
Bola.net - Spanyol vs Argentina bukan sekadar pertandingan penutup Piala Dunia 2026. Laga di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB juga menghadirkan momen yang hanya hadir sekali dalam empat tahun.
Setiap final Piala Dunia selalu memiliki bobot sejarah yang sulit ditandingi. Para pemain yang turun ke lapangan bukan hanya mengejar trofi, melainkan juga kesempatan mengabadikan nama dalam perjalanan sepak bola dunia.
Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni akhirnya mengumumkan susunan pemain terbaik mereka. Kedua pelatih memilih mempertahankan fondasi tim yang telah mengantar mereka melaju hingga partai puncak.
Pilihan tersebut tidak mengejutkan karena konsistensi menjadi kunci perjalanan kedua tim sepanjang turnamen. Namun, ada satu nama yang kembali mencuri perhatian karena berhasil menorehkan catatan bersejarah sebelum peluit pertama dibunyikan.
Spanyol Pertahankan Formula Terbaik

Luis de la Fuente tetap mempercayai susunan pemain yang tampil meyakinkan saat menyingkirkan Prancis di semifinal. Formasi 4-2-3-1 kembali menjadi pilihan untuk menghadapi Argentina.
Lamine Yamal, yang sempat memulai turnamen dari bangku cadangan karena proses pemulihan kondisi, kini kembali menjadi andalan sejak menit pertama. Penampilannya yang terus meningkat membuat tempat di lini serang nyaris tidak tergantikan.
Rodri dan Fabian Ruiz tetap menjadi pengatur permainan di lini tengah. Sementara itu, Dani Olmo serta Alex Baena mendukung Mikel Oyarzabal yang dipercaya sebagai ujung tombak.
Susunan pemain Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.
Messi Samai Rekor Final Piala Dunia

Argentina juga tidak banyak melakukan perubahan dalam susunan pemain utama. Lionel Scaloni mempertahankan kerangka tim yang telah membawa La Albiceleste kembali menembus final.
Lionel Messi kembali menjadi kapten sekaligus pemimpin lini depan bersama Julian Alvarez. Kehadirannya membuat megabintang berusia 39 tahun itu mencatat penampilan pada tiga final Piala Dunia yang berbeda.
Catatan tersebut menyamai rekor legenda Brasil, Cafu, yang tampil di final edisi 1994, 1998, dan 2002. Messi sendiri menjadi kapten Argentina pada seluruh final yang dijalaninya, yakni 2014, 2022, dan kini 2026.
Scaloni sebelumnya menjelaskan bahwa kekuatan Argentina terletak pada kesinambungan skuad. "Kami memiliki fondasi yang kuat. Sekitar 60 hingga 70 persen pemain selalu sama, sehingga saat berkumpul semua keraguan hilang karena mereka sudah saling mengenal dan memahami cara bermain yang kami inginkan," ujar Scaloni.
Susunan pemain Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Nico Gonzalez; Lionel Messi, Julian Alvarez.
Pertemuan Spanyol vs Argentina pun menghadirkan dua tim yang tampil paling konsisten sepanjang Piala Dunia 2026. Kini, hanya satu pertandingan yang akan menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.
Sumber: Sports Illustrated
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
-
Apakah Lionel Messi Akan Tampil di Piala Dunia 2030?
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:52
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
-
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Italia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR