Bola.net - Kroasia mengawali langkah mereka di Piala Dunia 2014 dengan kekecewaan setelah ditumbangkan Brasil dengan skor 1-3. Dalam laga ini, Wasit Yuichi Nishimura mendapatkan sorotan atas keputusan kontroversialnya menghadiahi Selecao tendangan penalti yang mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Keputusan tersebut banyak dipertanyakan karena sentuhan bek Kroasia, Dejan Lovren, kepada Fred dianggap tak cukup layak untuk diganjar penalti. Kapten Kroasia, Darijo Srna secara terbuka mengakui bahwa keberpihakan wasit sudah diduga sejak laga belum digelar. Meski demikian, ia tetap kecewa dengan keputusan penalti tersebut.
"Sungguh sulit untuk tetap berpikir jernih setelah kekalahan seperti ini. Kami sudah mengira bahwa wasit akan berat sebelah, namun tentu tak begini," ungkap Srna seperti dilansir Guardian.
"Anda tahu, mereka selalu berbicara soal fairplay. Bahkan wasit mengadakan pertemuan dengan kapten soal ini. Namun kini kami harus menyiapkan diri menghadapi Kamerun, lima hari lagi tak akan ada yang menanyakan kepada kami soal kekalahan lawan Brasil."
Kroasia akan menghadapi Kamerun dalam laga kedua yang bertempat di Arena Amazonia, Manaus, pada 18 Juni 2014 waktu setempat. (gua/mri)
Keputusan tersebut banyak dipertanyakan karena sentuhan bek Kroasia, Dejan Lovren, kepada Fred dianggap tak cukup layak untuk diganjar penalti. Kapten Kroasia, Darijo Srna secara terbuka mengakui bahwa keberpihakan wasit sudah diduga sejak laga belum digelar. Meski demikian, ia tetap kecewa dengan keputusan penalti tersebut.
"Sungguh sulit untuk tetap berpikir jernih setelah kekalahan seperti ini. Kami sudah mengira bahwa wasit akan berat sebelah, namun tentu tak begini," ungkap Srna seperti dilansir Guardian.
"Anda tahu, mereka selalu berbicara soal fairplay. Bahkan wasit mengadakan pertemuan dengan kapten soal ini. Namun kini kami harus menyiapkan diri menghadapi Kamerun, lima hari lagi tak akan ada yang menanyakan kepada kami soal kekalahan lawan Brasil."
Kroasia akan menghadapi Kamerun dalam laga kedua yang bertempat di Arena Amazonia, Manaus, pada 18 Juni 2014 waktu setempat. (gua/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pembelaan Diri Eto'o Atas Tuduhan Pengkhianatan
Piala Dunia 13 Juni 2014, 23:46
-
Rakitic: Neymar Harusnya Dapat Kartu Merah
Piala Dunia 13 Juni 2014, 22:17
-
Reina: Emosi Costa Bukan Masalah
Piala Dunia 13 Juni 2014, 21:56
-
Komplain Istri Tevez Untuk Argentina
Piala Dunia 13 Juni 2014, 20:49
-
Etoo Dianggap Pengkhianat Kamerun
Piala Dunia 13 Juni 2014, 20:27
LATEST UPDATE
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR