
Bola.net - Inggris sekali lagi harus berterima kasih kepada kapten mereka, Harry Kane yang mencetak gol kemenangan timnya di laga kontra Denmark, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB.
Dalam laga semifinal Euro 2020 ini, Inggris sejatinya sempat tertinggal lebih dulu akibat gol tendangan bebas indah yang dilesatkan bintang muda Mikkel Damsgaard.
Inggris pun akhirnya sukses menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Simon Kjaer. The Three Lions baru bisa berbalik unggul di babak extra time lewat gol rebound Kane setelah penaltiya dimentahkan Kasper Schmeichel.
Melempem di Fase Grup
Kane datang ke Euro 2020 kali ini dengan predikat bukan main-main. Penyerang Tottenham itu meraih penghargaan sepatu emas untuk pencetak gol terbanyak Premier League musim 2020/21 kemarin dengan koleksi 23 gol.
Sayang, Kane tak kunjung mampu membobol gawang lawan dalam tiga laga Inggris di babak penyisihan grup, masing-masing melawan Kroasia, Skotlandia, dan Republik Ceko.
Karena performa di bawah standar ini, desakan kepada Gareth Southgate untuk mencadangkan Kane di fase knock-out pun sempat muncul dari berbagai pihak.
Perubahan Nasib Kane
Namun, nasib Kane berubah 180 derajat ketika turnamen memasuki fase gugur, diawali dengan sumbangan satu gol kala Inggris mengalahkan Jerman 2-0 di babak 16 besar.
Ketajaman Kane kembali muncul kala pemain 27 tahun itu menyumbang dua dari empat gol kemenangan Inggris atas Ukraina di partai perempat final.
Satu gol tambahan melawan Denmark membuat Kane kini tercatat sudah mengoleksi empat gol di pentas Euro 2020 kali ini.
Peluang Jadi Top Skor
Koleksi empat gol Kane memang masih kalah dari dua nama yang hingga kini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Euro 2020, yakni Cristiano Ronaldo dan Patrik Schick.
Meski demikian, sejauh ini dari pemain yang masih tersisa di Euro 2020, koleksi gol Kane adalah yang paling banyak dibanding pemain lainnya.
Artinya, Kane masih memiliki peluang yang sangat terbuka untuk menambah koleksi golnya dan bisa jadi akan merengkuh gelar top skorer di Euro 2020 kali ini.
Netizen di media sosial pun memberikan beragam reaksi terhadap ketajaman Kane di Euro 2020 kali ini. Berikut beberapa di antaranya.
Jarang buang kesempatan
Harry Kane eksekusinya emang mantap. Walaupun bola penalti ditolak sama kiper Denmark tapi gak buang2 kesempatan wkwkw
— shel-by. (@SheS_esii) July 7, 2021
Haji Kane gokil
MANTAP KAPTEN GW HAJI KANE GG #ENG #EURO2020
— sabbamiharbi (@abrakadabras07) July 7, 2021
Bisa kali
Top skor masih Ronaldo, bisa kali Harry Kane nyalip. Masih ada pertandingan final.
— titikbalik (@WahyuDewata5) July 7, 2021
Ayo kamus bisa Kane
2 gol lagi sok Kane, biar top skor. Di final mah moal bisa ngagolkeun, Italia bakal cleansheet.
— naufal, fakhrï (@fvckriiii) July 7, 2021
Naikin harga jual nih
Ayo Harry Kane top skor yok bisa yok biar harga lu makin mahal
— txtdariburuhpabrik (@gifarihidayat) July 7, 2021
Memanglah Kane sungguh gacor di Spurs
Banyak yang kasih pujian sama Kane, beginilah Kane saat dispurs ditangani Mourinho. Jadi top assist n top skor.
— Yusuf Ahmad (@Yusuf_spurs) July 7, 2021
Bisa gak nih?
yok bisa dua gol lagi kane buat top skor
— kii_kir (@kii_kir) July 7, 2021
Sumber: Twitter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR