Bola.net - Dick Advocaat banyak mendapat kritikan setelah gagal meraih sukses bersama Rusia di Euro 2012.
Banyak kritikan datang padanya terutama dari kalangan jurnalis. Meskipun begitu, pelatih kelahiran Den Haag Belanda ini tetap percaya bahwa dirinya adalah satu pelatih terbaik di planet ini.
"Saya sepenuhnya tidak peduli dengan apa yang mereka tulis tentang saya setelah kami gagal di Euro 2012," ujar Advocaat.
"Itu semua adalah bagian dari sepak bola. Yang terpenting adalah membangun suasana yang baik dalam tim dan menunjukan permainan yang bagus. Saya sebagai pelatih tidak dapat berbuat banyak, meskipun ada saatnya saya peduli dengan reaksi media atas kegagalan tersebut."
Rusia gagal melaju ke perempat final Euro setelah dalam tiga pertandingan, anak asuhan Advocaat ini menempati peringkat tiga di Grup A Euro 2012.
"Para wartawan di Rusia harus menyampaikan sesuatu kepada orang setiap hari. Mereka akan menulis apa saja untuk mendapatkan uang. Mereka dapat saja membuat laporan tentang perawat yang bekerja di kamar mandi," lanjut mantan pelatih FC Zenit Saint Petersburg itu.
"Setelah adanya berita tersebut, saya tidak merasa tertekan ketika seseorang mengatakan saya perlu menambah latihan pemain saya. Ini yang ditulis wartawan Rusia selama persiapan kami untuk Euro ini."
"Tentu saja, saya bukan Alex Ferguson atau Jose Mourinho, tapi benar saya di belakang mereka."
Selanjutnya, Pelatih 64 tahun itu akan bekerja sebagai pelatih PSV Eindhoven. Dia akan menjabat di Boeren selama satu tahun. Advocaat langsung berangkat ke Belanda setelah pertandingan antara Rusia melawan Yunani. Sejak saat itu, dia belum berhasil di wawancarai oleh wartawan Rusia.
Pelatih asal Belanda ini merupakan pelatih yang memiliki gaji tertinggi di Euro 2012. Federasi Sepak bola Rusia membayarnya sebesar 7 juta euro. (rt/ctr)
Banyak kritikan datang padanya terutama dari kalangan jurnalis. Meskipun begitu, pelatih kelahiran Den Haag Belanda ini tetap percaya bahwa dirinya adalah satu pelatih terbaik di planet ini.
"Saya sepenuhnya tidak peduli dengan apa yang mereka tulis tentang saya setelah kami gagal di Euro 2012," ujar Advocaat.
"Itu semua adalah bagian dari sepak bola. Yang terpenting adalah membangun suasana yang baik dalam tim dan menunjukan permainan yang bagus. Saya sebagai pelatih tidak dapat berbuat banyak, meskipun ada saatnya saya peduli dengan reaksi media atas kegagalan tersebut."
Rusia gagal melaju ke perempat final Euro setelah dalam tiga pertandingan, anak asuhan Advocaat ini menempati peringkat tiga di Grup A Euro 2012.
"Para wartawan di Rusia harus menyampaikan sesuatu kepada orang setiap hari. Mereka akan menulis apa saja untuk mendapatkan uang. Mereka dapat saja membuat laporan tentang perawat yang bekerja di kamar mandi," lanjut mantan pelatih FC Zenit Saint Petersburg itu.
"Setelah adanya berita tersebut, saya tidak merasa tertekan ketika seseorang mengatakan saya perlu menambah latihan pemain saya. Ini yang ditulis wartawan Rusia selama persiapan kami untuk Euro ini."
"Tentu saja, saya bukan Alex Ferguson atau Jose Mourinho, tapi benar saya di belakang mereka."
Selanjutnya, Pelatih 64 tahun itu akan bekerja sebagai pelatih PSV Eindhoven. Dia akan menjabat di Boeren selama satu tahun. Advocaat langsung berangkat ke Belanda setelah pertandingan antara Rusia melawan Yunani. Sejak saat itu, dia belum berhasil di wawancarai oleh wartawan Rusia.
Pelatih asal Belanda ini merupakan pelatih yang memiliki gaji tertinggi di Euro 2012. Federasi Sepak bola Rusia membayarnya sebesar 7 juta euro. (rt/ctr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Platini Kagumi Italia dan Balotelli
Piala Eropa 28 Juni 2012, 22:32
-
Prandelli Tak Resah Balotelli Sering Bersantai Dengan Enoch
Piala Eropa 28 Juni 2012, 22:01
-
"Hati Saya Untuk Italia Tapi Jerman di Pikiran Saya"
Piala Eropa 28 Juni 2012, 22:00
-
Carragher: Gerrard Pemain Inggris Terbaik
Piala Eropa 28 Juni 2012, 21:30
-
Voeller: Pirlo Nilai Tambah Italia
Piala Eropa 28 Juni 2012, 20:59
LATEST UPDATE
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR