
Bola.net - Kemenangan Timnas Inggris dengan skor 2-0 atas Andorra diiringi evaluasi tajam dari pelatih Thomas Tuchel. Meskipun timnya berhasil meraih tiga poin, sang manajer tampak belum sepenuhnya merasa puas dengan tampilan individual sejumlah pemainnya.
Tuchel secara khusus menyinggung dua pemain Arsenal, Eberechi Eze dan Noni Madueke, yang dinilai tampil di bawah standar yang diharapkan. Kritikan ini menarik perhatian karena kedua nama tersebut baru saja menjadi bagian dari investasi besar The Gunners pada bursa transfer musim panas.
Komentar dari Tuchel ini menimbulkan pertanyaan baru di kalangan pengamat. Bagaimana strategi Mikel Arteta dalam memaksimalkan kontribusi Eze dan Madueke di Arsenal, terlebih mengingat keduanya masih belum menunjukkan performa yang meyakinkan bersama skuad nasional Inggris.
Kritik Tuchel pada Eze dan Madueke
Pasca pertandingan, Tuchel dengan terang-terangan menyatakan bahwa Eze belum menampilkan kemampuan terbaiknya.
"Mungkin sedang tidak dalam hari terbaiknya di posisi nomor 10. Dia berlatih dengan sangat bagus, namun dalam hal pengambilan keputusan sedikit mengalami kesulitan," ungkapnya.
Tuchel juga memberikan penilaian terhadap penampilan Madueke yang bermain penuh di sisi kanan lini serang. Menurut pelatih asal Jerman itu, "Umpan terakhir dari Noni kurang tajam."
Performa sang winger dianggap belum memberikan pengaruh signifikan dalam menyelesaikan peluang yang tercipta. Meski Inggris keluar sebagai pemenang, evaluasi Tuchel tersebut menjadi sorotan khusus.
Eze dimainkan selama 78 menit sebagai gelandang serang sebelum akhirnya ditarik keluar, sementara Madueke bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Posisi Ideal Eze di Arsenal
Kritikan tersebut semakin memiliki relevansi dengan kondisi di level klub. Eze terbiasa mendapat kebebasan bermain di Crystal Palace, baik dari sisi kiri maupun di belakang striker utama.
Namun di Arsenal, dia berpotensi mendapat tanggung jawab yang berbeda. Arteta umumnya menginstruksikan winger kiri untuk tetap berada di area lebar, hal yang dapat membatasi ruang gerak Eze menuju zona tengah.
Eksperimen penempatan posisi ini akan menentukan seberapa efektif adaptasinya dengan filosofi permainan Arsenal. Dengan adanya dukungan overlapping dari bek kiri seperti Riccardo Calafiori, Eze mungkin akan mendapat keleluasaan lebih untuk menciptakan peluang dari area tengah.
Penentuan posisi yang tepat akan menjadi faktor krusial bagi sumbangsihnya sepanjang musim ini.
Madueke dan Persaingan di Skuad
Madueke memiliki kemampuan untuk beroperasi di berbagai posisi lini serang. Akan tetapi, sejak bergabung dengan Arsenal, dia lebih kerap digunakan di sisi kiri, berbeda dengan peran utamanya di Chelsea sebagai winger kanan.
Kedatangan Eze membuat kompetisi internal semakin sengit. Madueke diproyeksikan hanya akan menjadi pilihan rotasi, dengan kemungkinan bermain di kedua sisi sayap sesuai kebutuhan taktis.
Kondisi ini menempatkannya pada situasi yang menantang untuk mendapat kesempatan bermain secara reguler. Jika tidak segera menemukan ritme permainan yang konsisten, peluangnya untuk masuk skuad inti bisa semakin mengecil sepanjang musim.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Wow! Mbappe Pilih Liverpool Sebagai Favorit Juara Liga Inggris, Tapi Tak Lupakan Arsenal
- Andre Onana OTW Tinggalkan Man United, Sepakat Merapat ke Trabzonspor
- Bad News untuk Arsenal, William Saliba Harus Absen hingga Sebulan
- Masa Depan Cerah Benjamin Sesko di Manchester United: Potensi Bomber Kelas Dunia
- Viktor Gyokeres Bisa Lewatkan Laga Penting Arsenal akibat Urusan Hukum di Swedia, Tersandung Kasus Apa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tuchel Kritik Keras Dua Bintang Arsenal di Timnas Inggris: Sinyal Bahaya untuk Arteta?
Piala Dunia 8 September 2025, 07:18
-
Wow! Mbappe Pilih Liverpool Sebagai Favorit Juara Liga Inggris, Tapi Tak Lupakan Arsenal
Liga Inggris 8 September 2025, 02:21
-
Bad News untuk Arsenal, William Saliba Harus Absen hingga Sebulan
Liga Inggris 8 September 2025, 00:47
-
Besiktas Ingin Bajak Leandro Trossard, Arsenal: Eits, Gak Dulu!
Liga Inggris 7 September 2025, 11:51
LATEST UPDATE
-
Enzo Maresca Dikabarkan Ingin Latih MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 3 Januari 2026, 19:03
-
Ealah! Kobbie Mainoo Ternyata Tidak Berencana Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:52
-
Ruben Amorim Faktor Ini Bisa Buat MU Ketar-ketir di Kandang Leeds United!
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi Lazio vs Napoli 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 18:30
-
Terungkap, MU Tutup Pintu 'Balikan' dengan James Garner
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:21
-
Manchester United Percepat Proses Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:06
-
Prediksi Aston Villa vs Nottingham Forest 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:54
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSBS Biak 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 17:45
-
Prediksi Wolves vs West Ham 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:15
-
Daftar Pembalap Indonesia yang Berlaga di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
-
Jadwal Lengkap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR