Bola.net - - Cristiano Ronaldo memutuskan untuk absen dari panggilan timnas Portugal pasca Piala Dunia 2018. Beredar kabar, keputusan itu diambil karena Ronaldo ingin memboikot ajang UEFA Nations League yang digelar oleh UEFA.
Hubungan Ronaldo dengan UEFA belakang ini memang dikabarkan sedang memanas. Sebab, pemain yang dibeli Juventus pada awal musim 2018/19 tersebut menaruh rasa curiga pada pihak UEFA dalam beberapa kasus yang belakangan terjadi.
Salah satu kecurigaan Ronaldo dimulai dari tidak terpilihnya dirinya sebagai pemain terbaik Liga Champions 2017/18. Ronaldo pun tidak hadir pada malam gala. Begitu juga dengan kegagalan pemain 33 tahun meraih gelar FIFA Best 2018.
Tak sampai di situ saja, Ronaldo juga menyebut ada konspirasi yang membuat dia mendapatkan kartu merah di laga Liga Champions melawan Valencia. Bukan hanya UEFA, Ronaldo pun mencurigai Madrid ada di balik kejadian tersebut.
Ronaldo Boikot UEFA
Dikutip dari Calciomercato, yang mengambil data dari Tancredi Palmeri, menulis bahwa Ronaldo menilai kejadian yang kini menimpa dirinya bukan kebetulan. Madrid dan UEFA berada di balik semuanya. Termasuk kartu merah kontroversial lawan Valencia.
Karena alasan tersebut, Ronaldo memilih untuk memboikot UEFA Nations League. Ronaldo merasa dirinya akan menjadi bintang yang 'dijual' oleh UEFA untuk meningkatkan gengsi UEFA Nations League. Sebab, tidak ada Lionel Messi di sana.
"Ronaldo telah memutuskan tidak ambil bagian dengan tidak bermain. Tidak perlu diragukan lagi dia adalah bintangnya mengingat bahwa dalam kompetisi tersebut tidak akan ada Lionel Messi untuk jadi [bintang] alternatif," tulis Palmeri.
Portugal Tanpa Ronaldo
Portugal telah menjalani dua laga tanpa kehadiran Ronaldo. Pasukan Fernando Santos bermain imbang 1-1 saat berjumpa Kroasia bulan September lalu. Setelah itu, Portugal berhasil mengalahkan Italia dengan skor 1-0.
Setelah itu, Portugal akan kembali menjalani dua laga tanpa kehadiran mantan pemain Manchester United. Selecao das Qiunas akan menghadapi Polandia (12/10) dan Skotlandia (14/10) yang akan datang.
Berita Video
Sebuah prestasi diukir oleh perenang asal Uzbekiztan, Fotimakhon Amilova, di Asian Para Games 2018 dengan memecahkan dua rekor dunia. Selain itu, Amilova juga dikenal dengan paras cantiknya. Simak selengkapnya dalam video berikut ini:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tersangkut Kasus Ronaldo, Real Madrid Tidak Tinggal Diam
Liga Spanyol 11 Oktober 2018, 22:00
-
Boyong Higuain, Allegri Puji Pergerakan Transfer AC Milan
Liga Italia 11 Oktober 2018, 21:32
-
Benarkah Ronaldo Boikot UEFA Nations League?
Piala Eropa 11 Oktober 2018, 14:09
-
Ketika Luis Milla Bicara Soal Indonesia dan Real Madrid
Tim Nasional 11 Oktober 2018, 11:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Superpole WorldSBK Australia 2026: Kalahkan Yari Montella, Nicolo Bulega Sabet Pole
Otomotif 21 Februari 2026, 09:25
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 09:14
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:55
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 21 Februari 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:19
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:15
-
Prediksi Nottm Forest vs Liverpool 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 07:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR