Bola.net - Tahiti baru saja menutup langkah mereka di ajang Piala Konfederasi 2013 dengan kekalahan 0-8 atas Uruguay. Sebagai tim dengan ranking FIFA terendah yang pernah mengikuti major turnamen, Tahiti mengukir juga mengukir rekor selisih terbesar di fase grup dengan kemasukan 24 gol.
Meskipun oleh beberapa pihak keikutsertaan Tahiti dianggap menurunkan kualitas kompetisi, namun tak diragukan lagi bahwa wakil Oceania tersebut telah meraih tempat khusus di hati penonton, khususnya publik Brasil.
"Kami telah meraih 'kemenangan besar' di sini dengan mendapatkan hati masyarakat Brasil," ungkap pelatih Tahiti, Eddy Etaeta.
"Saya rasa, nama kamu bahkan lebih terkenal saat ini di Brasil ketimbang di Tahiti."
Tahiti memang memiliki caranya sendiri yang tergolong unik dan menarik simpati fans. Mulai dari pembagian suvenir kalung tradisional kepada lawan sebelum bertanding, komentar jenaka para pemain di konferensi pers, serta keengganan mereka untuk bermain bertahan walaupun sadar adanya perbedaan kualitas yang sangat mencolok dengan para lawan.
Usai pertandingan lawan Uruguay, Tahiti kembali melakukan satu hal yang membuat mereka makin disayangi oleh publik. Mereka berkeliling lapangan sambil membawa spanduk bertuliskan "Obrigado, Brasil!" yang artinya adalah "Terima Kasih, Brasil!" sebagai perwujudan rasa terima kasih mereka akan sambutan dan dukungan yang mereka terima selama Piala Konfederasi 2013.

(yh/mri)
Meskipun oleh beberapa pihak keikutsertaan Tahiti dianggap menurunkan kualitas kompetisi, namun tak diragukan lagi bahwa wakil Oceania tersebut telah meraih tempat khusus di hati penonton, khususnya publik Brasil.
"Kami telah meraih 'kemenangan besar' di sini dengan mendapatkan hati masyarakat Brasil," ungkap pelatih Tahiti, Eddy Etaeta.
"Saya rasa, nama kamu bahkan lebih terkenal saat ini di Brasil ketimbang di Tahiti."
Tahiti memang memiliki caranya sendiri yang tergolong unik dan menarik simpati fans. Mulai dari pembagian suvenir kalung tradisional kepada lawan sebelum bertanding, komentar jenaka para pemain di konferensi pers, serta keengganan mereka untuk bermain bertahan walaupun sadar adanya perbedaan kualitas yang sangat mencolok dengan para lawan.
Usai pertandingan lawan Uruguay, Tahiti kembali melakukan satu hal yang membuat mereka makin disayangi oleh publik. Mereka berkeliling lapangan sambil membawa spanduk bertuliskan "Obrigado, Brasil!" yang artinya adalah "Terima Kasih, Brasil!" sebagai perwujudan rasa terima kasih mereka akan sambutan dan dukungan yang mereka terima selama Piala Konfederasi 2013.

(yh/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maggio: Wasit Terlalu Melindungi Neymar
Piala Dunia 24 Juni 2013, 20:45
-
Iniesta Tak Takut Balas Dendam Italia
Piala Dunia 24 Juni 2013, 20:15
-
Balotelli Out, Italia Pakai 3-5-2
Piala Dunia 24 Juni 2013, 18:20
-
Tahiti: Kami Meraih 'Kemenangan Besar' di Brasil
Piala Dunia 24 Juni 2013, 17:01
-
Tahiti, dan Rekor Gol Besar di Piala Konfederasi
Editorial 24 Juni 2013, 16:20
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR