Thomas Tuchel Dituding Tinggalkan 'Jejak Kehancuran' di Timnas Inggris

Thomas Tuchel Dituding Tinggalkan 'Jejak Kehancuran' di Timnas Inggris
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel bereaksi di laga melawan Jepang, 1 April 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Thomas Tuchel akan memimpin Inggris dalam turnamen internasional besar pertamanya sejak ditunjuk sebagai pelatih tim nasional. Namun, menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, sorotan terhadap sosok asal Jerman itu justru semakin meningkat.

Meski Inggris tampil meyakinkan selama fase kualifikasi, masih ada pertanyaan mengenai kualitas lawan yang mereka hadapi dalam perjalanan menuju putaran final. Karena itu, banyak pihak menilai ujian sesungguhnya bagi Tuchel baru akan dimulai di panggung Piala Dunia.

Kepercayaan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) terhadap Tuchel juga terlihat jelas setelah mereka memberinya kontrak baru yang melampaui turnamen musim panas ini.

Keputusan tersebut diambil bahkan sebelum Tuchel menjalani satu pun turnamen besar bersama The Three Lions.

1 dari 3 halaman

Troy Deeney Soroti Rekam Jejak Tuchel

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel melihat timnya bermain saat melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel melihat timnya bermain saat melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Mantan striker Watford, Troy Deeney, mengaku mengagumi keberanian Tuchel dalam mengambil keputusan sulit. Pandangan itu tercermin dari sejumlah pilihan skuad yang dibuat sang pelatih, termasuk mencoret beberapa nama besar.

Namun, Deeney juga mempertanyakan keputusan FA yang dianggap terlalu cepat memperpanjang kontrak Tuchel. Menurutnya, pelatih berusia 52 tahun itu sejatinya direkrut dengan target yang sangat jelas.

"Kami memberinya perpanjangan kontrak sebelum melihat apa yang akan dia lakukan. Dia didatangkan dengan kontrak 18 bulan untuk memenangkan Piala Dunia. Itulah tugasnya, membawa tim ini ke final dan memenangkannya," kata Deeney.

Ia menambahkan, "Dia adalah sosok yang tidak takut mengguncang keadaan. Phil Foden dan Cole Palmer, itu keputusan besar karena mereka bahkan tidak masuk skuad."

2 dari 3 halaman

Kontroversi yang Mengiringi Kariernya

Selebrasi Marcus Rashford dan Ollie Watkins dalam laga Inggris vs Kosta Rika, 11 Juni 2026. (c) AP Photo/John Raoux

Selebrasi Marcus Rashford dan Ollie Watkins dalam laga Inggris vs Kosta Rika, 11 Juni 2026. (c) AP Photo/John Raoux

Sepanjang karier kepelatihannya, Tuchel pernah menangani klub-klub besar seperti PSG, Chelsea, dan Bayern Munchen. Namun, perpisahannya dengan klub-klub tersebut kerap menjadi perhatian publik.

Pelatih asal Jerman itu dikenal tidak ragu menyuarakan pandangannya kepada para petinggi klub jika merasa ada hal yang perlu diperbaiki. Sikap tersebut sering kali memunculkan ketegangan di balik layar.

Saat masih melatih PSG, Tuchel pernah mengkritik kebijakan klub terkait mempertahankan pemain. Ia menilai klub terlalu sering kehilangan pemain secara gratis setelah kontrak mereka berakhir.

Sementara itu, menjelang kepergiannya dari Bayern Munchen, Tuchel juga sempat menyampaikan ketidakpuasannya terhadap situasi di klub.

3 dari 3 halaman

Nasib Tuchel Dipertaruhkan

Lebih lanjut, Deeney menegaskan bahwa penilaian terhadap Tuchel nantinya akan sangat bergantung pada hasil Inggris di Piala Dunia.

"Dia akan dinilai dari hasil apakah dia berhasil menang atau jika tim ini tersingkir," lanjut Deeney.

"Dia pelatih yang bagus, tetapi menurut saya pribadi, dia meninggalkan jejak kehancuran di mana pun dia bekerja. Dia suka berdebat, tetapi dia juga seorang pemenang."

Kini, dengan Piala Dunia 2026 di depan mata, seluruh perhatian akan tertuju pada bagaimana Tuchel memimpin Inggris. Terlepas dari berbagai kontroversi yang pernah mengiringi kariernya, hasil di turnamen tersebut akan menjadi tolok ukur utama keberhasilannya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL