti karakter kuat yang dimiliki skuad Nerazzurri.
"Saya pikir ini musim yang sangat melelahkan. Kami tidak ke sini hanya untuk berpartisipasi. Kami ingin memberikan yang terbaik," ujar Bastoni.
"Kami bekerja begitu keras, tapi tim lain memiliki keunggulan. Penting untuk menang karena kami perlu kembali ke kebiasaan menang," lanjutnya.
Reaksi Positif Atas Kemenangan
Bastoni mengaku gol yang kemasukan dari Urawa memang tidak terduga. Namun, ia memuji reaksi tim yang mampu bangkit dan menunjukkan karakter juara di sisa pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Bastoni yakin Inter akan lebih bebas dan percaya diri dalam pertandingan selanjutnya. Semangat kompak yang ditunjukkan menjadi modal penting untuk melanjutkan perjalanan di turnamen.
"Gol yang tidak terduga saat kami kebobolan, tapi kami baik dalam meresponsnya," kata Bastoni tentang pertandingan melawan Urawa.
"Kami kurang beruntung di beberapa fase permainan, tapi kami menunjukkan karakter. Sekarang kami akan lebih bebas dan santai," imbuhnya.
Dukungan Penuh untuk Pelatih Baru
Bastoni mengungkapkan kesiapan penuh para pemain mendukung pelatih baru meski waktu persiapan sangat terbatas. Ia memuji pendekatan langsung yang dilakukan pelatih baru dalam mengembalikan kepercayaan diri tim.
Pemain timnas Italia itu juga mengapresiasi kontribusi pelatih baru yang telah membantu tim bangkit dari keterpurukan. Dengan semangat baru, Inter siap memberikan yang terbaik di sisa turnamen.
"Kami pasti siap mendukung pelatih baru. Tidak ada waktu untuk melatih konsep baru sekarang, tapi kami terbuka dengan idenya," jelas Bastoni.
"Dia orang hebat, masuk ke ruang ganti dengan pendekatan langsung dan membantu kami, kami sangat menghargainya," tutup Bastoni.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leganya Lautaro Martinez Usai Inter Milan Akhirnya Menang
Piala Dunia 23 Juni 2025, 10:19
-
Sebenarnya Apa Target Inter Milan di Piala Dunia Antarklub 2025?
Piala Dunia 23 Juni 2025, 10:00
LATEST UPDATE
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR