
Bola.net - Timnas Maroko sukses menyingkirkan Portugal dengan skor 1-0 pada babak perempat final Piala Dunia 2022, Sabtu (10/12/2022) malam WIB. Bermain di Al Thumama Stadium, gol kemenangan Singa Atlas dicetak oleh Youssef En-Nesyri di menit 42.
Dengan hasil itu, timnas Maroko berhasil melaju ke babak semifinal dan mencatatkan sejarah sebagai tim Afrika pertama yang sanggup ke babak tersebut. Seusai laga, kiper Yassine Bounou berharap keajaiban yang ditorehkan oleh seluruh skuad Singa Atlas mampu menginspirasi para anak muda Maroko untuk tidak lagi memiliki rasa rendah diri.
Bounou yang pada laga ini mencatatkan caps ke-50 bersama Maroko tampil heroik dengan mampu menggagalkan peluang emas dari pemain lawan, sehingga ia membantu Singa Atlas meraih kemenangan. Kiper Sevilla itu terkejut dengan raihan Singa Atlas di Piala Dunia 2022.
"Kami berada dalam kondisi yang sama dengan Anda [tidak percaya]. Cubit saya, saya pikir saya sedang bermimpi!" ucap pemain berusia 31 tahun ini dilansir dari laman FotMob.
Simak komentar Yassine Bounou lebih lanjut di bawah ini.
Ubah Mentalitas
Bounou kemudian melanjutkan, dengan hasil ini semua orang di dunia akan melihat kiprah mereka dan ia yakin saat ini timnas Maroko tidak takut lawan siapa pun. Ia berharap, hasil yang dicapai timnya ke babak semifinal dapat mengubah mentalitas para generasi muda Singa Atlas di masa mendatang.
“Tapi seperti yang dikatakan pelatih kami, kami di sini untuk mengubah mentalitas. Perasaan rendah diri yang kami miliki ini, kami harus menyingkirkannya. Seorang pemain Maroko bisa menghadapi siapa pun di dunia."
“Yang paling penting adalah kami telah mengubah mentalitas ini dan generasi setelah kami sekarang akan tahu bahwa tim Maroko dapat menciptakan keajaiban," tegasnya.
Sulit Digambarkan
Lalu, Bounou sulit mendiskripsikan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perasaannya dengan membawa Maroko ke babak semifinal Piala Dunia 2022. Terlepas itu semua, ia sungguh sangat takjub dengan rekan-rekannya terlebih ia mengaku beberapa penggawa Singa Atlas mengalami cedera saat hadapi Portugal.
“Sangat, sangat sulit untuk menemukan kata-kata untuk menggambarkan momen ini. Semua tim kami, para pendukung di belakang kami, hanya ini yang saya miliki."
"Semua pemain tampil luar biasa. Kami mengalami cedera, semua pemain di lapangan berada di level tertinggi. Sulit untuk menggambarkan kegembiraan seperti itu."
Harap Bounou
Terakhir, Bounou menginginkan para pemain muda Maroko bisa meraih mimpi-mimpi yang sebelumnya dirasa mustahil untuk diraih. Dan ia berharap orang-orang di luar sana menaruh respek kepada negaranya.
"Ketika seseorang mendengar tentang pemain Maroko, mereka mungkin tahu sekarang bahwa mereka sebenarnya bisa bermain di level tertinggi. Inilah yang membuat saya bangga."
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: FotMob
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Piala Dunia 2022: Tidak Terima Disingkirkan Maroko, Bek Timnas Portugal Salahkan Wasit
- Bagan Negara yang Lolos Semifinal Piala Dunia 2022: Siapa Lawan Siapa?
- Bekuk Portugal dan Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022, Bintang Maroko: Ini Beneran Kan?
- Daftar Lengkap Top Skor Piala Dunia 2022
- Kroasia akan Jaga Lionel Messi Sama Seperti Jaga Neymar
- Kandaskan Portugal di Piala Dunia 2022, Walid Regragui: Kami Termotivasi Catat Sejarah!
- Piala Dunia 2022: Jujur, Prancis Sebenarnya Ogah Lawan Inggris!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Disingkirkan Maroko dari Piala Dunia 2022, Ruang Ganti Portugal Hancur dan Sepi
Piala Dunia 11 Desember 2022, 13:05
-
Bounou Kembali jadi Pahlawan, Ini 5 Pemain Terbaik Maroko Kala Singkirkan Portugal
Piala Dunia 11 Desember 2022, 10:30
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR