
Bola.net - UEFA dilaporkan mempercepat rencana menggelar pertemuan darurat untuk membahas kemungkinan boikot Piala Dunia akibat rencana investasi FIFA. Badan sepak bola Eropa itu menilai proposal tersebut telah melewati batas dalam pengelolaan sepak bola dunia.
Menurut sumber kepada ESPN, pertemuan 55 asosiasi anggota UEFA sangat mungkin digelar secara virtual sebelum akhir pekan ini. Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyatukan sikap terkait rencana FIFA mencari pendanaan dari investor eksternal.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya mengumumkan rencana membentuk FIFA Forward Enterprise atau FFE. Badan baru itu nantinya akan menangani operasi komersial dan penyelenggaraan turnamen, termasuk Piala Dunia putra dan putri.
FIFA ingin mendapatkan dana hingga 20 miliar dolar AS melalui penjualan sebagian ekuitas kepada investor. Namun, UEFA menilai langkah tersebut dapat mengubah arah tata kelola sepak bola secara global.
UEFA Menolak Rencana Investasi FIFA

UEFA memberikan respons keras terhadap rencana FIFA tersebut. Mereka menyatakan sepak bola bukan sesuatu yang dapat dijual kepada pihak luar.
"Sepak bola bukan milik FIFA untuk dijual," tulis UEFA dalam pernyataannya. Mereka menilai jiwa dan tata kelola sepak bola bukan aset yang bisa diperdagangkan tanpa transparansi.
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham juga menjadi salah satu tokoh publik yang mengkritik proposal tersebut. Ia menyatakan bahwa sepak bola tidak dimiliki oleh investor.
Sumber kepada ESPN menyebut terdapat penolakan kuat di internal UEFA terhadap rencana FIFA. Mereka menilai keputusan tersebut dapat berdampak besar terhadap masa depan olahraga paling populer di dunia.
Ancaman Boikot Kembali Digunakan UEFA

UEFA sebelumnya pernah menggunakan ancaman boikot untuk menentang rencana FIFA menggelar Piala Dunia setiap dua tahun pada 2021. Proposal tersebut akhirnya ditinggalkan setelah mendapat banyak penolakan.
Kini, ancaman serupa kembali muncul untuk menghadapi rencana investasi FIFA. UEFA berharap pertemuan dengan seluruh asosiasi anggota dapat menghasilkan sikap bersama.
FIFA menyebut FFE akan mengumpulkan dana hingga 4,2 miliar dolar AS pada akhir tahun ini. Dana tersebut berasal dari investor jangka panjang yang membeli kepemilikan minoritas tanpa kendali penuh.
Infantino menyebut langkah tersebut bertujuan untuk memperluas perkembangan sepak bola di seluruh dunia. Namun, UEFA tetap mempertanyakan transparansi dan dampak jangka panjang dari rencana tersebut.
FIFA Klaim Rencana Baru Bermanfaat bagi Sepak Bola

FIFA menjelaskan bahwa FFE akan tetap berada di bawah kendali penuh organisasi tersebut. Mereka juga menegaskan bahwa keputusan terkait regulasi, kompetisi, kalender pertandingan, dan urusan olahraga tetap menjadi kewenangan FIFA.
Dalam pernyataannya, FIFA menyebut program baru itu dapat meningkatkan dana pengembangan untuk 211 anggota federasi. Setiap negara anggota berpotensi menerima dana lebih besar hingga tahun 2038 melalui program FIFA Fast-Forward.
FIFA memperkirakan pendapatan dari Piala Dunia 2026 mencapai rekor sekitar 12 miliar dolar AS. Namun, UEFA masih mempertanyakan bagaimana pendapatan tersebut akan dikelola dan dibagikan.
Rencana investasi ini juga muncul setelah hubungan politik antara Infantino dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan. Hingga kini belum ada jadwal resmi mengenai keputusan akhir FIFA terkait proposal tersebut.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
Piala Dunia 29 Juli 2026, 09:40
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
UEFA dan Gelombang Penolakan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:47
LATEST UPDATE
-
Dibandingkan Sir Alex Ferguson, Begini Respons Mikel Arteta
Liga Inggris 18 September 2026, 21:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Isenmulang 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:14
-
Hasil Madura United vs PSIM: Laskar Sape Kerrab Comeback dan Menang 2-1
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Portugal untuk Nations League
Piala Eropa 18 September 2026, 20:26
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Absen
Tim Nasional 18 September 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Java United 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 18:48
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
-
Hasil BRI Super League: Persik Tahan Imbang Arema FC di Kanjuruhan
Bola Indonesia 18 September 2026, 17:35
-
Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
Piala Dunia 18 September 2026, 17:23
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR