"Semua orang berbicara tentang Prancis dan kegagalannya, sedangkan di posisi kami lebih buruk, ini seperti kuburan," tegas pemain Olympique Marseille itu.
Prancis masih bisa mendulang angka satu poin, tetapi Kamerun tidak memperoleh hasil seri ataupun kemenangan sama sekali. Performa mereka sebenarnya mulai meningkat saat melawan Denmark dan Belanda, namun mereka tetap kalah dan tersingkir. Kamerun merasa malu, sebab inilah Piala Dunia yang pertama kali digelar di Afrika. Mereka juga merasa sebagai tuan rumah dalam perhelatan Piala Dunia kali ini.
Pemain lainnya, Mohammadou Idrissou juga tak henti-hentinya mengutuk staf kepelatihan yang dipimpin Paul Le Guen. "Saya sangat marah dengan pelatih," tegasnya setengah berteriak. "Saya orang Kamerun. Mereka orang-orang yang kami percaya, tapi mereka membohongi kami, mereka kemarin di sini bukan untuk negara kami dan itulah sebabnya kenapa orang itu harus pergi."
Le Guen, yang juga orang Prancis, mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis malam, setelah ia merasa ia gagal untuk mempersatukan tim dan membawa Kamerun ke jenjang prestasi yang lebih baik. (goal/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Waduh, Matheus Cunha Bakal Absen Lawan Brentford?
Liga Inggris 27 April 2026, 16:13
-
Ole Romeny dan Oxford United Degradasi Karena Ikut Piala Presiden 2025?
Liga Inggris 27 April 2026, 16:11
-
Akhir Perjalanan Robert Lewandowski di Barcelona Sudah Terlihat
Liga Spanyol 27 April 2026, 15:31
-
Pelatnas PBVSI Panggil 17 Pemain Voli Putri Indonesia untuk 3 Turnamen Internasional
Voli 27 April 2026, 15:12
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29-30 April 2026
Liga Champions 27 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08




















KOMENTAR