
Bola.net - Reaksi wasit Anthony Taylor begitu cepat. Belum sempat semua sadar atas apa yang terjadi, wasit asal Inggris tersebut langsung membunyikan peluit dan memanggil tenaga medis ke lapangan.
Sang wasit melihat gelandang Denmark, Christian Eriksen kolaps di atas lapangan dan memutuskan menghentikan permainan secepatnya.
Bersamaan dengan itu, kapten Denmark, Simon Kjaer berlari cepat, mendekat dan melakukan pertolongan pertama pada Christian Eriksen yang tiba-tiba kolaps. Kjaer memposisikan tubuh Eriksen dengan tepat dan memastikan sang gelandang tidak melipat lidahnya.
Tak berselang lama, tim medis pun tiba. Dengan sigap dan tepat, tim medis melakukan pertolongan yang dibutuhkan. Semua yang terbaik dilakukan untuk memastikan Eriksen tetap sadar.
Itulah sedikit gambaran ketegangan yang terjadi ketika pertandingan Denmark vs Finlandia memasuki menit ke-43. Ketegangan dan ketakutan tampak dari seluruh pemain dan juga suporter yang ada di Parken Stadium, Kopenhagen.
Di tengah ketegangan itu, para pemain Denmark dan Finlandia memberikan pelajaran yang sangat berharga. Berempati.
Ketika tim medis sibuk melakukan pertolongan pertama pada Eriksen, para pemain Denmark langsung berkumpul di sekitar tim medis. Mereka berbaris untuk menutupi aktivitas tim medis. Ada yang menatap ke dalam, ada yang memilih tak melihatnya namun tetap berdoa. Terlihat dari wajah mereka.
Sebuah contoh bagus dari para pemain Denmark. Seakan meminta fans dan semua yang melihat insiden itu untuk berempati dan saling menguatkan. Ikut merasakan apa sedang mereka rasakan, apa yang keluarga pemain rasakan.
Pemain Denmark membentuk barisan untuk menutupi aktivitas tim medis. (c) AP Photo
Tak hanya pemain Denmark saja. Pemain Finlandia pun terlihat begitu terkejut dengan insiden tersebut. Begitu tim medis datang dan memberikan perawatan, para pemain Finlandia langsung menuju ke sekitar bangku cadangan tim mereka. Pandangan mereka tampak tertuju di kejauhan. Tempat Eriksen mendapatkan perawatan. Beragam reaksi ditunjukkan. Tapi doa terbaik tentu mereka panjatkan.
Pemain Timnas Finlandia terlihat berkumpul di sekitar bangku cadangan tim. (c) AP Photo
Ketika para pemain Finlandia berada di pinggir lapangan memberikan doa terbaik untuk Eriksen, dan pemain Denmark berkumpul untuk terus memberikan energi dan kekuatan pada Eriksen. Di kejauhan tampak kapten Denmark, Simon Kjaer dan kiper Kasper Schmeichel menenangkan seorang wanita yang diperkirakan adalah istri Eriksen. Siapa yang kuasa melihat pemandangan itu. Tapi sebagai kapten tim, Kjaer menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Simon Kjaer dan Kasper Schmeichel bersama seorang wanita yang diyakini adalah istri Christian Eriksen. (c) AP Photo
Ketika semua yang ada di lapangan bersatu, memanjatkan doa terbaik untuk Eriksen, dan tim medis melakukan tugasnya. Suporter yang ada di tribune melakukan tugas mereka. Memberikan dukungan. Wajah-wajah sedih banyak terlihat di wajah suporter. Namun setelah itu, ketika Eriksen sudah dibawa masuk ke ruang ganti pemain, kedua suporter bersatu dan meneriakkan nama Christian Eriksen bersautan.
This is without a doubt the video of the day. The Finnish fans chanting “Christian” and the Danes chanting “Eriksen.”
— FutbolBible (@FutbolBible) June 12, 2021
This is absolutely brilliant. Beautiful scenes. pic.twitter.com/PtapEaN7Uk
Siapa yang tak merinding mendengar itu. Suporter Finlandia meneriakkan "Christian" dan disahut suporter Denmark dengan "Eriksen" berulang kali.
Betapa sepak bola bisa begitu indah dengan pelajaran akan kehidupan. Bukan hanya soal rivalitas, tapi sisi manusiawinya juga tiada batas. Bagaimana cara pemain memberi respon ketika tim medis melakukan tugasnya, fans memberikan doa dan dukungan, serta broadcaster (pemegang hak siar) melakukan covering ketika insiden terjadi dan tak mencari celah untuk menyiarkan insiden itu berlebih, patut menjadi pelajaran bagi kita.
Get well soon, Eriksen. Comeback stronger!
Yakin Nggak Mau Baca Ini, Bolaneters?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Denmark: Kjaer Sempat Ragu untuk Terus Bermain
Piala Eropa 13 Juni 2021, 18:00
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR